Industri Digital dan Teknologi Dinilai Tak Terlalu Terpengaruh Corona

Kamis, 26 Maret 2020 - 18:10 WIB
Industri Digital dan...
Industri Digital dan Teknologi Dinilai Tak Terlalu Terpengaruh Corona
A A A
JAKARTA - Banyak trader dan investor aset kripto di INDODAX meraup untung (take profit) lebih dari 10% dalam sehari. Hal ini dikarenakan nilai aset kripto seperti bitcoin dan lainnya terus meningkat, belakangan ini.

CEO INDODAX Oscar Darmawan mengatakan, industri trading platform aset kripto seperti INDODAX tidak terlalu terpengaruh oleh corona, seperti sekarang. Hal ini dibarengi dengan meningkatnya harga aset kripto dari awal tahun 2020.

"Trading platform merupakan industri yang tidak terkena dampak oleh corona. Situasi Corona ini justru membuat untung trader dan investornya. Ini menandakan bahwa bitcoin merupakan aset yang aman dan masih menjadi primadona," kata Oscar Darmawan, Kamis (26/3/2020).

Dia mengatakan, serangan COVID-19 membuat orang-orang terpaksa bekerja dari rumah. Sehingga orang-orang mulai memikirkan investasi baru dengan pengembalian yang cepat. Salah satunya dengan cara trading aset kripto.

Oscar Darmawan mengatakan, seiring meningkatnya pemahaman masyarakat Indonesia tentang aset kripto juga membuat member Indodax meningkat. Pada awal tahun ini, jumlah volume trading di startup tersebut sudah mencapai Rp2 triliun per bulan dengan menjual lebih dari 60 aset digital termasuk bitcoin, ethereum dan lainnya.

"Saat ini, member Indodax sudah hampir mencapai 2 juta orang, di mana 99 persennya adalah orang Indonesia. Orang-orang memanfaatkan waktu mereka bekerja di rumah untuk trading aset kripto. Banyak dari trader yang berhasil mengambil posisi tepat bisa take profit lebih dari 10% dalam sehari," katanya.

Dia menjelaskan, saat corona menerpa dunia, termasuk Indonesia, aset kripto tidak terkena dampak secara langsung. Karena yang menentukan harga hanyalah supply dan demand.

Faktanya, harga bitcoin menunjukkan tren kenaikan harga dari awal tahun. Pada awal tahun, harga bitcoin masih 90 jutaan. Saat ini, Selasa (24/3/2020) sekitar pukul 6 petang, harga bitcoin sudah mencapai Rp110 juta. Kondisi ini berbeda dengan produk investasi lain yang mengalami penurunan karena COVID-19.

Oscar Darmawan tidak membantah, sempat ada penurunan harga hingga Rp64 juta pada pertengahan Maret lalu. Penurunan drastis itu hanya bersifat sementara. Hal itu tentu saja dimanfaatkan investor atau trader. Saat ini, mereka sudah mengambil profit lebih dari 70% karena Bitcoin kembali menyentuh harga Rp110 juta, pada Kamis (26/3/2020), sekira pukul 09.00 WIB.

Penyebaran virus corona membuat orang masih khawatir tentang keamanan uang atau investasi mereka. Hal ini tentu dinilai wajar. Namun, Oscar Darmawan menyebutkan, investor atau trader tidak perlu khawatir dengan kondisi corona, soal kemanan data dan lain-lain.

Tim Indodax tetap bekerja secara produktif untuk mengamankan jaringan secara ekstra dan selama 24 jam. "Kita disupport oleh tim yang berjumlah 200 orang yang beroperasi di Jakarta, Bali dan kota lain. Tidak perlu khawatir soal kemanan di Indodax," sebutnya.

Dia menyinggung, pihaknya sedang menyusun beberapa program agar member baik investor dan trader lebih mudah berinvestasi di aset kripto. Pelayanan tersebut sejalan dengan tujuan Indodax dalam menghadirkan inovasi investasi digital untuk aset masa depan.
(wbs)
Berita Terkait
Fitur Lebih Kompleks...
Fitur Lebih Kompleks untuk Proyek Alexandria dan Babylon
Aplikasi Kesehatan Buatan...
Aplikasi Kesehatan Buatan RI Luncurkan Fitur Wellness Coach
Aplikasi Super, Social...
Aplikasi Super, Social Commerce Pertama di Indonesia yang Raih Sertifikasi ISO
Dapat Lampu Hijau dari...
Dapat Lampu Hijau dari SWI, Vtube 3.0 Siap Meluncur
Biar Tidak Salah Arah,...
Biar Tidak Salah Arah, Inilah 4 Aplikasi Petunjuk Jalan
Dorong Kolaborasi, GoApotik...
Dorong Kolaborasi, GoApotik Hadir di Fitur Lifestyle pada BCA Mobile
Berita Terkini
OpenAI Luncurkan Fitur...
OpenAI Luncurkan Fitur Penguncian Perlindungan Data untuk ChatGPT
1 jam yang lalu
Rayakan Hari Jadi ke-30,...
Rayakan Hari Jadi ke-30, Lexar Padukan Visi Teknologi AI dan Sinergi Global
5 jam yang lalu
Gerhana Matahari Total...
Gerhana Matahari Total Terlama Abad Ini Akan Segera Terjadi
9 jam yang lalu
Ilmuwan Pastikan AI...
Ilmuwan Pastikan AI Belum Bisa Kalahkan Teori Soal Iklim
11 jam yang lalu
Mantap! Telkom Bagikan...
Mantap! Telkom Bagikan Dividen Saham Rp21,9 Triliun dari Hasil Buku 2025
21 jam yang lalu
Meta Akui Chatbot AI...
Meta Akui Chatbot AI Menyebabkan Ribuan Akun Instagram Diretas
23 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved