Moscow Kehilangan Salju di Akhir 2019, Rusia Mulai Ketakutan

Minggu, 29 Desember 2019 - 17:05 WIB
Moscow Kehilangan Salju...
Moscow Kehilangan Salju di Akhir 2019, Rusia Mulai Ketakutan
A A A
MOSCOW - Disisa-sisa tahun 2019, Moscow Rusia masih belum merasakan musim dingin, jika biasanya di bulan Desember suhu di di Moscow minus. Namun selama dua minggu terakhir, suhu dengan mudah mencapai empat derajat C dan diperkirakan akan bergerak setinggi 7 derajat C hal ini bertolak belakang dibandingkan dengan rata-rata normal untuk Desember.

Seperti dilansir dari Asiaone, salju tidak terlihat, resor ski di kota ini ditutup, dan bahkan tunas musim semi pertama di pepohonan mulai terlihat – tiga atau lebih bulan terlalu cepat.

Presiden Rusia Vladimir Putin selalu enggan mengakui hubungan antara aktivitas manusia dan pemanasan global.

Pada konferensi pers tahunan akhir tahun lalu, dia kembali menegaskan bahwa “tidak ada yang tahu” penyebab perubahan iklim.

Tetapi Putin mengakui konsekuensi dari pemanasan global bisa menjadi bencana besar bagi negara yang merupakan salah satu produsen bahan bakar karbon terbesar di dunia dan seperlima dari yang tanahnya berada di dalam lingkaran Arktik.

Putin mengatakan bahwa laju pemanasan untuk Rusia 2,5 persen lebih tinggi daripada tempat lain di planet ini. Dan dia mengakui untuk negaranya, proses ini sangat serius.

Perubahan iklim adalah risiko khusus untuk wilayah Rusia di mana bangunan dibangun menjadi lapisan es dan bisa ada konsekuensi yang sangat besar jika mencair, Putin memperingatkan.

Bulan Desember 2018 lalu, Moskow memecahkan rekor cuaca di negara tersebut, kali ini terkait dengan salju yang turun dalam sehari.

Salju pada 2018 lalu tercatat sebagai yang paling banyak turun dalam kurun sehari sejak pencatatan data cuaca dimulai, mengalahkan rekor sebelumnya yang terjadi pada 1957.

Pada hari Sabtu salju yang turun separuh lebih dari rata-rata salju yang turun per bulan pada musim dingin.

Salju lebat menyebabkan lebih dari 2.000 pohon tumbang dan mengganggu perjalanan udara, kata para pejabat.
(wbs)
Berita Terkait
MIT Ciptakan Laboratorium...
MIT Ciptakan Laboratorium Tentang Sebuah Mimpi
Temuan Sensor Baru yang...
Temuan Sensor Baru yang Mampu Deteksi Kanker Lebih Cepat
Ilmuwan Ciptakan Robot...
Ilmuwan Ciptakan Robot yang Bisa Berlari seperti Cheetah
Peneliti UNAIR Klaim...
Peneliti UNAIR Klaim Temukan Lima Kombinasi Obat Corona
Kronologi Gerombolan...
Kronologi Gerombolan Monyet Begal Sampel Darah Pasien Positif Corona
Ilmuwan Ciptakan Energi...
Ilmuwan Ciptakan Energi Terbarukan Dari Gelombang, Angin dan Matahari
Berita Terkini
AI Impact Challenge,...
AI Impact Challenge, Microsoft, Komdigi, dan Dicoding Tampilkan Karya AI Terbaik Lulusan METC
13 jam yang lalu
Kedaulatan Digital Jadi...
Kedaulatan Digital Jadi Sorotan, Solusi AI Terintegrasi Siap Percepat Transformasi Industri
1 hari yang lalu
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
1 hari yang lalu
Intel dan Nvidia Memulai...
Intel dan Nvidia Memulai Pertempuran Global Baru
1 hari yang lalu
Game Paling Ditunggu...
Game Paling Ditunggu Sedunia GTA 6 Akhirnya bisa Dipesan, Harganya Rp1,4 Juta
1 hari yang lalu
Memodernisasikan Pertahanan...
Memodernisasikan Pertahanan Maritim, Indonesia Berpotensi Kembangkan Teknologi Kapal Laut
1 hari yang lalu
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved