Begini Proses Alami Corona Terjadi dari Biasa Saja hingga Pandemi

Senin, 23 Maret 2020 - 06:04 WIB
Begini Proses Alami...
Begini Proses Alami Corona Terjadi dari Biasa Saja hingga Pandemi
A A A
JAKARTA - Membutikan bahwa virus corona COVID-19 buatan manusia, para ilmuwan bekerja keras untuk membuktikan bahwa corona adalah sebuah virus mematikan yang terbentuk secara alami

Para ahli menetapkan bahwa tidak ada bukti bahwa virus itu dibuat di laboratorium atau direkayasa secara lain. Dr Kristian Andersen, seorang profesor imunologi dan mikrobiologi di Scripps Research, mengatakan: "Dengan membandingkan data sekuens genom yang tersedia untuk strain coronavirus yang diketahui, kita dapat dengan tegas menentukan bahwa SARS-CoV-2 berasal melalui proses alami . " tuturnya seperti dilansir dari The Sun Minggu (22/3/2020). BACA JUGA: Bukan Buatan Manusia, Ahli Imunologi Buktikan Corona Terbentuk Alami

Para ilmuwan dapat menganalisis virus yang menyebabkan Covid-19 (SARS-CoV-2) tidak lama setelah epidemi dimulai, para ilmuwan China mengurutkan genom bug dan membuat data tersedia bagi para peneliti di seluruh dunia.

Andersen dan kolaborator di beberapa lembaga penelitian lain menggunakan data sekuensing ini untuk mengeksplorasi asal-usul dan evolusi virus dengan memfokuskan pada beberapa fitur yang mengetahuinya. BACA JUGA: Rasa Sakit Mengerikan Ini Dirasakan Penderita Infeksi Corona .

Mereka menganalisis templat genetik untuk protein lonjakan, armature di bagian luar virus yang digunakannya untuk mengambil dan menembus dinding luar sel manusia dan hewan.

Dan para ilmuwan menemukan bahwa protein lonjakan telah berevolusi untuk secara efektif menargetkan fitur di luar sel manusia yang tekanan darahnya.

Dan protein lonjakan sangat efektif untuk mengikat sel manusia, pada kenyataannya, para ilmuwan menyimpulkan itu adalah hasil seleksi alam dan bukan produk rekayasa genetika.

Bukti evolusi alami ini didukung oleh data pada tulang punggung serangga - keseluruhan struktur molekulnya.

Jika seseorang berusaha merekayasa virus corona baru sebagai patogen, mereka akan membuatnya dari tulang punggung virus yang diketahui menyebabkan penyakit.

Namun, para ilmuwan menemukan bahwa tulang punggung dari coronavirus baru berbeda secara substansial dari coronavirus yang sudah dikenal dan sebagian besar menyerupai virus terkait yang ditemukan pada kelelawar dan trenggiling. BACA JUGA: Ilmuwan Wuhan Ingatkan Pemilik Golongan Darah Ini Mustahil Selamat dari Corona

"Kedua fitur virus ini, mutasi pada bagian RBD dari protein lonjakan dan tulang punggungnya yang berbeda, mengesampingkan manipulasi laboratorium sebagai potensi asal untuk SARS-CoV-2," tandas Andersen.
(wbs)
Berita Terkait
Foto-Foto Labotarium...
Foto-Foto Labotarium Wuhan Simpan 1.500 Virus Termasuk COVID-19
Ramu Imunitas Tubuh,...
Ramu Imunitas Tubuh, Ilmuwan Suntikan Virus Corona ke Monyet Rhesus
Tidak Lulus Sekolah,...
Tidak Lulus Sekolah, Inilah Penemu Pertama Virus Corona 1964
Peneliti China Indikasikan...
Peneliti China Indikasikan Virus Corona Tak Berasal dari Wuhan
Riset Terbaru Ungkap...
Riset Terbaru Ungkap Perokok Aktif Lebih Kecil Tertular Virus Corona
Peneliti Tuding Virus...
Peneliti Tuding Virus Corona ada di China sejak Agustus 2019
Berita Terkini
Rudal AGM-188A Rusty...
Rudal AGM-188A Rusty Dagger, Membentuk Masa Depan Medan Perang
3 jam yang lalu
Ilmuwan Temukan Penyebab...
Ilmuwan Temukan Penyebab Baru di Balik Peningkatan Lemak Perut Seiring Bertambahnya Usia
18 jam yang lalu
Korea Selatan Izinkan...
Korea Selatan Izinkan Robot AI Otonom untuk Memeriksa Pesawat Terbang
23 jam yang lalu
Telkom Pacu Pertumbuhan...
Telkom Pacu Pertumbuhan Berkelanjutan Melalui Penguatan Tata Kelola Korporasi dan Kapabilitas Manajerial
1 hari yang lalu
Tak Perlu Ganti SIM...
Tak Perlu Ganti SIM Card saat Liburan ke Luar Negeri, Ini Caranya
1 hari yang lalu
Jepang Gunakan Polisi...
Jepang Gunakan Polisi Wanita Berbasis AI untuk Memerangi Penipuan Identitas
1 hari yang lalu
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved