Membedah Kemampuan Kolaborasi Bing dan ChatGPT dalam Mengalahkan Google
Selasa, 14 Februari 2023 - 06:30 WIB
Baca juga : Ini Daftar Negara Paling Aman dari Kiamat Nuklir, Ternyata Tetangga Indonesia
“Hal itu membuat pengguna bisa berkomunikasi mengenai data pencarian yang memang benar-benar mereka butuhkan. Jadi mesin pencarian ini akan jauh lebih baik,” ujar pria yang jadi orang nomor satu Microsoft itu sejak 4 Februari 2014.
Menariknya lagi Bing dengan ChatGPT itu nantinya akan dikombinasikan dengan peluncur situs buatan Microsoft yaitu Edge. Lewat Edge pengguna tidak hanya bisa menjelajah informasi yang dicari, berkomunikasi dengan kecerdasan buatan, tapi juga mengerjakan pekerjaan-pekerjaan baru dalam satu halaman.
Saat ini Bing memang masih dalam tahap uji coba. Menariknya Microsoft sudah memastikan lebih dari satu juta orang sudah mendaftar untuk mencoba Bing generasi berikutnya. Yusuf Mehdi, Corporate Vice President & Consumer Chief Marketing Officer Microsoft, mengatakan capaian itu terjadi dalam waktu kurang dari 48 jam. “Kami merasa rendah hati dan bersemangat dengan banyaknya orang yang ingin menguji coba Bing bertenaga AI yang baru! Dalam 48 jam, lebih dari 1 juta orang telah bergabung dalam daftar tunggu pratinjau kami,” kata Mehdi
Ed Anderson, analis dari Gartner mengatakan saat ini yang membuat banyak orang tertarik dengan kolaborasi Bing dan ChatGPT ada pada interaksinya. Menurutnya pengguna tidak lagi mencari informasi generik tapi jadi lebih subjektif.
Misalnya pencarian yang awalnya hanya seperti lokasi wisata menarik di Bali bisa diganti dengan lokasi wisata menarik di Bali buat keluarga dan biayanya murah. "Apa yang Microsoft tunjukkan di sini adalah adanya peningkatan yang menarik dalam hal pengalaman saat melakukan pencarian. Saya pikir Google dalam beberapa hal harus merespons apa yang dimiliki Microsoft,” ujarnya
“Hal itu membuat pengguna bisa berkomunikasi mengenai data pencarian yang memang benar-benar mereka butuhkan. Jadi mesin pencarian ini akan jauh lebih baik,” ujar pria yang jadi orang nomor satu Microsoft itu sejak 4 Februari 2014.
Menariknya lagi Bing dengan ChatGPT itu nantinya akan dikombinasikan dengan peluncur situs buatan Microsoft yaitu Edge. Lewat Edge pengguna tidak hanya bisa menjelajah informasi yang dicari, berkomunikasi dengan kecerdasan buatan, tapi juga mengerjakan pekerjaan-pekerjaan baru dalam satu halaman.
Saat ini Bing memang masih dalam tahap uji coba. Menariknya Microsoft sudah memastikan lebih dari satu juta orang sudah mendaftar untuk mencoba Bing generasi berikutnya. Yusuf Mehdi, Corporate Vice President & Consumer Chief Marketing Officer Microsoft, mengatakan capaian itu terjadi dalam waktu kurang dari 48 jam. “Kami merasa rendah hati dan bersemangat dengan banyaknya orang yang ingin menguji coba Bing bertenaga AI yang baru! Dalam 48 jam, lebih dari 1 juta orang telah bergabung dalam daftar tunggu pratinjau kami,” kata Mehdi
Ed Anderson, analis dari Gartner mengatakan saat ini yang membuat banyak orang tertarik dengan kolaborasi Bing dan ChatGPT ada pada interaksinya. Menurutnya pengguna tidak lagi mencari informasi generik tapi jadi lebih subjektif.
Misalnya pencarian yang awalnya hanya seperti lokasi wisata menarik di Bali bisa diganti dengan lokasi wisata menarik di Bali buat keluarga dan biayanya murah. "Apa yang Microsoft tunjukkan di sini adalah adanya peningkatan yang menarik dalam hal pengalaman saat melakukan pencarian. Saya pikir Google dalam beberapa hal harus merespons apa yang dimiliki Microsoft,” ujarnya
(wsb)
Lihat Juga :