Ini Alasan Larry Page dan Sergey Brin Tinggalkan Google

Rabu, 04 Desember 2019 - 14:56 WIB
Ini Alasan Larry Page...
Ini Alasan Larry Page dan Sergey Brin Tinggalkan Google
A A A
MENLO PARK - Dua pendiri Google, Larry Page dan Sergey Brin hari ini mengumumkan akan mengundurkan diri dari peran mereka masing-masing di Alphabet Inc, yaitu perusaan holding dan konglomerat bentukan Google.

Ke depannya CEO dari Google, Sundar Pichai akan mengambil alih posisi Chief Executive Officer di Alphabet Inc seraya mempertahankan perannya di Google.

Perubahan ini terjadi setelah empat tahun saat Google pertama kali mengumumkan perusahaan induk barunya, Alphabet serta transisi sendiri dari mandiri ke anak perusahaan dari perusahaan tersebut. Ketika perubahan terjadi, Page dan Brin masing-masing menjabat sebagai CEO dan Presiden di Alphabet Inc, sementara Pichai mengambil alih kendali di Google.

Transisi baru ini mencerminkan pertumbuhan Google dalam skala dan variasi usaha dan layanan yang ditawarkan.

Mengutip dari laman phonearena, Rabu (04/12/2019) Page dan Brin menulis dalam postingannya hari ini, “Hari ini, pada tahun 2019, jika Google merupakan seorang manusia, ia akan menjadi seorang dewasa muda yang berusia 21 tahun dan sudah saatnya untuk meninggalkan rumah. Meskipun telah diberikan hak istimewa yang luar biasa untuk terlibat dalam manajemen sehari-hari perusahaan dalam waktu yang lama, kami percaya sudah waktunya untuk mengambil peran sebagai orang tua yang bangga".

“Kami sangat berkomitmen pada Google dan Alphabet dalam jangka panjang, dan akan tetap terlibat secara aktif sebagai anggota Dewan, pemegang saham, dan salah satu pendiri. Selain itu, kami berencana untuk terus berbicara dengan Sundar secara teratur, terutama tentang topik yang kami sukai" lanjutnya.

Dengan perubahan ini, tanggung jawab CEO Alphabet yang baru ditunjuk ke Sundar Pichai sekarang akan mencakup mengelola Nest, Waymo, Wing, dan anak perusahaan lainnya yang terkait tetapi tidak secara langsung berafiliasi dengan Google. (AUZA ASYANI)
(wbs)
Berita Terkait
Google.org Umumkan Pendanaan...
Google.org Umumkan Pendanaan Edukasi AI dan Ketahanan Pangan untuk 6 juta Orang di Asia Tenggara
Google Luncurkan Inovasi...
Google Luncurkan Inovasi AI untuk Pendidikan Berkualitas dan Aman di Indonesia
Google Luncurkan 11.000...
Google Luncurkan 11.000 Beasiswa untuk Keterampilan Digital
Komdigi dan Google Luncurkan...
Komdigi dan Google Luncurkan Google Play Protect untuk Keamanan Digital
Google.org Salurkan...
Google.org Salurkan Hibah US$3,5 Juta untuk Dukung 200.000 Petani Kecil di Thailand dan Vietnam
Gebrakan Ramadan Gemini...
Gebrakan Ramadan Gemini 2026 dari Google
Berita Terkini
Nvidia RTX Spark: Superkomputer...
Nvidia RTX Spark: Superkomputer Kemasan Sachet, Bikin Intel dan AMD Keringat Dingin
5 jam yang lalu
Korea Selatan Kembangkan...
Korea Selatan Kembangkan Teknologi Mesin Metana untuk Roket Luar Angkasa
6 jam yang lalu
Meta Luncurkan Agen...
Meta Luncurkan Agen Bisnis di WhatsApp, Instagram, dan Messenger
10 jam yang lalu
Heboh Grab Dikabarkan...
Heboh Grab Dikabarkan Kabur Gara-Gara Aturan Baru, CEO Neneng Buka Suara
10 jam yang lalu
Ambisi Gila IPO SpaceX:...
Ambisi Gila IPO SpaceX: Kejar Rp1.350 Triliun dalam Semalam
11 jam yang lalu
Mengapa Indonesia Mendadak...
Mengapa Indonesia Mendadak Jadi Kiblat Baru ChatGPT Images 2.0?
12 jam yang lalu
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved