Perangi Corona, Inggris Terjunkan Pasukan 'Star Wars'

Rabu, 19 Februari 2020 - 14:59 WIB
Perangi Corona, Inggris...
Perangi Corona, Inggris Terjunkan Pasukan 'Star Wars'
A A A
LONDON - Cegah virus corona merajalela Inggris mengharuskan para petugas medis menggunakan masker wajah seperti topeng Star Wars.

Seperti dilansir dari The Sun, Klinik itu adalah satu dari setidaknya 12 klinik yang dipaksa untuk menutup pintunya setelah virus mematikan itu mencapai Inggris.

Para petugas Pembersih, menggunakan mesin portabel yang menyemprotkan cairan pembunuh virus, bekerja untuk Bio Decon, sebuah perusahaan yang dikontrak untuk melakukan dekontaminasi terhadap kemungkinan infeksi virus corona.

Perusahaan itu, dipimpin oleh mantan pemain York City Andy McMillan, memiliki kontrak Public Health England pertama ketika mensterilkan coronavirus Inggris "ground zero" -

Melansir dari laman The Straits Times, surgical mask atau masker bedah merupakan jenis masker yang dapat membantu mengurangi penyebaran virus dan lebih praktis digunakan. Masker yang sering kita lihat tenaga medis ini sangat mudah ditemukan dan harganya pun terjangkau.
Perangi Corona, Inggris Terjunkan Pasukan 'Star Wars'

Selain itu, masker bedah dianggap bisa menangkal 90 persen partikel yang masuk. Masker bedah juga mampu mencegah masuknya partikel besar yang berasal dari percikan dan paparan cairan tubuh orang lain saat batuk atau bersin.

Namun, pemakaian masker bedah yang kerap kali kita gunakan sehari-hari dianggap keliru. Cara yang benar menggunakan masker bedah adalah sisi berwarna di luar dan sisi putih di dalam. Tujuannya adalah agar sisi berwarna putih dapat menyerap uap pernapasan dan proses bernapas selama menggunakan masker tetap nyaman.

Pastikan masker menutupi hidung dan dagu. Perlu diingat, masker bedah adalah masker sekali ganti. Pastikan kamu menggantinya dua hingga empat jam sekali. Masker ini wajib kamu pakai ketika sedang sakit agar tidak tertular.

Penggunaan masker bedah dianggap kurang efektif karena kemampuan menyaringnya yang masih kalah dengan masker N95. Centers for Disease Control and Prevention (CDC) merekomendasikan agar masyarakat menggunakan masker N95. Huruf N memiliki arti not oil resistant atau tidak tahan minyak, sedangkan angka 95 merupakan tingkat penyaringan.

Masker jenis ini mampu menyaring udara mencapai 95% , sehingga sangat meminimalisir masuknnya virus ke dalam tubuh. Umumnya, masker N95 ini sering digunakan bagi mereka para medis yang bekerja dekat dengan penderita virus corona atau petugas yang menangani asap kebakaran hutan.
(wbs)
Berita Terkait
Foto-Foto Labotarium...
Foto-Foto Labotarium Wuhan Simpan 1.500 Virus Termasuk COVID-19
Ramu Imunitas Tubuh,...
Ramu Imunitas Tubuh, Ilmuwan Suntikan Virus Corona ke Monyet Rhesus
Tidak Lulus Sekolah,...
Tidak Lulus Sekolah, Inilah Penemu Pertama Virus Corona 1964
Peneliti China Indikasikan...
Peneliti China Indikasikan Virus Corona Tak Berasal dari Wuhan
Riset Terbaru Ungkap...
Riset Terbaru Ungkap Perokok Aktif Lebih Kecil Tertular Virus Corona
Peneliti Tuding Virus...
Peneliti Tuding Virus Corona ada di China sejak Agustus 2019
Berita Terkini
Gandeng SAP, Strategi...
Gandeng SAP, Strategi Digital Geo Dipa Mengelola Potensi Panas Bumi Lebih dari 800 MW
2 jam yang lalu
Meta Menemukan Tambang...
Meta Menemukan Tambang Emas Baru
5 jam yang lalu
Google dan A24 Berkolaborasi...
Google dan A24 Berkolaborasi Kembangkan Teknologi AI di Industri Film
18 jam yang lalu
Tanda-tanda Ponsel Anda...
Tanda-tanda Ponsel Anda sedang Diawasi yang Perlu Diketahui
1 hari yang lalu
Ilmuwan Mengembangkan...
Ilmuwan Mengembangkan Jaket Penghasil Air dari Udara Sekitar
1 hari yang lalu
Gandeng PT Samafitro,...
Gandeng PT Samafitro, Hytera Perkuat Jaringan Komunikasi Profesional di Indonesia
1 hari yang lalu
Infografis
Angkatan Darat Amerika...
Angkatan Darat Amerika Serikat Incar 'Pasukan Tua' Masuk Militer
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved