Arkeolog Ingatkan Banyak Jejak-Jejak Peradaban Islam di Iran

Sabtu, 04 Januari 2020 - 19:12 WIB
Arkeolog Ingatkan Banyak...
Arkeolog Ingatkan Banyak Jejak-Jejak Peradaban Islam di Iran
A A A
DAMASKUS - Jika perang Iran dan Amerika Serikat pecah, ahli ingatkan saat invasi AS ke Irak banyak bangunan bersejarah yang hancur karena perang. Bahkan parahnya barang-barang bersejarah yang tak ternilai harganya dijarah.

Laman resmi UNISCO menyebut banyak ribuan masjid atau bangunan prasejarah di Iran bahwa arsitek bangunan Masjid Jame Isfahan sangat menakjubkan dan menggambarkan perkembangan bangunan masjid selama 12 abad. Adapun dua gonbad (kubah) yang berada di belakang masjid menjadi bukti dari kemajuan arsitek bangunan.

Masjid Jame Isfahan termasuk bangunan Islam paling tertua di Iran. Para arkeolog mengatakan bahwa kemungkinan masjid ini sebelum Islam merupakan pusat keagamaan terpenting di kota Isfahan. Hal yang menakjubkan adalah sejumlah bangunan masjid ini memiliki usia ribuan tahun dan berulang kali direnovasi.

Arthur Pope, arkeolog asal Amerika Serikat saat menyaksikan bangunan masjid ini mengatakan,"Ketika menyaksikan Masjid Jame Isfahan dan berdiri di bawah kubahnya, saya baru menyadari bahwa seluruh jiwaku telah tersedot oleh keindahan bangunan ini. Karena di bawah kubah inilah keahlian arsitek Iran dapat dipahami dan orang akan tunduk mengakui keagungan masjid ini. Selanjutnya saya sering berkunjung ke Masjid Jame Isfahan dan dengan menyaksikan bangunan ini tak terasa mulutku langsung memberikan pujian. Uniknya lagi kecintaanku terhadap Isfahan dan Iran semakin tebal."

Tak hanya masjid, Kota bersejarah Gorgan termasuk salah satu kota besar Dunia Islam yang sejajar dengan kota bersejarah lain seperti Ray, Merv dan Gundeshapur (Jund-e Shapur). Gorgan memiliki tata kota modern dan seni arsitek tinggi.

Barang-barang antik seperti gelas, kristal dan barang kerajinan graba yang ditemukan menunjukkan bahwa kota Gorgan termasuk pusat industri kerajinan gelas dan graba di abad-abad setelah Islam. Meski kota Gorgan musnah akibat serangan tentara Mongol, namun puing-puing yang tersisa dari kota ini masih tetap menyisakan keagungan Gorgan dan salah satu saksi sejarah yang masih tersisa adalah Gonbad-e Qabus.
(wbs)
Berita Terkait
Peneliti UNAIR Klaim...
Peneliti UNAIR Klaim Temukan Lima Kombinasi Obat Corona
Ilmuwan Ciptakan Energi...
Ilmuwan Ciptakan Energi Terbarukan Dari Gelombang, Angin dan Matahari
Ahli Meteorologi Sebut...
Ahli Meteorologi Sebut Peluncuran Roket SpaceX Bakal Kembali Terkendala Cuaca
Kronologi Gerombolan...
Kronologi Gerombolan Monyet Begal Sampel Darah Pasien Positif Corona
Ilmuwan Ciptakan Robot...
Ilmuwan Ciptakan Robot yang Bisa Berlari seperti Cheetah
MIT Ciptakan Laboratorium...
MIT Ciptakan Laboratorium Tentang Sebuah Mimpi
Berita Terkini
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
1 hari yang lalu
Bangun Kedaulatan Digital,...
Bangun Kedaulatan Digital, Telkom Pertemukan Regulator dan Pemain Industri
1 hari yang lalu
Kehilangan Kendali,...
Kehilangan Kendali, Anthropic Usulkan Hentikan Sementara Pengembangan AI
1 hari yang lalu
Respons Permintaan Tinggi,...
Respons Permintaan Tinggi, Telkom Akselerasi Ekspansi Kapasitas NeutraDC Batam
1 hari yang lalu
Luncurkan AIcosystem,...
Luncurkan AIcosystem, Telkom Siap Garap Peluang AI di Berbagai Sektor Industri
1 hari yang lalu
Jalan Pintas Nostalgia:...
Jalan Pintas Nostalgia: Ragnarok Buka Server EDDGA, Naik Level Kini Sekejap Mata
1 hari yang lalu
Infografis
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved