Penjualan Menurun, Lenovo Pertahankan Harga

Kamis, 19 Maret 2015 - 09:28 WIB
Penjualan Menurun, Lenovo...
Penjualan Menurun, Lenovo Pertahankan Harga
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah yang anjlok, menimbulkan dampak di berbagai sektor, salah satunya penjualan ponsel. Hal tersebut diakui Country Leader Smartphone Division Lenovo Indonesia Adrie R. Suhadi.

"Kurs rupiah yang terus melemah tentu berdampak pada penurunan penjualan. Dialami hampir semua brand ponsel di Indonesia," ucapnya.

Meskipun begitu, perusahaan multinasional China tersebut tetap optimis dengan angka penjualan di tahun ini. Kondisi tersebut dipertegas dengan keputusan Lenovo Indonesia untuk mempertahankan harga produk-produknya.

Selain itu, tampaknya Lenovo juga merilis produk-produk dengan harga terjangkau. Seperti smartphone terbarunya P70, yang ditargetkan untuk plug & player. Ponsel tersebut memiliki harga terjangkau dan kapasitas baterai yang besar.

Lenovo Indonesia memang agresif sekali. ”Penjualan kami cukup menggembirakan. Karena itu Lenovo memberanikan diri untuk meluncurkan model lagi,” ujar Adrie.

Diyakini Adrie, P70 akan mampu menarik pasar karena fitur andalannya karena memiliki keunggulan kapasitas baterai yang besar mencapai 3.900 mAh. ”Ini terobosan baru di Lenovo. Kami menyebutnya stand for power, karena dapat seharian tanpa low-batt,” katanya.

Menariknya lagi, Lenovo P70 bisa dipakai untuk media charging (berperan sebagai power bank) perangkat lainnya. Terutama bagi mereka yang menggunakan dua ponsel sekaligus.

P70 hanya memerlukan waktu 3 jam untuk mengisi baterai hingga penuh 100 persen. P70 memiliki ketebalan 8,9 mm dengan berat 149 gram. Layar IPS berukuran 5 inci dengan resolusi 720p, kamera utama 13MP dan kamera depan 5MP, prosesor MediaTek 4G LTE True8CoreTM, RAM 2 GB, dan memori internal 16 GB. Ponsel anyar tersebut tersedia mulai akhir Maret 2015, dan dibanderol hanya Rp2,899 juta atau berada di kategori mid-end.
(dyt)
Berita Terkait
Mitigasi Dampak Kenaikan...
Mitigasi Dampak Kenaikan Iuran JKN
Riset Terbaru Soal Dampak...
Riset Terbaru Soal Dampak Kenaikan Tarif Ojol
Tangkal Dampak Sanksi...
Tangkal Dampak Sanksi Barat, Rusia Kurangi Penggunaan Dolar AS
Sri Mulyani Cemas dengan...
Sri Mulyani Cemas dengan Dampak Kenaikan Harga Komoditas
Respons Cepat Ganjar...
Respons Cepat Ganjar Antisipasi Dampak Kenaikan Harga BBM
Dampak Kenaikan Tarif...
Dampak Kenaikan Tarif Ojol, Ini Kata Para Driver
Berita Terkini
Tragedi Bitcoin: Rp72...
Tragedi Bitcoin: Rp72 Triliun Hangus Terseret Tren Terburuk Sejak Agustus!
55 menit yang lalu
Kembalinya Jet Tempur...
Kembalinya Jet Tempur Dua Tempat Duduk di Era Perangan Modern
5 jam yang lalu
China Diam-diam Simpan...
China Diam-diam Simpan Ribuan Server di Dasar Laut, Apa Tujuannya?
8 jam yang lalu
Nvidia RTX Spark: Superkomputer...
Nvidia RTX Spark: Superkomputer Kemasan Sachet, Bikin Intel dan AMD Keringat Dingin
16 jam yang lalu
Korea Selatan Kembangkan...
Korea Selatan Kembangkan Teknologi Mesin Metana untuk Roket Luar Angkasa
17 jam yang lalu
Meta Luncurkan Agen...
Meta Luncurkan Agen Bisnis di WhatsApp, Instagram, dan Messenger
21 jam yang lalu
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved