Samsung Perkirakan Raih Keuntungan di Kuartal I
Selasa, 07 April 2015 - 14:03 WIB
Samsung Perkirakan Raih Keuntungan di Kuartal I
A
A
A
DUBLIN - Samsung Electronics memperkirakan pada kuartal pertama 2015 akan meraih keuntungan lebih baik dari perkiraan. Meningkatnya permintaan untuk chip memori membantu dalam mengimbangi merosotnya penjualan smartphone.
Seperti dikutip dari RTE News, Selasa (7/4/2015), raksasa elektronik asal Korea Selatan (Korsel) ini memperkirakan meraih laba operasional sebesar 5,9 triliun won (5,4 miliar) untuk periode Januari-Maret.
Perkiraan tersebut turun 30,5% dari tahun lalu, namun mengalahkan perkiraan para analis dengan rata-rata sekitar 5,5 tiliun won dan naik 11,5% dari kuartal sebelumnya.
Penjualan yang diraih perusahaan ini mencapai 47 triliun won, turun 12,4% dari tahun lalu. Laba perseroan melorot sejak akhir 2013 karena meningkatnya persaingan di pasar smartphone yang semakin jenuh lantaran telah mendominasi selama bertahun-tahun.
Samsung telah menghadapi tantangan ganda dari sang rival yakni Apple di pasar smartphone high-end dan meningkatnya produk asal China, seperti Xiaomi di pasar mid dan low-end.
Perkiraan, yang muncul menjelang hasil audit yang akan dirilis akhir bulan ini, tidak memberikan angka laba bersih. Mereka juga tidak memberikan rincian pendapatan divisi, tetapi analis memperkirkaan membaiknya kinerja perusahaan ditopang oleh penjualan chip memori.
Seperti dikutip dari RTE News, Selasa (7/4/2015), raksasa elektronik asal Korea Selatan (Korsel) ini memperkirakan meraih laba operasional sebesar 5,9 triliun won (5,4 miliar) untuk periode Januari-Maret.
Perkiraan tersebut turun 30,5% dari tahun lalu, namun mengalahkan perkiraan para analis dengan rata-rata sekitar 5,5 tiliun won dan naik 11,5% dari kuartal sebelumnya.
Penjualan yang diraih perusahaan ini mencapai 47 triliun won, turun 12,4% dari tahun lalu. Laba perseroan melorot sejak akhir 2013 karena meningkatnya persaingan di pasar smartphone yang semakin jenuh lantaran telah mendominasi selama bertahun-tahun.
Samsung telah menghadapi tantangan ganda dari sang rival yakni Apple di pasar smartphone high-end dan meningkatnya produk asal China, seperti Xiaomi di pasar mid dan low-end.
Perkiraan, yang muncul menjelang hasil audit yang akan dirilis akhir bulan ini, tidak memberikan angka laba bersih. Mereka juga tidak memberikan rincian pendapatan divisi, tetapi analis memperkirkaan membaiknya kinerja perusahaan ditopang oleh penjualan chip memori.
(izz)