Diam-diam Huawei Sosialisasikan Mate Xs ke Pasar Indonesia

Rabu, 26 Februari 2020 - 12:00 WIB
Diam-diam Huawei Sosialisasikan...
Diam-diam Huawei Sosialisasikan Mate Xs ke Pasar Indonesia
A A A
JAKARTA - Huawei baru saja meluncurkan ponsel layar lipat generasi keduanya, Huawei Mate Xs, di China. Kini Huawei Consumer Business Group (CBG) yang berbasis di Jakarta, mengenalkannya secara terbatas kepada awak media di Indonesia. Apakah ini tanda foldable phone itu siap meluncur di Tanah Air.

Dalam konferensi pers bertajuk “TOGETHER, Connecting Possibilities”, Huawei CBG meluncurkan Mate Xs yang merupakan evolusi dari pendahulunya, Mate X. Dilengkapi berbagai teknologi terbaru, Huawei Mate Xs disebut sebagai perangkat paling premium yang menggunakan Kirin 990 5G SoC dan desain sayap elang yang telah ditingkatkan, sehingga mampu memberikan peforma kuat dan mulus pagi pengguna baik dalam mode tablet maupun smartphone.

Richard Yu, CEO Huawei Consumer Business Group menyatakan, Huawei Mate X merupakan gebrakan pertama perusahaan dalam kategori perangkat lipat yang kemudian menjadi standar di industri. "Kini Huawei Mate Xs semakin meningkatkan standar tersebut dengan konektivitas yang ebih kuat dan pengalaman pengguna yang terintegrasi. Perangkat ini merupakan smartphone 5G tercepat di kelasnya. Rekan-rekan, bersiaplah untuk menemui gebrakan terbaru kami, lagi,” katanya.
Diam-diam Huawei Sosialisasikan Mate Xs ke Pasar Indonesia

Huawei Mate Xs dipersenjatai beragam fitur unggulan, salah satunya dengan memberikan pengalaman FullView yang sesungguhnya bersama layar 8 inci ketika dibuka yang didukung desain engsel mekanis baru. Desain Sayap Elang pertama kali diaplikasikan pada Mate X dengan lebih dari 100 bagian yang saling terhubung dalam harmoni sempurna guna memperkuat layar selagi memberi pengalaman tanpa hambatan bagi pengguna di antara dua mode yang tersedia.

Dalam kondisi terlipat, Huawei Mate Xs merupakan smartphone layar ganda yang memiliki layar utama berukuran 6,6 inci dan layar kedua sebesar 6,38 inci. Ketika lipatan dibuka, handphone berubah menjadi tablet berukuran 8 inci yang mampu memberikan pengalaman visual yang tak tertandingi dalam berbagai situasi.

Mate Xs juga mempunyai sistem pendingin Sirip Ikan Terbang yang dirancang untuk kondisi perangkat lipat. Sistem pendingin unik ini memanfaatkan graphene fleksible dengan celah mikroskopis yang menjadikannya mampu ikut terlipat bersamaan dengan perangkat, dan melindungi seluruh permukaan untuk pendinginan yang merata dan efektif.

Dirancang untuk Huawei Mate Xs yang ramping, sistem antena 5G yang digunakan semakin memperkuat keahlian Huawei dalam teknologi telekomunikasi. Hal tersebut merupakan hasil dari proses penelitian dan pengembangan yang panjang sehingga desain antena mampu memastikan konektivitas yang cepat dan stabil untuk Mate Xs.
Diam-diam Huawei Sosialisasikan Mate Xs ke Pasar Indonesia

Sebagai perusahaan dengan teknologi 5G mumpuni, Huawei melengkapi Mate Xs dengan Kirin 990 5G. Perangkat mendapat keuntungan dari seluruh kekuatan dari chipset Huawei yang paling canggih. Chipset ini juga berisi modem 5G yang terintegrasi sehingga secara bersamaan mampu memberi performa kuat dan konektivitas 5G dengan penggunaan energi baterai yang lebih efisien dan menghasilkan panas yang rendah.

Kirin 990 5G SoC juga medukung koneksi 2G, 3G, 4G, maupun 5G NSA dan SA. SoC ini juga mendukung sepenuhnya spektrum 5G dan 5G+4G Dial Sim Dual Standby sehingga bepergian kemana pun penggunanya tidak perlu khawatir kehilangan sinyal.

Fisher Jiang, Country Head Huawei Consumer Business Group Indonesia memaparkan, salah satu fitur yang sudah menjadi ciri khas dari Huawei, yaknin sistem kamera berkelas tinggi ikut dibenamkan ke handphone. "Kami benar-benar menggabungkan berbagai fitur terbaik dalam perangkat ini,” cetusnya.

Untuk diketahui, Mate Xs dilengkapi sistem kamera flagship sesungguhnya. Kamera tersusun secara vertikal di bagian sidebar, sistem Supersensing Leica Quad Camera memiliki kamera utama 40 MP (wide-angle, f/1.8), 16 MP ultra-wide angle camera (f/2.2), 8 MP telephoto camera (f/2.4, OIS), dan 3D Depth Sensing Camera.

Sistem kamera tersebut mendukung kombinasi OIS dan AI Image Stabilisation untuk hasil yang sangat stabil dan mampu melakukan 30x hybrid zoom. Dengan ISO 2048000, pengguna juga dapat mengambil foto dalam keadaan low-light.

Mate Xs juga merevolusi kategori selfie dengan menjadikan pengguna mampu memanfaatkan sistem quad kamera yang biasanya hanya bisa digunakan dengan kamera depan. Akan tetapi, hanya dengan membalik perangkat Mate Xs, konsumen dapat menggunakan layar sekunder untuk melakukan selfie.

Dengan layar utama 8 inci, unit juga memiliki kemampuan bertransformasi menjadi sebuah kanvas digital yang lebih besar berkat penjepit yang dapat dibuka dengan tombol yang berada di sidebar. Hal ini memberi ruang lebih untuk konsumen dalam menyesuaikan perangkat sesuai kebutuhan

Ponsel lipat ini pada dasarnya mendukung fitur Multi-Window sehingga dua aplikasi dapat dibuka bersamaan dan saling berinteraksi satu sama lain. Teks, gambar, dan dokumen dapat dipindahkan dengan mudah hanya dangan menggeser dari satu aplikasi ke aplikasi lainnya. Selain itu terdapat fitur Floating Window yang dapat digunakan untuk kebutuhan sederhana seperti membalas pesan.

Huawei Mate Xs dijalankan dengan EMUI10.0.1, sebuah sistem operasi berbasis Android Open Source Project yang tak hanya menggabungkan peningkatan performa dan keamanan, tetapi juga mendukung fitur Multi-screen Collaboration yang di kembangkan dengan teknologi Huawei sebagai fondasinya. Fitur ini mematahkan batas-batas antara perangat Windows dan Android. Tengan fitur multi perangkat ini, pengguna dapat dengan mudah memindahkan data antara Mate Xs dan MateBook sekaligus mengontrol kedua sistem melalui satu layar.

“Huawei Mate Xs akan menjadi perangkat Huawei pertama yang diluncurkan dengan Huawei AppGallery yang telah diperbaharui. Pengguna akan dapat menikmati berbagai aplikasi terbaik dan tentunya kami akan terus menghadirkan aplikasi lainnya yang mampu mempermudah keseharian. Serta dengan adanya HMS, pengguna tidak perlu khawatir akan konektivitas antara Huawei Mate Xs dengan perangkat lainnya,” tutup Fisher.
(mim)
Berita Terkait
Huawei Mate X2 akan...
Huawei Mate X2 akan Hadir dengan Layar Lipat ke Dalam
Render Pertama Indikasikan...
Render Pertama Indikasikan Huawei Mate X2 Punya Desain Futuristik
Handphone Layar Lipat...
Handphone Layar Lipat Huawei Berikutnya akan Dinamakan Mate V
HP Lipat Huawei Mate...
HP Lipat Huawei Mate XT Banjir 3 Juta Preorder, Saingi Peluncuran iPhone 16!
Xiaomi Mau Produksi...
Xiaomi Mau Produksi Ponsel Layar Lipat Kembaran Huawei Mate Xs
Bye-bye Z Fold6? Huawei...
Bye-bye Z Fold6? Huawei Mate X6 Siap Guncang Pasar Smartphone Lipat di Indonesia
Berita Terkini
Zuckerberg Mau Saingi...
Zuckerberg Mau Saingi Polymarket: Meta Siapkan Aplikasi Prediksi untuk 100 Juta Pengguna
1 jam yang lalu
TikTok Bukan Lagi Aplikasi...
TikTok Bukan Lagi Aplikasi Video: Evolusi Menjadi Super App yang Mengancam Google, Amazon, hingga Bank
3 jam yang lalu
Geger Robot Humanoid...
Geger Robot Humanoid Siap Gantikan Buruh Pabrik, Biaya Kerjanya Cuma Rp35 Ribu per Jam!
4 jam yang lalu
Modernisasi Infrastruktur...
Modernisasi Infrastruktur TI Kunci Efisiensi dan Ketahanan Bisnis di Era Digital
13 jam yang lalu
iPhone 18 Pro Max Kapasitas...
iPhone 18 Pro Max Kapasitas Baterai Diklaim Jauh Melampaui Samsung S26 Ultra
14 jam yang lalu
Setelah GTA 6 Dijual...
Setelah GTA 6 Dijual Rp1,4 Juta, Game Lain Ikut-Ikutan Naik!
14 jam yang lalu
Infografis
Sniper Udara Paling...
'Sniper Udara' Paling Ditakuti Dunia Perkuat Pertahanan Udara Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved