Menyebar Sampai Indonesia, Mutasi Baru Virus Corona Samai AIDS

Sabtu, 07 Maret 2020 - 12:13 WIB
Menyebar Sampai Indonesia,...
Menyebar Sampai Indonesia, Mutasi Baru Virus Corona Samai AIDS
A A A
JAKARTA - Tudingan para ahli yang menyebutkan karakteristik virus Corona (COVID-19) akan berevolusi dan sifatnya akan terus mengganas dan terus berevolusi.

Petugas medis di China dari Rumah Sakit Zhongnan, Universitas Wuhan, dekat pusat penyakit, membuat pernyataan mengerika, seperti yang dilaporkan di media negara itu. Tim Dokter China mengatakan hasil otopsi korban corona menunjukkan penyakit ini jauh lebih buruk daripada yang dibayangkan sebelumnya.

Tim medis dari Rumah Sakit Zhongnan dari Universitas Wuhan memperingatkan bahwa virus itu menyebabkan kerusakan permanen pada paru-paru dan sistem kekebalan tubuh.

"Pengaruh COVID-19 pada tubuh manusia seperti kombinasi SARS dan AIDS karena merusak paru-paru dan sistem kekebalan tubuh," kata Peng Zhiyong, yang bekerja di rumah sakit dekat pusat penyakit, kepada Global Times.

Berbicara kepada juru bicara Partai Komunis negara itu, mengikuti sebuah makalah yang diterbitkan dalam Journal of Forensic Medicine, ia memperingatkan bahwa bahkan jika pasien pulih, mereka dibiarkan dengan kerusakan paru-paru "yang tidak dapat diperbaiki".

Dr Peng berbicara setelah makalah oleh Liu Liang, seorang spesialis forensik dari Fakultas Kedokteran Tongji di Universitas Sains dan Teknologi Huazhong, menjadi viral minggu lalu.

Tim Liang melakukan otopsi pada sembilan pasien coronavirus yang meninggal pada Februari.

"Hasil otopsi yang dibagikan Liu banyak menginspirasi saya," kata Dr Peng.

"Berdasarkan hasil, saya pikir hal yang paling penting sekarang adalah mengambil langkah-langkah pada tahap awal penyakit untuk melindungi paru-paru pasien dari fibrosis yang tidak dapat diperbaiki."

Fibrosis paru adalah jaringan parut permanen pada jaringan paru-paru yang dapat membuat pasien sesak napas kronis.

Koran itu menggambarkan seorang korban 85 tahun dari penyakit yang telah menderita kerusakan nyata pada paru-parunya.

Menurut Global Times, surat kabar itu mengatakan pasien memiliki perubahan patologis yang sama dengan yang disebabkan oleh SARS dan MERS.

Sebuah studi sebelumnya di The Lancet memeriksa CT scan dari 81 pasien coronavirus di Wuhan, menunjukkan bahwa pasien "menunjukkan munculnya perubahan interstitial, menunjukkan perkembangan fibrosis".

Sebelumnya, ilmuwan China memperingatkan bahwa virus telah bermutasi menjadi jenis yang lebih agresif.
(wbs)
Berita Terkait
Foto-Foto Labotarium...
Foto-Foto Labotarium Wuhan Simpan 1.500 Virus Termasuk COVID-19
Ramu Imunitas Tubuh,...
Ramu Imunitas Tubuh, Ilmuwan Suntikan Virus Corona ke Monyet Rhesus
Tidak Lulus Sekolah,...
Tidak Lulus Sekolah, Inilah Penemu Pertama Virus Corona 1964
Peneliti China Indikasikan...
Peneliti China Indikasikan Virus Corona Tak Berasal dari Wuhan
Peneliti Tuding Virus...
Peneliti Tuding Virus Corona ada di China sejak Agustus 2019
Riset Terbaru Ungkap...
Riset Terbaru Ungkap Perokok Aktif Lebih Kecil Tertular Virus Corona
Berita Terkini
Bukan Cuma Otomatisasi,...
Bukan Cuma Otomatisasi, Fitur AI Mekari Talenta Dorong HR Jadi Mitra Strategis Bisnis
2 hari yang lalu
Lewat Forum CorpU Association...
Lewat Forum CorpU Association Insight, Telkom Percepat Transformasi Talenta
2 hari yang lalu
Uni Eropa Perintahkan...
Uni Eropa Perintahkan Google Membuka Fitur AI Android
3 hari yang lalu
Perkuat Jaringan di...
Perkuat Jaringan di Jatim, XLSMART Perluas 5G Blanket Coverage di 8 Kabupaten/Kota
4 hari yang lalu
Orang Kaya Misterius...
Orang Kaya Misterius Membeli Fosil Dinosaurus
5 hari yang lalu
5 Rekomendasi Laptop...
5 Rekomendasi Laptop Terbaik untuk Kerja Kantoran di Tahun 2026
5 hari yang lalu
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved