Penjelasan Sederhana Rivalitas Google Bard vs Microsoft dan ChatGPT

Sabtu, 11 Februari 2023 - 20:48 WIB
Namun, ketika Google bard salah menjawab, dampaknya besar. Dalam demo Google Bard, chatbotAI itu melakukan kesalahan fatal.

Pertanyaan yang diajukan adalah ini: “Apa penemuan terbaru dari James Webb Space Telescope yang bisa saya ceritakan ke anak berusia 9 tahun?”.

Bard memberikan 3 jawaban. Salah satunya, menyebut teleskop James Webb merekam gambar pertama dari planet diluar tata surya kita. Namun, di Twitter jawaban itu jadi viral karena sejumlah astronomer menyebut bahwa gambar pertama planet di luar tata surya direkam pada 2004, bukan oleh teleskop James Webb. Gara-gara itu, market value Alphabet amblas USD100 miliar.

BACA JUGA: Fakta Bard, Chatbot AI Buatan Google yang Siap Lawan ChatGPT

8 Februari 2023



Sehari setelah Google pamer Bard, Microsoft bikin mengundang jurnalis ke Redmond, kantor pusat mereka. Kepada media, CEO Microsoft Satya Nadella sesumbar bahwa ChatbotAI yang akan digunakan di mesin pencari Bing bakal lebih baik dari Google.

Nadella juga mengatakan bahwa chatbot AI di mesin pencari merupakan hal terbesar di industri teknologi setelah cloud computing, juga selama dirinya menjadi CEO Microsoft.

Ia juga menegaskan bahwa Microsoft bakal abis-abisan di mesin pencari Bing (yang sudah dilebur dengan layanan OpenAI) serta browser Microsoft Edge baru.

Saat ini Bing membuka pendaftaran terbatas untuk pengguna yang ingin mencoba. Di satu sisi, saat ini Microsoft memang selangkah lebih maju dibandingkan Google. Namun, bukan berarti Google sudah kalah. Google akan berupaya keras untuk memperbaiki kualitas Bard sebelum nanti akhirnya diluncurkan.

Kedua perusahaan boleh saling klaim yang terbaik, tapi jurinya tentu berada di tangan konsumen. Karena mereka lah yang akan dimudahkan dengan persaingan dua perusahaan raksasateknologiini.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!