Kejahatan Dunia Maya Sebabkan Kerugian Rp5.311 Triliun

Senin, 09 Juni 2014 - 19:00 WIB
Kejahatan Dunia Maya...
Kejahatan Dunia Maya Sebabkan Kerugian Rp5.311 Triliun
A A A
LONDON - Kejahatan dunia maya atau cyber crime dilaporkan telah menyebabkan kerugian ekonomi global sekitar USD445 miliar atau Rp5.311 triliun per tahun (Kurs Rp11.802/USD). Di mana kerusakan bisnis dari pencurian kekayaan intelektual ini melebihi USD160 miliar atas kerugian individu.

Pusat Studi Strategis dan Internasional (CSIS) menyebutkan kejahatan cyber telah merusak pertumbuhan industri perdagangan, daya saing dan inovasi. Menurut studi yang disponsori perusahaan perangkat lunak keamanan McAfee ini, perkiraan kerugian minimal USD375 miliar dan maksimal USD575 miliar.

"Cyber ​​crime adalah pajak atas inovasi dan memperlambat laju inovasi global dengan mengurangi tingkat pengembalian kepada para inovator dan investor. Untuk negara-negara maju, kejahatan cyber memiliki implikasi serius terhadap pekerjaan," ujar Jim Lewis dari CSIS, seperti dikutip Reuters, Senin (9/6/2014).

Ekonomi negara-negara terbesar di dunia, seperti Amerika Serikat, China, Jepang dan Jerman, mengalami kerugian terbesar, total mencapai USD200 miliar per tahun. Sementara kerugian terhubung informasi pribadi, seperti pencurian data kartu kredit sebesar USD150 miliar.

Sekitar 40 juta orang di Amerika Serikat, 15 persen dari populasi, telah mengalami pencurian data pribadi oleh hacker. Sementara pelanggaran profil tertinggi terjadi di Turki sebanyak 54 juta orang, Jerman 16 juta dan lebih dari 20 juta di China.

McAfee, yang dimiliki Intel Corp mengatakan, kerja sama internasional mulai menunjukkan hasil dalam mengurangi kejahatan cyber. Contohnya, takedown minggu terakhir pada lingkaran kejahatan yang menginfeksi ratusan ribu komputer dengan nama master software, Gameover Zeus.
(dmd)
Berita Terkait
Ancaman Kejahatan Siber...
Ancaman Kejahatan Siber Dinilai Harus Menjadi Perhatian Bersama
Marak Tuntutan Tebusan,...
Marak Tuntutan Tebusan, Serangan Pelumpuhan Website di Indonesia Melonjak 62%
Fitur Verifikasi Wajah,...
Fitur Verifikasi Wajah, Antisipasi Mitra Gojek agar Terhindar Cyber Crime
Ketika Anak SMK di Didik...
Ketika Anak SMK di Didik Jadi Ahli Cyber Security
Selalu Waspada, Ancamanan...
Selalu Waspada, Ancamanan Keamanan Siber Meningkat Selama Pandemi Covid-19
9 Ancaman Siber yang...
9 Ancaman Siber yang Jadi Favorit Hacker di 2023, Mulai Game, Streaming, hingga Metaverse
Berita Terkini
Inilah Alasan XLSMART...
Inilah Alasan XLSMART Tanam Ratusan Menara 5G di IKN
17 jam yang lalu
Era Baru Gim Blockbuster:...
Era Baru Gim Blockbuster: GTA VI Cetak Rekor Global, Indonesia Ikut Demam
17 jam yang lalu
Seratus Tahun Sekali:...
Seratus Tahun Sekali: Krisis Chip Memory Bikin MacBook hingga iPad Naik Harga, iPhone Berikutnya?
1 hari yang lalu
Rumah Pintar yang Dengarkan...
Rumah Pintar yang Dengarkan Penghuni, Bukan Sekadar Produk Cerdas
1 hari yang lalu
Siapa yang Akan Menguasai...
Siapa yang Akan Menguasai Pasar AI Indonesia Senilai 10,9 Miliar?
1 hari yang lalu
Tiga Raja HP Konser...
Tiga Raja HP Konser Diadu: Samsung, Oppo, vivo Bertarung di Panggung Feast dan Hindia
1 hari yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved