Metode Serangan Siber Ransomware Tahun Ini Makin Beragam

Selasa, 14 Januari 2020 - 13:00 WIB
Metode Serangan Siber...
Metode Serangan Siber Ransomware Tahun Ini Makin Beragam
A A A
JAKARTA - Perusahaan teknologi NTT Ltd memprediksi, sepanjang 2020 ini serangan siber jahat (malware) jenis ransomware akan tetap tinggi, bahkan dengan karakteristik yang semakin beragam.

Kini penjahat siber juga sudah mulai memanfaatkan machine learning dan artificial intelligence (AI) untuk membuat serangan yang lebih terorganisir. CEO NTT Ltd Untuk Indonesia, Hendra Lesmana menyampaikan, modus kejahatan siber dari ransomware adalah dengan menyandera atau mengunci data di perangkat milik korban, kemudian meminta uang tebusan bila ingin data tersebut bisa diakses kembali.

"Kebanyakan serangan ini masuk melalui email phising yang dibuat seolah-olah menyerupai email asli dari pengirim. Begitu dibuka dan diklik tautan yang ada di dalamnya, data di perangkat kita bisa langsung dikuasai penjahat siber,” kata Hendra Lesmana di Jakarta.

Hendra menjelaskan, bila perangkat yang diserang melalui email phising tersebut terhubung ke jaringan atau perangkat lain, maka seluruh data di perangkat yang ada dalam jaringan tersebut juga bisa ikut dikuasai peretas.

"Ransomware ini secara spesifik sangat jahat kalau menurut saya, karena begitu masuk ransomware-nya, Anda sudah tidak bisa melakukan apa-apa. Semua akan dikunci, untuk membuka kuncian Anda harus bayar," ujarnya.

Dia menyebut ransomeware tersebut bagai sumur tanpa dasar. Sebab selain harus membayar untuk data yang sudah diretas, saat membayar ini pun data-data lain dari transaksi pembayaran juga akan diambil.

"Walaupun kita membayar tebusan, akan ada data-data lain dari transaksi pembayaran tebusan tersebut yang bisa diambil," tandasnya.
(mim)
Berita Terkait
Ancaman Kejahatan Siber...
Ancaman Kejahatan Siber Dinilai Harus Menjadi Perhatian Bersama
Marak Tuntutan Tebusan,...
Marak Tuntutan Tebusan, Serangan Pelumpuhan Website di Indonesia Melonjak 62%
Malware Android Paling...
Malware Android Paling Menakutkan Bidik Ratusan Aplikasi Populer
Kejahatan Siber Bisa...
Kejahatan Siber Bisa Mengancam Reputasi Bisnis, Kenali Modusnya
Fitur Verifikasi Wajah,...
Fitur Verifikasi Wajah, Antisipasi Mitra Gojek agar Terhindar Cyber Crime
Tangkis Serangan Siber...
Tangkis Serangan Siber dengan Teknologi SIEM Berbasis AI dari IBM QRadar
Berita Terkini
Bug Windows 11 Terdeteksi...
Bug Windows 11 Terdeteksi Menguras Penyimpanan SSD Pengguna hingga 70GB
5 jam yang lalu
Dorong Transformasi...
Dorong Transformasi Berkelanjutan, TelkomGroup Resmi Gelar Culture Festival 2026
11 jam yang lalu
Perkuat Gerbang Digital...
Perkuat Gerbang Digital Indonesia, TelkomGroup, NDP, dan BW Digital Hadirkan Sistem Kabel Laut NCC
11 jam yang lalu
Israel Kerahkan Senjata...
Israel Kerahkan Senjata Super HYPNOSIS untuk Butakan Semua Target Terbang
16 jam yang lalu
Eropa Luncurkan Perisai...
Eropa Luncurkan Perisai Udara yang Bakal Jadi Lawan Tangguh Drone
20 jam yang lalu
Bisa 15 Kali Hybrid...
Bisa 15 Kali Hybrid Zoom, Logitech Kenalkan Rally AI Camera
2 hari yang lalu
Infografis
Ini Kecanggihan Drone...
Ini Kecanggihan Drone MQ-9 Reaper AS, 11 Unit Telah Ditembak Jatuh Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved