Bisnis Teknologi AIDC Masih Terbuka Lebar di 2015

Selasa, 20 Januari 2015 - 15:06 WIB
Bisnis Teknologi AIDC...
Bisnis Teknologi AIDC Masih Terbuka Lebar di 2015
A A A
JAKARTA - Sebagai salah satu perusahaan distributor IT terbesar di Indonesia, PT Harrisma Informatika Jaya (HIJ) mencatat pertumbuhan luar biasa selama 2014. Pada 2013, perusahaan yang dikenal andal dalam bidang documen printing, Auto ID, dan Mobile Computing ini mencatat total penjualan sebesar USD95 juta atau sekitar Rp 34 triliun.

Melihat prospek industri yang berkembang saat ini, Harrisma optimistis perusahaan akan meraih peningkatan pendapatan dan penjualan yang besar pada 2015. Apalagi, tahun lalu dua perusahaan besar, Motorola & Honeywell (Top Brand Market Share product Auto ID & Mobile Computing), bergabung dan melebarkan bisnis mereka di Indonesia melalui Harrisma.

Sebelumnya ada Fuji Xerox, Brother P-Touch, Brother Scanner, dan Panasonic Scanner juga bergabung di bawah Harrisma. Tahun ini HIJ semakin memantapkan diri dalam mengembagkan bisnis IT dan Automatic Identification and Data Capture (AIDC) di Indonesia.

Teknologi AIDC kegunaannya untuk mengumpulkan informasi dari inividu, objek, gambar atau suara tanpa manual data entry.

Presiden Direktur PT Harrisma Informatika Jaya, Yansen Setiawan mengemukakan, bisnis AIDC berkembang pesat selama beberapa tahun terakhir di Indonesia. Menurutnya terus berkembang dan di Indonesia potensi ini sangat besar.

"Kita melihat dari tingginya pertumbuhan industri retail, seperti kehadiran sejumlah convenience store baru, dan food beverage (restoran). Ini merupakan peluang karena mereka akan menggunakan AIDC untuk membantu bisnis mereka" ujar Yansen dalam acara media gathering di Jakarta, Selasa (20/1/2015).

Yansen menambahkan, layaknya industri retail mereka butuh barcode dan POS machine, begitu pula dengan restoran, rumah sakit, dan manufaktur. Semuanya butuh AIDC. Sistem AIDC ini biasanya digunakan untuk mengelola inventory, aset, keamanan, dan dokumen.

"Kebanyakan perusahaan IT, tidak menyadari betapa besar potensi bisnis AIDC ini, Harrisma selama 28 tahun konsisten mengembangkannya. Karena kami tahu peluang bisnis ini sangat besar, belum lagi ekonomi Indonesia terus tumbuh itu artinya kami juga terus tumbuh," tandasnya.
(dol)
Berita Terkait
Sosialisasikan COVID-19,...
Sosialisasikan COVID-19, Pengelola Apartemen Manfaatkan Jaringan TV Lokal
Samsung Electronics,...
Samsung Electronics, Top Brand Asia Selama 9 Tahun Berturut-turut
Begini Trik Rumah Bersih...
Begini Trik Rumah Bersih Bebas Lelah versi Samsung
Anda Punya Bayi? Welcook...
Anda Punya Bayi? Welcook Cookware Punya Mitra Serasi untuk Urusan di Dapur
Lewat Cara Ini MODENA...
Lewat Cara Ini MODENA Lindungi Tenaga Medis saat Layani Pasien COVID-19
6 Aksesoris Smartphone...
6 Aksesoris Smartphone Terpenting untuk Melindungi dan Memaksimalkan Ponsel
Berita Terkini
Teknologi Deteksi Deepfake...
Teknologi Deteksi Deepfake Nvidia Mencapai Akurasi 94%
11 jam yang lalu
Motorola Razr Fold Diluncurkan,...
Motorola Razr Fold Diluncurkan, Lipatan Smartphone Tidak Terlihat
19 jam yang lalu
Bug Windows 11 Terdeteksi...
Bug Windows 11 Terdeteksi Menguras Penyimpanan SSD Pengguna hingga 70GB
22 jam yang lalu
Dorong Transformasi...
Dorong Transformasi Berkelanjutan, TelkomGroup Resmi Gelar Culture Festival 2026
1 hari yang lalu
Perkuat Gerbang Digital...
Perkuat Gerbang Digital Indonesia, TelkomGroup, NDP, dan BW Digital Hadirkan Sistem Kabel Laut NCC
1 hari yang lalu
Israel Kerahkan Senjata...
Israel Kerahkan Senjata Super HYPNOSIS untuk Butakan Semua Target Terbang
1 hari yang lalu
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved