Gelombang Panas Hantam Dasar Laut, Ancam Rusak Ekosistem dan Timbulkan Bencana

Sabtu, 25 Maret 2023 - 09:40 WIB
NASA menyebutkan lautan telah menyerap sekitar 90% kelebihan panas dari pemanasan global dan menyebabkan peningkatan suhu 1 derajat Celcius selama 100 tahun terakhir. Kenaikan ini telah menghasilkan peningkatan 50% gelombang panas permukaan laut dalam dekade terakhir.

Namun, para ilmuwan tidak memiliki gambaran yang jelas tentang bagaimana kedalaman lautan merespons ketika suhu permukaan melonjak. Untuk memahami perubahan suhu atmosfer memengaruhi dasar laut, para ilmuwan menggunakan pengukuran yang ada untuk mensimulasikan kondisi atmosfer dan arus laut, termasuk ekosistem dasar laut yang sulit diakses.

Ekosistem ini sering dihuni oleh lobster, scallop, flounder, cod, dan makhluk lain yang ditangkap secara komersial. Para peneliti menemukan bahwa di sepanjang landas kontinen dekat Amerika Utara, gelombang panas dasar laut bertahan lebih lama daripada gelombang serupa di permukaan.



Mereka juga menemukan bahwa fluktuasi suhu ini dapat terjadi secara bersamaan di permukaan dan dasar laut di lokasi yang sama. Paling umum terjadi di daerah dangkal di mana air dari tingkat yang berbeda dapat berbaur.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!