Jangan Sembarangan Modifikasi Motor Injeksi

Minggu, 29 Maret 2015 - 21:24 WIB
Jangan Sembarangan Modifikasi...
Jangan Sembarangan Modifikasi Motor Injeksi
A A A
JANGAN sembarang bila akan melakukan modifikasi sepeda motor. Apalagi motor keluaran baru yang menggunakan teknologi injeksi atau yang dikenal EFI (electronic fuel injection).

Biasanya untuk mendapat hasi bagus, beberapa modifikator sering merelakan bagian-bagian motornya untuk di amputasi. Namun pada motor dengan sistem injeksi tentu hal ini tidak bisa dilakukan secara sembarangan.

Ini dikarenakan di motor injeksi terdapat banyak sensor serta perangkat elektronik yang sangat sensitif. Ya, jadi harus hati-hati dan penuh ketelitian.

Perhatikan part-part yang bisa di rombak dan yang tak boleh dirubah. Bila keliru mesin tak akan hidup. Berikut beberapa bagian dari sepeda motor injeksi yang tidak boleh.

Pompa Bensin
Yang sering dilakukan modifikator adalah mengganti letak tangki bensin. Jika harus dilakukan sebaiknya pompa bensi asli tetap dipertahankan dengan posisi dan kemiringan yang sama. Jika posisinya berubah tentu berdampak pada performa mesin yang kurang maksimal.

Kunci kontak
Jangan sekali-kali mengganti dengan bukan modelnya, apalagi dengan produk after market. Kunci kontak asli tetap dipertahankan. Biasanya yang sering terjadi modifikator mengganti sok depan dengan ukuran yang lebih besar, sehingga segitiga atasm bawah serta kunci kontak harus diganti. Sebaiknya hal tersebut tidak usah dilakukan. Akibat terburuk motor tidak bisa menyala.

Merubah ECU
ECU bagian terpenting dalam motor injeksi, karena merupakan otaknya motor injeksi. Sebaiknya piranti ini jangan di otak-atik. Jika terpaksa dipindah, maka simpanlah di bagian yang tertutup terhindar dari percikan air, karena sangat sensitif.

Kabel Bodi
Awas, memodifikasi motor injeksi mengalami pengelasan kabel bodi dilepas terlebih dahulu. Hal ini untuk menghindari kabel bodi meleleh ataupun terbakar. Selain itu juga untuk menghidari hubungan arus pendek saat melakukan proses pengelasan.

Bank Angle Sensor
Saat pengguna motor injeksi terjatuh, mesin secara otomatis mati pada sudut tertentu. Hal ini dikarenakan adanya bank angle sensor. Bila motor di modif total, biasanya posisi perangkat ini juga ikut berubah. Jika kemiringanya berubah maka imbasnya mesin tidak bisa hidup. Bila dipindah usahakan posisinya tetap sama seperti semula.
(dol)
Berita Terkait
Ken Block Pamer Koleksi...
Ken Block Pamer Koleksi Mobil dengan Velg Baru
Perbedaan Busi Mobil...
Perbedaan Busi Mobil Iridium, Platium,dan Biasa
Bus Sekolah Tak Terpakai...
Bus Sekolah Tak Terpakai Disulap Jadi Hotel Berjalan
Hits Spotify Wrapped...
Hits Spotify Wrapped 2022, Ini Cara Membuatnya
Pemeran Iron Man Modifikasi...
Pemeran Iron Man Modifikasi Mobil BMW Klasik Tahun 1974
Paris Hilton Pamer Modifikasi...
Paris Hilton Pamer Modifikasi BMW i8 Roadster
Berita Terkini
Nvidia RTX Spark: Superkomputer...
Nvidia RTX Spark: Superkomputer Kemasan Sachet, Bikin Intel dan AMD Keringat Dingin
6 jam yang lalu
Korea Selatan Kembangkan...
Korea Selatan Kembangkan Teknologi Mesin Metana untuk Roket Luar Angkasa
7 jam yang lalu
Meta Luncurkan Agen...
Meta Luncurkan Agen Bisnis di WhatsApp, Instagram, dan Messenger
11 jam yang lalu
Heboh Grab Dikabarkan...
Heboh Grab Dikabarkan Kabur Gara-Gara Aturan Baru, CEO Neneng Buka Suara
11 jam yang lalu
Ambisi Gila IPO SpaceX:...
Ambisi Gila IPO SpaceX: Kejar Rp1.350 Triliun dalam Semalam
12 jam yang lalu
Mengapa Indonesia Mendadak...
Mengapa Indonesia Mendadak Jadi Kiblat Baru ChatGPT Images 2.0?
13 jam yang lalu
Infografis
Konsumsi Gula Harian...
Konsumsi Gula Harian Jangan Lebih dari 6 Sendok Teh
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved