Arkeolog Temukan Teknik Mengerikan Penguburan Bayi 2.100 Tahun Lalu

Selasa, 10 Desember 2019 - 18:15 WIB
Arkeolog Temukan Teknik...
Arkeolog Temukan Teknik Mengerikan Penguburan Bayi 2.100 Tahun Lalu
A A A
WASHINGTON - Jika bayi atau manusia pada umumnya dikubur dengan balutan kain kafan atau kain lain yang menutupi tubuhnya, lain halnya dengan bayi yang ditemukan oleh arkeolog-arkeolog ini. Para arkeolog telah menemukan dua contoh praktik penguburan yang mengerikan di situs misterius sejak 2.100 tahun lalu.

Penelitian ini dilakukan oleh tim dari University of North Carolina, Charlotte. Mereka berpendapat teknik tersebut merupakan cara untuk melindungi anak-anak dalam perjalannya ke alam baka.
Arkeolog Temukan Teknik Mengerikan Penguburan Bayi 2.100 Tahun Lalu

Sebagaimana dilansir dari laman The Sun, Selasa (10/12/2019), dua bayi yang mereka temukan di situs Ekuador ini berusia sekitar 18 bulan dan satu lagi antara 6-9 bulan ketika mereka meninggal. Keduanya dibungkus dengan tengkorak anak-anak berusia antara empat dan 12 tahun, serta 2 dan 12 tahun.

Melalui laman Daily Beast, salah seorang peneliti yang bernama Sara Juengst, mengatakan, di banyak kelompok budaya Andean, anak-anak tidak menjadi manusia sepenuhnya atau menerima jiwa mereka sampai potongan rambut pertamanya, yang biasanya berusia sekitar dua tahun.

"Jadi mungkin saja bayi-bayi primer belum menjalani ritual ini dan membutuhkan perlindungan atau asuransi ekstra di akhirat, yang diberikan kepada mereka merupakan tengkorak anak-anak yang sedikit lebih tua," katanya menjelaskan.

Pemakaman ini mungkin menjadi bagian dari respons ritual terhadap letusan gunung berapi apokaliptik yang melanda daerah tersebut pada saat itu. Patung-patung batu yang menggambarkan leluhur anak-anak juga ditemukan di dekatnya. (Auza Asyani)
(mim)
Berita Terkait
Staf Ahli Mendikdasmen:...
Staf Ahli Mendikdasmen: KOSSMI 2026 Jadi Bukti Pentingnya STEM dan AI untuk Masa Depan Pendidikan Indonesia
Berebut Superpower Sains
Berebut Superpower Sains
Jokowi Akui Infrastruktur...
Jokowi Akui Infrastruktur Kesehatan dan Pendidikan Buat Daya Saing Indonesia Lemah
Sains yang Nirmakna
Sains yang Nirmakna
Jaring Talenta Bidang...
Jaring Talenta Bidang Sains, Kemendikbud Gelar Kompetisi Sains Nasional 2020
Sains, Corona, dan Agama
Sains, Corona, dan Agama
Berita Terkini
Untuk pertama Kalinya...
Untuk pertama Kalinya dalam Sejarah, Vaksin Buatan AI Diuji pada Manusia
44 menit yang lalu
Superkomputer Prediksi...
Superkomputer Prediksi 4 Pesepak Bola yang Bersinar di Piala Dunia 2026
6 jam yang lalu
Fenomena Titik Dingin...
Fenomena Titik Dingin Atlantik Utara Terdeteksi, Tanda-tanda Bumi Sekarat Kian Nyata
8 jam yang lalu
Eropa Wajibkan Pelabelan...
Eropa Wajibkan Pelabelan Konten yang Dihasilkan AI
12 jam yang lalu
Adu Otak Bukan Otot:...
Adu Otak Bukan Otot: Lus Figo dan Ambisi Baru Game Mobile di Indonesia
1 hari yang lalu
Revolusi AI di Layar...
Revolusi AI di Layar Kaca: TV Premium LG 2026 Mengerti Logat Indonesia
1 hari yang lalu
Infografis
5 Titik Rawan Perang...
5 Titik Rawan Perang Dunia III pada Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved