Ilmuwan Pastikan Gempa Bumi Turki dan Suriah Tak Terkait HAARP
Senin, 20 Februari 2023 - 21:02 WIB
Pada tanggal 6 Februari, terjadi kilatan cahaya sebelum terjadi gempa bumi di tenggara Turki dan Suriah yang diklaim sebagai bukti bahwa itu dihasilkan secara artifisial oleh HAARP.
Profesor fisika di Harvard School of Engineering and Applied Sciences, David Keith mengatakan, tuduhan ini sangat gila. Katanya, ini seperti mengasosiasikan gempa bumi dengan tokoh kartun Walt Disney, Bugs Bunny, yang menggali tanah untuk mendapatkan wortel.
"Tidak ada mekanisme yang diketahui untuk melakukan sesuatu dari jarak jauh seperti HAARP untuk mempengaruhi gempa bumi," katanya.
HAARP mengirimkan gelombang radio untuk memanaskan elektron di ionosfer, lapisan atas atmosfer bumi untuk mempelajari pengaruhnya terhadap sistem komunikasi.
Ombaknya tidak cukup besar untuk mencapai Turkiye dan gempa bumi terjadi akibat pergerakan kerak bumi.
Profesor Fisika Lingkungan Luar Angkasa University of Reading, Michael Lockwood, mengatakan klaim HAARP yang digunakan sebagai senjata mungkin berasal dari program yang awalnya menggunakan gelombang radio untuk berkomunikasi dengan kapal selam.
Namun, kata dia, fungsi tersebut menjadi usang dan tidak lagi digunakan setelah Perang Dingin.
Profesor fisika di Harvard School of Engineering and Applied Sciences, David Keith mengatakan, tuduhan ini sangat gila. Katanya, ini seperti mengasosiasikan gempa bumi dengan tokoh kartun Walt Disney, Bugs Bunny, yang menggali tanah untuk mendapatkan wortel.
"Tidak ada mekanisme yang diketahui untuk melakukan sesuatu dari jarak jauh seperti HAARP untuk mempengaruhi gempa bumi," katanya.
HAARP mengirimkan gelombang radio untuk memanaskan elektron di ionosfer, lapisan atas atmosfer bumi untuk mempelajari pengaruhnya terhadap sistem komunikasi.
Ombaknya tidak cukup besar untuk mencapai Turkiye dan gempa bumi terjadi akibat pergerakan kerak bumi.
Profesor Fisika Lingkungan Luar Angkasa University of Reading, Michael Lockwood, mengatakan klaim HAARP yang digunakan sebagai senjata mungkin berasal dari program yang awalnya menggunakan gelombang radio untuk berkomunikasi dengan kapal selam.
Namun, kata dia, fungsi tersebut menjadi usang dan tidak lagi digunakan setelah Perang Dingin.
Lihat Juga :