Tomat dan Ikan Jadi Booster Astronot, Terbukti Kurangi Paparan Radiasi Luar Angkasa

Selasa, 31 Januari 2023 - 20:36 WIB
“Kami menunjukkan manfaat terkait diet ini dalam waktu kurang dari 45 hari, yang menunjukkan betapa pentingnya diet bagi kesehatan dan kinerja astronot. Apalagi astronot harus tampil pada tingkat kognitif dan fisik yang sangat tinggi,” kata Grace Douglas, ilmuwan makanan di Johnson Space Center NASA di Houston, kepada Space.com, Selasa (31/1/2023).

Pola makan bergizi dan olahraga teratur dapat membantu astronot mengatasi tantangan kesehatan ini, tetapi misi luar angkasa sangat dibatasi beratnya. Namun, tantangannya semua makanan untuk astronot di ruang angkasa harus diproses agar memiliki stabilitas pada suhu kamar.

Baca juga; Bayam Makanan Canggih, Bisa Lindungi Astronot dari Radiasi Luar Angkasa

“Tujuannya agar mampu bertahan lama pada suhu kamar tanpa rusak. Padahal kebanyakan buah dan sayuran sehat tidak dikonsumsi dengan cara ini. Tujuan simusi ini agar kami dapat mengembangkan banyak variasi buah dan sayuran yang kompatibel dengan penerbangan luar angkasa,” beber Douglas.

NASA tertarik bagaimana menemukan cara mengurangi massa pada makanan. Sebab, dengan bobot yang lebih ringan dapat membawa lebih banyak jumlah makanan ke luar angkasa. “Lebih banyak membawa makanan berguna mendukung kesehatan dan kinerja astronot, terutama pada misi jauh dari Bumi dan waktu yang lebih lama,” pungkas Douglas.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!