Pakai Logam Super-Hydrophobic, Kapal Rusak Pun Tak Bisa Tenggelam

Sabtu, 09 November 2019 - 13:38 WIB
Pakai Logam Super-Hydrophobic,...
Pakai Logam Super-Hydrophobic, Kapal Rusak Pun Tak Bisa Tenggelam
A A A
JAKARTA - Para peneliti dari University of Rochester telah menemukan cara agar logam tak dapat tenggelam. Logam ini jika dijatuhkan akan bertolak dan kembali muncul ke permukaan.

Logam temuan para peneliti ini menciptakan kantong udaya yang memungkinkannya melayang di bawah kondisi apapun. Para penemunya percaya itu bisa merevolusi desain kapal dan membuat kapal yang benar-benar tidak dapat tenggelam.

Struktur logam menggunakan teknik sedemikian rupa yang memerangkap udara dan membuat permukaan superhidrofobik atau antiair.

Tim mengatakan teknik etsa "superhydrophobic" ini terinspirasi oleh dunia alami. Seperti misalnya laba-laba air dan juga semut api. Binatang tersebut dapat mengapung di air karena memiliki tubuh yang bersifat hidrofobik.

"Wawasan utama adalah bahwa permukaan superhydrophobic (SH) multifaset dapat menjebak volume udara yang besar, yang menunjukkan kemungkinan menggunakan permukaan SH untuk membuat perangkat yang mengapung," tulis para peneliti dalam sebuah makalah penelitian terbaru dilansir dari laman BGR, Sabtu (9/11/2019).

Untuk menunjukkan bagaimana logam berperilaku, para peneliti merancang percobaan dengan dua cakram logam yang tampaknya identik. Salah satunya adalah logam normal, sedangkan yang lain adalah bahan yang sama dengan teknik etsa khusus yang diterapkan. Kemudian saat keduanya ditenggelamkan, terlihat logam hidrofobik menolak untuk tenggelam.

Ini membuktikan bahwa logam yang diukir sedemikian rupa dapat berguna dalam pembuatan kapal yang berpotensi tidak dapat tenggelam. Sekaligus memungkinkan kapal untuk tetap terapung meskipun dalam keadaan rusak.
(mim)
Berita Terkait
Jokowi Akui Infrastruktur...
Jokowi Akui Infrastruktur Kesehatan dan Pendidikan Buat Daya Saing Indonesia Lemah
Begini Cara Kemendiktisaintek...
Begini Cara Kemendiktisaintek Membumikan Sains dan Teknologi kepada Masyarakat
Inspirasi Teknologi...
Inspirasi Teknologi Agraria untuk Petani Muda Indonesia
Inovasi Teknologi Kanker...
Inovasi Teknologi Kanker Bermunculan, APBCS 2024 Digelar
Beton Kuat dan Ramah...
Beton Kuat dan Ramah Lingkungan Cetakan Printer 3D
5 Teknologi Kuno yang...
5 Teknologi Kuno yang Bikin Ilmuwan Melongo
Berita Terkini
Meta Bantah Tuduhan...
Meta Bantah Tuduhan Medsosnya Menyebabkan Anak-anak Kecanduan
3 jam yang lalu
AS Menguji Pertempuran...
AS Menguji Pertempuran Udara Jarak Jauh dengan Dukungan AI F-16
11 jam yang lalu
AI for Life: Ketika...
AI for Life: Ketika Kampus Mulai Bicara Etika, Bukan Sekadar Teknologi
11 jam yang lalu
Bot Judi Online Kini...
Bot Judi Online Kini Lebih Canggih: Deteksi Konten Viral, Langsung Banjiri Ribuan Komentar
12 jam yang lalu
Top Up Game di VCGamers...
Top Up Game di VCGamers Dijamin Murah, Aman dan Cepat
1 hari yang lalu
Ilmuwan Temukan Antivirus...
Ilmuwan Temukan Antivirus untuk Manusia di Dasar Laut
1 hari yang lalu
Infografis
5 Alasan Kapal Induk...
5 Alasan Kapal Induk AS Tak Lagi Relevan dalam Perang Masa Depan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved