Patahkan Ilmu Orang Indonesia, Peneliti Harvard Tegaskan Corona Tak Kenal Cuaca

Kamis, 26 Maret 2020 - 10:18 WIB
Patahkan Ilmu Orang...
Patahkan Ilmu Orang Indonesia, Peneliti Harvard Tegaskan Corona Tak Kenal Cuaca
A A A
JAKARTA - Tanggapan pendapat beberapa orang Indonesia dengan berjemur di matahari bisa menangkal virus corona dibantah keras ilmuwan top dunia. Seorang profesor epidemiologi Harvard yang mengatakan bahwa masih banyak faktor tak menentu, yang mana akan memengaruhi redanya wabah virus corona.

Marc Lipsitch, seorang profesor dari Pusat Dinamika Penyakit Menular atau Center of Communicable Disease Dynamics -CCDD- Harvard T.H. Chan School of Public Health mengatakan “Mungkin tidak.” Ia mengungkapkan dua macam kesalahpahaman banyak orang," tutur Seperti dikutip epochtimes

" Sejumlah orang mengharapkan aktivitas coronavirus melemah dengan adanya cuaca yang menjadi lebih panas dan lembab karena perubahan musim. Ditambah dengan liburan musim panas sekolah-sekolah. Bahkan mungkin membuat coronavirus yang menimbulkan wabah COVID-19 menghilang," Baca Juga: Bumi Disandera Corona, Penampakan Bulan Terbelah Dua Terlihat di Guatemala

Kepala PPSDM Geominerba Dwinugroho. Bahkan, dia sudah menyarankan seluruh pegawainya untuk berkumpul di rooftop Gedung PPSDM Geominerba untuk berjemur diri.

Menurut dia, dengan berjemur diri juga bisa menambah daya imunitas. “Kegiatan ini harus dilakukan setiap hari. Setiap pagi. Supaya kekebalan tubuh kita meningkat, dan virus-virus menjauh,” ungkap Dwinugroho, Selasa (24/3/2020). BACA JUGA: Tangkal Virus Corona Dengan Berjemur di Sinar Matahari

Sinar matahari memang tidak bisa langsung mematikan virus, bakteri, atau jamur, namun sehingga mampu menangkal serangan virus apapun.

Sinar matahari juga mampu merangsang tubuh memproduksi vitamin D yang dibutuhkan dalam menjaga imunitas. Usai berjemur, para pegawai PPSDM pun mendapat jus sehat dan healthy kit yang berisi masker, vitamin, hand sanitizer, dan tisu basah.

Selain menyangkut virus, penting diketahui juga bahwa berjemur di bawah sinar matahari pagi juga dapat menekan risiko kanker, mencegah depresi, dan memperbaiki sistem pencernaan. Untuk mereka yang ingin menurunkan berat badan juga bisa.
(wbs)
Berita Terkait
Foto-Foto Labotarium...
Foto-Foto Labotarium Wuhan Simpan 1.500 Virus Termasuk COVID-19
Ilmuwan Australia Percaya...
Ilmuwan Australia Percaya Virus Corona Buatan Manusia
Virus Corona Jadi Kado...
Virus Corona Jadi Kado Terbaik di Hari Jadi Bumi
Ilmuwan TOP Dunia Yakin...
Ilmuwan TOP Dunia Yakin Vaksin Tak Akan Musnahkan Virus Corona
Asal Muasal Virus Corona...
Asal Muasal Virus Corona yang Seharusnya Tak Perlu Diperdebatkan
Teknologi Sensor Sel...
Teknologi Sensor Sel Biologis Mampu Deteksi Virus Corona
Berita Terkini
AI Buatan China Meraih...
AI Buatan China Meraih Skor Sempurna di Olimpiade Matematika Dunia
2 jam yang lalu
Akankah iPhone 20 Pro...
Akankah iPhone 20 Pro Max Memiliki Layar Terbesar dalam Sejarah?
14 jam yang lalu
Meta Kembangkan Aplikasi...
Meta Kembangkan Aplikasi Prediksi Pasar Mirip Polymarket
17 jam yang lalu
Samsung Bentuk Divisi...
Samsung Bentuk Divisi Robotika Khusus Mempercepat Strategi AI
1 hari yang lalu
Mengancam Bumi, China...
Mengancam Bumi, China Siap Pindahkan Asteroid 2015 XF261
1 hari yang lalu
Cara Hapus Objek Mengganggu...
Cara Hapus Objek Mengganggu di Foto dengan Galaxy S26 Series
1 hari yang lalu
Infografis
Kwik Kian Gie, Ekonom...
Kwik Kian Gie, Ekonom yang Lantang Suarakan Indonesia Tak Boleh Tergantung IMF
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved