Rusia Tunda Peluncuran Soyuz MS-23 hingga Maret, Selidiki Lebih Detail Kebocoran Soyuz MS-22
Kamis, 16 Februari 2023 - 20:23 WIB
“Sampai penyebab situasi darurat ditentukan, keputusan dibuat untuk menunda peluncuran pesawat ruang angkasa Soyuz MS-23 dalam mode tak berawak hingga Maret 2023,” tulis Roscosmos dalam sebuah Posting Telegram pada Senin 13 Februari 2023 dikutip dari laman Space, Kamis (16/2/2023).
Penundaan peluncuran Soyuz MS-23 kemungkinan besar tidak akan banyak memengaruhi misi tiga astronot di dalamnya, yaitu Frank Rubio (NASA), kosmonot Rusia Sergey Prokopyev dan Dmitry Petelin. Ketiganya dijadwalkan untuk tetap berada di ISS hingga akhir September atau lebih, setelah insiden kebocoran MS-22 ditemukan.
Awalnya, ketiga awak MS-22 telah dijadwalkan untuk menjalani tugas standar enam bulan di laboratorium yang mengorbit. Mereka datang dengan MS-22 pada September 2022 dan seharusnya kembali ke Bumi bulan depan.
Jadwal misi terganggu akibat modul Soyuz MS-22 yang akan digunakan membawa kembali ke Bumi mengalami kebocoran sistem pendingin. Untuk kembali ke Bumi mereka menunggu peluncuran pesawat luar angkasa Soyuz MS-23.
Penundaan peluncuran Soyuz MS-23 kemungkinan besar tidak akan banyak memengaruhi misi tiga astronot di dalamnya, yaitu Frank Rubio (NASA), kosmonot Rusia Sergey Prokopyev dan Dmitry Petelin. Ketiganya dijadwalkan untuk tetap berada di ISS hingga akhir September atau lebih, setelah insiden kebocoran MS-22 ditemukan.
Awalnya, ketiga awak MS-22 telah dijadwalkan untuk menjalani tugas standar enam bulan di laboratorium yang mengorbit. Mereka datang dengan MS-22 pada September 2022 dan seharusnya kembali ke Bumi bulan depan.
Jadwal misi terganggu akibat modul Soyuz MS-22 yang akan digunakan membawa kembali ke Bumi mengalami kebocoran sistem pendingin. Untuk kembali ke Bumi mereka menunggu peluncuran pesawat luar angkasa Soyuz MS-23.
Lihat Juga :