4 Fakta Menarik Gunung Merapi yang Belum Banyak Diketahui, Nomor 3 Perubahan Arah Letusan
Sabtu, 18 Maret 2023 - 17:25 WIB
Baca juga; Dahsyatnya Letusan Gunung Merapi, Ubah Siang Hari Menjadi Seperti Malam
Letusan besar bisa bersifat eksplosif dan jangkauan awan panas mencapai 15 Km. Erupsi abad ke-19 jauh lebih besar dari letusan abad ke-20, karena awan panas mencapai 20 km dari puncak.
Aktivitas erupsi Gunung Merapi pada abad ke-20 terjadi minimal 28 kali letusan, dengan letusan terbesar terjadi pada tahun 1931. Sudah tiga perempat abad atau 75 tahun tidak terjadi letusan besar. Kemungkinan letusan besar terjadi sekali dalam 100 tahun (Newhall, 2000).
3. Arah Letusan
Letusan Gunung Merapi sejak tahun 1872-1931 mengarah ke barat-barat laut. Namun, sejak letusan besar tahun 1930-1931, arah letusan dominan ke barat daya sampai dengan letusan tahun 2001.
Letusan besar bisa bersifat eksplosif dan jangkauan awan panas mencapai 15 Km. Erupsi abad ke-19 jauh lebih besar dari letusan abad ke-20, karena awan panas mencapai 20 km dari puncak.
2. Letusan Besar
Pada periode Merapi baru (sekitar 2000 tahun yang lalu) telah terjadi beberapa kali letusan besar. Berdasarkan indek letusan Volcano Explosivity Index (VEI) antara 1-3, letusan besar (VEI ≥ 3) yaitu periode abad ke-19, (tahun 1768, 1822, 1849, 1872) dan periode abad ke-20 yaitu 1930-1931.Aktivitas erupsi Gunung Merapi pada abad ke-20 terjadi minimal 28 kali letusan, dengan letusan terbesar terjadi pada tahun 1931. Sudah tiga perempat abad atau 75 tahun tidak terjadi letusan besar. Kemungkinan letusan besar terjadi sekali dalam 100 tahun (Newhall, 2000).
3. Arah Letusan
Letusan Gunung Merapi sejak tahun 1872-1931 mengarah ke barat-barat laut. Namun, sejak letusan besar tahun 1930-1931, arah letusan dominan ke barat daya sampai dengan letusan tahun 2001.Lihat Juga :