FBI Prihatin Kebijakan Enkripsi Baru Apple dan Google

Jum'at, 09 Januari 2015 - 17:27 WIB
FBI Prihatin Kebijakan...
FBI Prihatin Kebijakan Enkripsi Baru Apple dan Google
A A A
NEW YORK - Direktur Federal Bureau of Investigation (FBI), James Comey menyatakan, keprihatinanya tentang keputusan Apple dan Google terkait mengenkripsi informasi secara default, yang tersimpan di perangkat smartphone.

Dilansir dari Ubergizmo, Jumat (9/1/2015), FBI berupaya mendorong kedua perusahaan teknologi raksasa ini untuk mengubah kebijakannya. Sehingga mempermudah aparat hukum untuk dapat mengakses data pengguna dalam kasus tertentu.

James mengatakan, dirinya percaya aturan hukum, namun apakah ini berarti bahwa perusahaan tidak akan mengetahui tentang kode sandi telepon pengguna.

"Jika kami menghampiri Apple atau Google, mereka tidak akan menyediakan data tentang pengguna, terkecuali data yang Anda simpan di cloud," ungkapnya di markas FBI.

Ini informasi besar bagi pendukung privasi, yang mungkin tidak senang jika pemerintah memata-matai mereka. Tetapi pada saat yang sama, tampaknya FBI tidak terlalu senang tentang hal itu.

"Saya setuju dan sangat percaya bahwa kita harus mendapatkan surat perintah dari seorang hakim independen untuk dapat mengetahui isi ponsel pintar mereka," lanjut James.

Seperti diketahui, dorongan privasi ini awalnya terpicu dari kasus privasi pengguna yang datang, setelah beberapa artis dunia menemukan foto-foto pribadi mereka bocor melalui layanan Apple iCloud.

Pihak Apple pun kini telah meningkatkan langkah-langkah keamanan tertentu, termasuk pemberitahuan kepada pengguna ketika iCloud.com diakses. Perusahaan asal Amerika Serikat (AS) tersebut merilis surat terbuka tentang kebijakan privasi, dengan situs web yang telah diperbarui.
(dyt)
Berita Terkait
Dunia Kerja Masa Depan...
Dunia Kerja Masa Depan Kian Menantang, HP Indonesia Gelar Edukasi STEM untuk Pelajar
HP Rilis 5 Laptop Sekaligus,...
HP Rilis 5 Laptop Sekaligus, Bukan untuk Tim Mendang Mending
Microsoft Jadi Pembeli...
Microsoft Jadi Pembeli Potensial Discord Inc
Unik! Pengantin Pria...
Unik! Pengantin Pria Ini Berikan Mahar pada Calon Istri Berupa Saham Apple Inc.
Milad 9 Tahun Berkarya,...
Milad 9 Tahun Berkarya, KHALIFA Canangkan #BangkitBersamaCorona
Marcel Chandrawinata...
Marcel Chandrawinata dan Artist Inc Buktikan Kreativitas Tanpa Batas
Berita Terkini
Modernisasi Infrastruktur...
Modernisasi Infrastruktur TI Kunci Efisiensi dan Ketahanan Bisnis di Era Digital
8 jam yang lalu
iPhone 18 Pro Max Kapasitas...
iPhone 18 Pro Max Kapasitas Baterai Diklaim Jauh Melampaui Samsung S26 Ultra
8 jam yang lalu
Setelah GTA 6 Dijual...
Setelah GTA 6 Dijual Rp1,4 Juta, Game Lain Ikut-Ikutan Naik!
9 jam yang lalu
Eropa Kepanasan tapi...
Eropa Kepanasan tapi Tak Mau Pasang AC: Dilema Iklim yang Bunuh 250 Orang dalam Seminggu
9 jam yang lalu
Lewat Rural Youth AI...
Lewat Rural Youth AI Facilitator, Telkom Akselerasi Transformasi Digital UMKM di Wilayah 3T
10 jam yang lalu
Siapa Verena Siow, Sosok...
Siapa Verena Siow, Sosok Baru di Balik Strategi SAP untuk Asia Pasifik?
10 jam yang lalu
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved