Ini Solusi Atasi Baterai Gadget Panas

Kamis, 12 Juni 2014 - 09:20 WIB
Ini Solusi Atasi Baterai...
Ini Solusi Atasi Baterai Gadget Panas
A A A
NEW YORK - Perangkat elektronik atau gadget mengalami panas memang normal karena merupakan efek samping yang tidak dapat dihindari dalam pengisian dan pemakaian perangkat. Walau panas pada gadget normal, bukan berarti baik, untuk itu CEO perusahaan pengujian baterai Cadex Electronics, Isidor Buchmann menyampaikan penyebab dan cara mengatasi hal ini.

Dilansir dari Popular Mechanics, Kamis (12/6/2014), menurut penelitiannya, baterai lithium ion disimpan dengan daya 40% dan suhu 104 derajat Fahrenheit akan kehilangan 15% dari kapasitasnya selama setahun. Angka itu menjadi 35% jika baterai disimpan dengan daya penuh.

Ada tiga penyebab umum dari gadget menjadi panas, yakni kesulitan menangkap sinyal, intens beban kerja dan pengisian daya baterai.

Tidak banyak dapat dilakukan jika gadget kesulitan menangkap sinyal. Sistem operasi smartphone cukup pandai menjaga software sejalan. Tapi tidak ada salahnya memeriksa apakah ada aplikasi berjalan.

Masalah kesulitan sinyal dan menyebabkan baterai menjadi panas, sebetulnya terletak pada baterai itu sendiri. Salah satu solusinya adalah buka ponsel Anda dan lepaskan baterai dari perangkat selama satu hari.

Sementara itu, untuk laptop panas biasanya disebabkan oleh salah satu prosesor terlalu aktif atau ventilasi yang buruk. Mengatasinya, dapat dilakukan dengan menekan CTRL + ALT + DELETE pada PC atau membuka aplikasi Activity Monitor pada Mac untuk memeriksa apakah ada program yang membuat prosesor tegang, kemudian tutup.

Menopang laptop panas dapat meningkatkan aliran udara. Beberapa laptop seperti Apple, seluruh bagiannya sebagai pengantar panas.

Terakhir, lihat bagian dalam exhoust laptop atau saluran masuk. Debu menumpuk dapat mengakibatkan panas berlebihan. Unttuk itu bongkak laptop dan bershikan dari debu dengan menggunakan sikat halus atau kompresi udara.

Jika suhu gadget di luar kendali, perangkat biasanya akan memberikan tanda. Sebuah laptop akan mematikan dayanya tanpa peringatan, sedangkan smartphone akan menampilkan peringatan visual, kemudian daya turun dan mati.

Jika masalah berlanjut, segera hubungi produsen karena panas yang bertahan dan ekstrim bisa mengakibatkan baterai meledak.
(dyt)
Berita Terkait
Prof. Suryanegara: Jadilah...
Prof. Suryanegara: Jadilah Master, Bukan Hamba Gadget! Pesan Penting untuk Remaja
Tips Memilih Gadget...
Tips Memilih Gadget Paling Hemat dan Sesuai Kebutuhan di 2023
Salah Kaprah Sinar Biru...
Salah Kaprah Sinar Biru Gadget Berbahaya Bagi Mata, Ini Faktanya!
Atasi Kecanduan Gadget...
Atasi Kecanduan Gadget Pada Anak, Algorithmics Kenalkan Pembelajaran Pemrograman
Mengetahui Apa itu Blue...
Mengetahui Apa itu Blue Light di Gadget dan Bahayanya untuk Mata
Cara Mengubah HP Jadi...
Cara Mengubah HP Jadi Mikrofon, Ternyata Mudah!
Berita Terkini
Zuckerberg Mau Saingi...
Zuckerberg Mau Saingi Polymarket: Meta Siapkan Aplikasi Prediksi untuk 100 Juta Pengguna
14 jam yang lalu
TikTok Bukan Lagi Aplikasi...
TikTok Bukan Lagi Aplikasi Video: Evolusi Menjadi Super App yang Mengancam Google, Amazon, hingga Bank
16 jam yang lalu
Geger Robot Humanoid...
Geger Robot Humanoid Siap Gantikan Buruh Pabrik, Biaya Kerjanya Cuma Rp35 Ribu per Jam!
17 jam yang lalu
Modernisasi Infrastruktur...
Modernisasi Infrastruktur TI Kunci Efisiensi dan Ketahanan Bisnis di Era Digital
1 hari yang lalu
iPhone 18 Pro Max Kapasitas...
iPhone 18 Pro Max Kapasitas Baterai Diklaim Jauh Melampaui Samsung S26 Ultra
1 hari yang lalu
Setelah GTA 6 Dijual...
Setelah GTA 6 Dijual Rp1,4 Juta, Game Lain Ikut-Ikutan Naik!
1 hari yang lalu
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved