Jawaban Ilmiah Organisasi Riset yang Dicurigai Pembuat Corona

Minggu, 09 Februari 2020 - 06:02 WIB
Jawaban Ilmiah Organisasi...
Jawaban Ilmiah Organisasi Riset yang Dicurigai Pembuat Corona
A A A
WUHAN - Terseretnya nama organisasi riset dari tim peneliti dari Institut Virologi Wuhan dan Aliansi EcoHealth sebagai pembuat Virus Corona menambah panas situasi dunia saat ini. Pasalnya wabah penyakit mengerikan hingga saat ini belum ditemukan antivirus dan antibiotiknya.

Ahli ekologi penyakit Peter Daszak dari EcoHealth Alliance menyangkal dugaan Ebright. "Setiap kali ada penyakit yang muncul, virus baru, cerita yang sama keluar: Ini adalah spillover atau pelepasan agen atau virus bioteknologi," kata Daszak seperti dilansir dari sciencemag. BACA JUGA: Virus Corona Dibuat dari 2.000 Spesies Kelelawar Selama 8 Tahun

“Itu memalukan. Tampaknya manusia tidak bisa menolak kontroversi dan mitos-mitos ini. Ada keragaman virus yang luar biasa ini dalam satwa liar dan kami baru saja menemukannya. Dalam keragaman itu, akan ada beberapa yang dapat menginfeksi orang dan akan ada yang menyebabkan penyakit. " BACA JUGA: Patenkan Remdesivir, Ahli Sebut Virus Corona Sengaja Diciptakan

Sebelumnya, Ahli biologi molekuler Richard Ebright dari Rutgers University, Piscataway yang menyebutkan menuding tim peneliti dari Institut Virologi Wuhan dan Aliansi EcoHealth telah menjebak kelelawar di gua-gua di seluruh China, seperti yang ada di Guangdong, untuk mengambil sampel virus Corona.

" Kelompok ini selama 8 tahun telah menjebak kelelawar di gua-gua di sekitar China untuk mencicipi kotoran dan darah mereka dari virus. 10.000 kelelawar dan 2000 spesies lainnya," tutur Ebright. BACA JUGA: Teka-Teki AS dan China Kantongi Obat Ampuh Virus Corona Terungkap!

Menurut Ebright, mereka telah menemukan sekitar 500 coronavirus baru, sekitar 50 di antaranya jatuh relatif dekat dengan virus SARS pada silsilah keluarga, termasuk RaTG13.

Bahkan kelompok ini telah mengambil sampel kotoran kelelawar yang mereka kumpulkan pada 2013 dari sebuah gua di Moglang di provinsi Yunnan," tegas Ebright.
(wbs)
Berita Terkait
Foto-Foto Labotarium...
Foto-Foto Labotarium Wuhan Simpan 1.500 Virus Termasuk COVID-19
Ramu Imunitas Tubuh,...
Ramu Imunitas Tubuh, Ilmuwan Suntikan Virus Corona ke Monyet Rhesus
Tidak Lulus Sekolah,...
Tidak Lulus Sekolah, Inilah Penemu Pertama Virus Corona 1964
Peneliti China Indikasikan...
Peneliti China Indikasikan Virus Corona Tak Berasal dari Wuhan
Peneliti Tuding Virus...
Peneliti Tuding Virus Corona ada di China sejak Agustus 2019
Riset Terbaru Ungkap...
Riset Terbaru Ungkap Perokok Aktif Lebih Kecil Tertular Virus Corona
Berita Terkini
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, AI Dilibatkan Langsung dalam Operasi Medis
2 jam yang lalu
Permukiman Prasejarah...
Permukiman Prasejarah Ditemukan di Gurun Yordania
4 jam yang lalu
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
1 hari yang lalu
Bangun Kedaulatan Digital,...
Bangun Kedaulatan Digital, Telkom Pertemukan Regulator dan Pemain Industri
1 hari yang lalu
Kehilangan Kendali,...
Kehilangan Kendali, Anthropic Usulkan Hentikan Sementara Pengembangan AI
1 hari yang lalu
Respons Permintaan Tinggi,...
Respons Permintaan Tinggi, Telkom Akselerasi Ekspansi Kapasitas NeutraDC Batam
1 hari yang lalu
Infografis
10 Bendera Negara Paling...
10 Bendera Negara Paling Unik di Dunia, Ada yang Bergambar Naga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved