Kuil Sumeria Berusia 4.500 Tahun Ditemukan di Irak, Didedikasikan untuk Dewa Guntur

Sabtu, 25 Februari 2023 - 14:04 WIB
Wilayah Girsu antara sungai Efrat dan Tigris termasuk Irak, Suriah timur, Turki tenggara, bagian barat Iran dan Kuwait. Arkeolog Prancis Ernest de Sarzec pertama kali menemukan sisa-sisa Girsu pada tahun 1877 dan memindahkan semua artefak ditemukan.

Termasuk patung raja Sumeria Gudea berusia 4.000 tahun, yang memerintah kota itu pada akhir milenium ketiga SM. Akibatnya, banyak orang mengira tidak ada yang tersisa untuk digali. Beberapa periode konflik juga mencegah para ilmuwan mengakses situs di provinsi Dhi Qar di Irak selatan.

Rey dan timnya, membuktikan bahwa Girsu memiliki lebih banyak rahasia yang belum diungkap. Apalagi setelah Perang Dunia Kedua dan bertahun-tahun konflik yang terjadi di Irak, situs Girsu hampir terlupakan.

Baca juga; Situs Sekte Kesuburan Zaman Mesopotamia Ditemukan di Turki, Berisi Gambar Dewa-dewa

Sekarang, lebih dari satu abad setelah para arkeolog terakhir menjelajahi situs yang luar biasa itu, tim Rey telah menemukan kuil yang sangat luas itu. Arkeolog menggunakan teknik penginderaan jauh untuk mengungkap fitur situs yang terkubur di bawah pasir dan endapan lainnya.

Mereka juga membuat model elevasi digital untuk memahami bagaimana bentang alam telah berubah sejak penggalian di abad ke-19. “Tidaklah aneh untuk mengatakan hari ini bahwa Girsu mungkin adalah salah satu situs warisan paling penting di dunia yang hanya diketahui sedikit orang,” kata Rey.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!