Lagi-lagi LG 'Bermain' dengan Privasi Pengguna TV Cerdas

Jum'at, 23 Mei 2014 - 07:44 WIB
Lagi-lagi LG Bermain...
Lagi-lagi LG 'Bermain' dengan Privasi Pengguna TV Cerdas
A A A
NEW YORK - Produsen elektronik LG tampaknya mengambil pendekatan yang lebih agresif untuk mengumpulkan data pengguna TV Smart yang kemudian dijual kepada pengiklan.

Dilansir dari BGR, Kamis (22/5/2014) laporan dari TechDirt mengatakan, perusahaan siap mengubah Smart TV menjadi TV "bodoh" bagi pengguna yang gagal menerima kebijakan privasinya.

"Aku tidak akan setuju untuk Kebijakan Privasi LG, sekarang Saya bisa kembali mengakses atau menggunakan program berbasis jaringan TV, seperti iPlayer, Skype, 3D dan lain-lain," tulis seorang pembaca.

Dia melanjutkan, sampai dengan 7 Mei setelah pembaruan software untuk TV LG kami berusia kurang dari dua tahun, saya dihadapkan dengan sebuah pesan yang meminta saya membaca dan setuju dengan beberapa dokumen baru yang penting. Jadi sebagai warga kecil yang baik saya membaca dan setuju dengan dokumen pertama mengenai penggunaan TV. Tapi setelah membaca Dokumen Pribadi, Saya tidak senang dengan asumsi perusahaan bahwa saya hanya akan setuju untuk berbagi semua rincian kepada mereka (ditambah apa pun yang bisa mereka lihat) segala-galanya".

Dalam kebijakan privasi, LG menjelaskan bahwa tidak akan membuat fitur TV cerdas tertentu yang tersedia bagi pengguna kecuali mereka menerima kondisi yang ada.

Selain itu, perusahaan mengungkapkan data yang telah dikumpulkan, mengatakan bahwa ingin tahu bagaimana Anda berinteraksi dengan isi program, bagaimana Anda melihatnya, apa istilah yang Anda gunakan untuk mencari konten dan apa yang Anda lakukan saat Anda menonton konten, termasuk kegiatan pencarian.

Hal mengejutkan adalah banyak perusahaan mengumpulkan data pengguna untuk tujuan periklanan. LG melakukannya dan ingin berbagi data dengan orang lain.

"Bila Anda menggunakan LivePlus, kita dapat berbagi Informasi Viewing tertentu, Informasi Perangkat, dan Informasi Dasar Penggunaan dengan pihak ketiga untuk tujuan iklan atau analisis dan memungkinkan penyediaan informasi yang relevan dengan apa yang Anda lihat," isi dari kebijakan privasi.

Namun, belum jelas bagi pembeli LG Smart TV sebelum pembelian fitur smart TV, hanya akan tersedia setelah ia setuju dengan kebijakan privasi, dan setuju dengan tuntutan LG.

Ini bukan pertama kalinya LG telah dituduh bermain-main dengan privasi pengguna TV Smart. Sebuah laporan sebelumnya mengungkapkan bahwa LG TV sedang mengumpulkan data lebih jauh, tanpa sepengetahuan pengguna. Termasuk data yang diambil dari perangkat pihak ketiga yang terhubung ke TV untuk tujuan konten tontonan.
(dyt)
Berita Terkait
LG Tepis Isu Keluar...
LG Tepis Isu Keluar dari Pasar TV dan Menjual Bisnisnya ke Hisense
Instalasi Mudah Tanpa...
Instalasi Mudah Tanpa Kabel, LG LED Signage Hasilkan Gambar Lebih Baik
Ambil Peran Pabrik di...
Ambil Peran Pabrik di Korea, Kapasitas Pabrik TV LG di Indonesia Meroket
LG Bakal Pamer TV yang...
LG Bakal Pamer TV yang Layarnya Bisa Dibengkokan di CES 2021
98QNED89 TV Terbaru...
98QNED89 TV Terbaru LG Siap Pre-Order di Online Brand Store Mulai 11 Jun 2024
LG Magnit, Micro LED...
LG Magnit, Micro LED Pertama LG Jadi Standar Baru Media Penampil
Berita Terkini
Cara Hapus Objek Mengganggu...
Cara Hapus Objek Mengganggu di Foto dengan Galaxy S26 Series
32 menit yang lalu
Teknologi Deteksi Deepfake...
Teknologi Deteksi Deepfake Nvidia Mencapai Akurasi 94%
12 jam yang lalu
Motorola Razr Fold Diluncurkan,...
Motorola Razr Fold Diluncurkan, Lipatan Smartphone Tidak Terlihat
20 jam yang lalu
Bug Windows 11 Terdeteksi...
Bug Windows 11 Terdeteksi Menguras Penyimpanan SSD Pengguna hingga 70GB
22 jam yang lalu
Dorong Transformasi...
Dorong Transformasi Berkelanjutan, TelkomGroup Resmi Gelar Culture Festival 2026
1 hari yang lalu
Perkuat Gerbang Digital...
Perkuat Gerbang Digital Indonesia, TelkomGroup, NDP, dan BW Digital Hadirkan Sistem Kabel Laut NCC
1 hari yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved