ATSI Desak Penertiban Penguat Sinyal Ilegal

Rabu, 04 Juni 2014 - 17:02 WIB
ATSI Desak Penertiban...
ATSI Desak Penertiban Penguat Sinyal Ilegal
A A A
JAKARTA - Belakangan ini penggunaan perangkat penguat sinyal (repeater) ilegal semakin menjamur. Hal ini berakibat pada kualitas jaringan telekomunikasi di Indonesia semakin menurun. Asosiasi Penyelenggara Telekomunikasi Seluruh Indonesia (ATSI) berkeras menertibkan penyalahgunaan penguat sinyal seluler ini.

Ketua Umum ATSI, Alexander Rusli mengatakan, repeater ilegal telah menjadi momok bagi penyelenggara telekomunikasi karena menyebabkan interferensi. "Tidak hanya penyelenggara yang dirugikan tapi juga semakin banyak konsumen tidak dapat menggunakan layanan telekomunikasi selulernya secara optimal," ucapnya saat Diskusi Panel Penyalahgunaan Penguat Sinyal Seluler: Dapatkah Ditertibkan? di Jakarta, Rabu (3/6/2014).

Penguat sinyal yang dipasang tidak sesuai dengan spesifikasi yang dipersyaratkan oleh Pemerintah dan pengoperasiannya. Mereka juga tidak melakukan sinkronisasi teknis dengan operator seluler yang bersangkutan.

Alex, mengakui bahwa akibat dari penguat sinyal ilegal, kualitas jaringan seluler secara seluruhnya belum baik.

"Oleh karena itu, kami meminta dukungan dari para pelanggan untuk menginformasikan di mana saja area atau lokasi yang kualitasnya belum baik benar. Kami dapat melakukan perbaikan dan memberikan solusi berupa penambahan cakupan layanan maupun penambahan kapasitas jaringan," tegasnya.
(dyt)
Berita Terkait
Heboh Kebocoran 1,3...
Heboh Kebocoran 1,3 Miliar Data Pendaftar Kartu SIM, ATSI: Tidak Ada Akses Ilegal
KNPI Desak Pemerintah...
KNPI Desak Pemerintah Revisi PP 52 dan 53 Agar Komunikasi Merata di Masa Pandemi
Jaga Kedaulatan, DPR...
Jaga Kedaulatan, DPR Minta Menkominfo Jangan Mau Ditakut-takuti OTT Asing
Operator Telekomunikasi...
Operator Telekomunikasi Pastikan Kebijakan IMEI Tak Ganggu Pelanggan
Langkah FMC Dinilai...
Langkah FMC Dinilai Akan Ciptakan Banyak Peluang Baru
Kewajiban Kerja Sama...
Kewajiban Kerja Sama OTT Datangkan Investasi di Indonesia
Berita Terkini
Nvidia RTX Spark: Superkomputer...
Nvidia RTX Spark: Superkomputer Kemasan Sachet, Bikin Intel dan AMD Keringat Dingin
20 menit yang lalu
Korea Selatan Kembangkan...
Korea Selatan Kembangkan Teknologi Mesin Metana untuk Roket Luar Angkasa
1 jam yang lalu
Meta Luncurkan Agen...
Meta Luncurkan Agen Bisnis di WhatsApp, Instagram, dan Messenger
5 jam yang lalu
Heboh Grab Dikabarkan...
Heboh Grab Dikabarkan Kabur Gara-Gara Aturan Baru, CEO Neneng Buka Suara
5 jam yang lalu
Ambisi Gila IPO SpaceX:...
Ambisi Gila IPO SpaceX: Kejar Rp1.350 Triliun dalam Semalam
6 jam yang lalu
Mengapa Indonesia Mendadak...
Mengapa Indonesia Mendadak Jadi Kiblat Baru ChatGPT Images 2.0?
7 jam yang lalu
Infografis
Netanyahu: Pendudukan...
Netanyahu: Pendudukan Ilegal atas Tanah Suriah akan Selamanya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved