Indonesia Ikut Rasakan Aksi Seporadis Produsen China

Rabu, 25 Maret 2015 - 12:14 WIB
Indonesia Ikut Rasakan...
Indonesia Ikut Rasakan Aksi Seporadis Produsen China
A A A
JAKARTA - Produsen ponsel China kini semakin merajalela, bahkan enam dari sepuluh merek ponsel terlaris di dunia berasal dari negeri asal Tirai Bambu tersebut. Tidak heran jika kemudian aksi ekspansi besar-besaran (seporadis) mereka terasa sampai ke Indonesia.

Ponsel asal Tiongkok saat ini tidak lagi terbatas pada model low end, murahan, dan tidak bergengsi. Tapi kini semua vendor China juga menyasar kelas premium.

Bahkan, juga sangat cepat dalam mengadopsi teknologi baru seperti smartwatch. Dalam hal teknologi, kemampuan R&D vendor China sama inovatifnya dengan Korea Selatan, Amerika, Jepang, juga Taiwan.

Salah satunya strategi Xiaomi dalam menghadirkan ponsel terjangkau, dengan fitur yang mendekati atau bahkan setara dengan model di atasnya. Belakangan, vendor-vendor asal Tiongkok itu semakin agresif menggempur pasar lokal. Misalnya, Lenovo Indonesia meluncurkan ponsel baru, hampir setiap minggu.

Tahun lalu Xiaomi membuktikan bahwa ponsel mereka diserap sangat baik lewat ritel online, ketika Redmi 1S terjual 85 ribu unit dalam 2 bulan di Lazada Indonesia. Direktur PT Erajaya Swasembada Djohan Sutanto menilai, ponsel Tiongkok cepat diserap karena harganya terjangkau dan sesuai tingkat ekonomi masyarakat.

”Bermain di pasar Rp5 juta ke bawah, masyarakat melihat harga ponsel Tiongkok kompetitif tapi memiliki fitur yang tidak kalah dengan model lain yang lebih mahal,” katanya. Selain itu, Djohan melihat bahwa vendor Tiongkok melakukan strategi marketing yang agresif dan efektif.

Misalnya aktif memasang iklan, serta giat menjalin kerja sama dengan distributor dan operator untuk melakukan penetrasi pasar.

Djohan menilai kehadiran ponsel Tiongkok berkontribusi terhadap pertumbuhan produk ponsel pintar di Indonesia yang relatif stabil. ”Sisanya diisi oleh brand nasional yang juga tumbuh. Bedanya, brand lokal lebih bayak bermain di segmen Rp1 jutaan,” pungkasnya.
()
Berita Terkait
Prof. Suryanegara: Jadilah...
Prof. Suryanegara: Jadilah Master, Bukan Hamba Gadget! Pesan Penting untuk Remaja
Tips Memilih Gadget...
Tips Memilih Gadget Paling Hemat dan Sesuai Kebutuhan di 2023
Salah Kaprah Sinar Biru...
Salah Kaprah Sinar Biru Gadget Berbahaya Bagi Mata, Ini Faktanya!
Atasi Kecanduan Gadget...
Atasi Kecanduan Gadget Pada Anak, Algorithmics Kenalkan Pembelajaran Pemrograman
Mengetahui Apa itu Blue...
Mengetahui Apa itu Blue Light di Gadget dan Bahayanya untuk Mata
Cara Mengubah HP Jadi...
Cara Mengubah HP Jadi Mikrofon, Ternyata Mudah!
Berita Terkini
Zuckerberg Mau Saingi...
Zuckerberg Mau Saingi Polymarket: Meta Siapkan Aplikasi Prediksi untuk 100 Juta Pengguna
3 jam yang lalu
TikTok Bukan Lagi Aplikasi...
TikTok Bukan Lagi Aplikasi Video: Evolusi Menjadi Super App yang Mengancam Google, Amazon, hingga Bank
5 jam yang lalu
Geger Robot Humanoid...
Geger Robot Humanoid Siap Gantikan Buruh Pabrik, Biaya Kerjanya Cuma Rp35 Ribu per Jam!
6 jam yang lalu
Modernisasi Infrastruktur...
Modernisasi Infrastruktur TI Kunci Efisiensi dan Ketahanan Bisnis di Era Digital
15 jam yang lalu
iPhone 18 Pro Max Kapasitas...
iPhone 18 Pro Max Kapasitas Baterai Diklaim Jauh Melampaui Samsung S26 Ultra
16 jam yang lalu
Setelah GTA 6 Dijual...
Setelah GTA 6 Dijual Rp1,4 Juta, Game Lain Ikut-Ikutan Naik!
16 jam yang lalu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved