AS Gunakan Teknologi Parasut Baru untuk Kargo Udara, Lebih Cepat Dipasang dan Dilepas
Selasa, 07 Maret 2023 - 16:13 WIB
Untuk mengurangi ini, sistem parasut jatuh menggunakan beberapa inci karton seperti sarang lebah di lantai palet baja. Karton berbentuk sarang lebah ini kemudian runtuh karena menyerap energi untuk menghindari kerusakan pada kiriman kargo.
Kendalanya, pemasangan kardus sarang lebah membutuhkan waktu karea dipasang bersama dengan parasut dan pengekang. Proses ini dikenal dengan one-and-done system atau sistem satu-dan-selesai.
Setelah dijatuhkan, karton harus dilepas dari palet dan dibuang menggunakan kapak, sekop, dan beliung (linggis) sebelum muatan seperti Jeep dapat dipindahkan. Ini tidak hanya melelahkan, tetapi juga menghabiskan waktu bagi tentara untuk berlindung sebelum pasukan musuh menyergap.
Untuk meringankan risiko ini, Angkatan Darat sedang menguji beberapa opsi, termasuk teknologi Rapid Rigging De-Rigging Airdrop System (RRDAS). Sistem ini menggantikan sebagian besar karton dengan satu set kantong udara kain yang dilipat di bawah palet.
Kendalanya, pemasangan kardus sarang lebah membutuhkan waktu karea dipasang bersama dengan parasut dan pengekang. Proses ini dikenal dengan one-and-done system atau sistem satu-dan-selesai.
Setelah dijatuhkan, karton harus dilepas dari palet dan dibuang menggunakan kapak, sekop, dan beliung (linggis) sebelum muatan seperti Jeep dapat dipindahkan. Ini tidak hanya melelahkan, tetapi juga menghabiskan waktu bagi tentara untuk berlindung sebelum pasukan musuh menyergap.
Untuk meringankan risiko ini, Angkatan Darat sedang menguji beberapa opsi, termasuk teknologi Rapid Rigging De-Rigging Airdrop System (RRDAS). Sistem ini menggantikan sebagian besar karton dengan satu set kantong udara kain yang dilipat di bawah palet.
Lihat Juga :