Kementerian Kominfo Kaji Regulasi untuk Jerat Facebook Cs

Rabu, 06 November 2019 - 19:54 WIB
Kementerian Kominfo...
Kementerian Kominfo Kaji Regulasi untuk Jerat Facebook Cs
A A A
JAKARTA - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) tengah menyiapkan regulasi untuk mendenda platform seperti Twitter dan Facebook jika ketahuan memuat konten negatif.

Direktur Jenderal Aptika Kominfo , Semuel Abrijani, mengatakan, regulasi tersebut akan berupa peraturan menteri (Permen) sebagai turunan dari Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 71 Tahun 2019 tentang Penyelenggara Sistem Transaksi Elektronik (PSTE).

Soal regulasi turunan itu, kata Semuel, merupakan penyempurnaan Permen No 36 Tahun 2014 yang akan direvisi dalam bentuk konten dan tata cara dendanya. "Makanya nanti ada Permen tentang konten-konten apa aja yang bisa kena denda ini. Merevisi Permen No 36 Tahun 2014, akan direvisi. Ada mekanismenya, dendanya apa. Ada hitung-hitungannya, itu terpisah," ujarnya di Kompleks Parlemen di Jakarta.

Kendati demikian, dia tidak menjelaskan secara rinci bagimana mekanisme denda tersebut. Semuel juga tidak membeberkan kriteria konten yang nantinya akan dikenai denda oleh Kominfo .

Aturan tersebut dijanjikan akan disiapkan pada Desember mendatang. "Iya, Desember sudah kami siapkan," imbuhnya.

Belum lama ini, Semuel mengatakan, platform penyedia sistem elektronik (PSE) seperti Facebook, Twitter, dan lainnya harus turut aktif menyaring konten sebelum dilihat publik. Jika tidak, perusahaan terkait akan dikenakan denda finansial hingga Rp500 juta. (Baca juga: Konten Langgar UU ITE, Facebook dkk Kena Denda Rp500 Juta )

Adapun denda tersebut akan dikenakan perkonten yang terdeteksi mengandung unsur yang sudah diklasifikasi di UU ITE. Sebut saja konten pornografi.
(mim)
Berita Terkait
Sepanjang 2021, Kominfo...
Sepanjang 2021, Kominfo Blokir 565.449 Konten Hoax di Medsos dan Internet
Kominfo Diminta Tinjau...
Kominfo Diminta Tinjau Ulang Rencana Bentuk Dewan Media Sosial
Hari Media Sosial Nasional,...
Hari Media Sosial Nasional, Kemkominfo:Filter Akun Toxic
Wacana Kominfo Blokir...
Wacana Kominfo Blokir Medsos Dinilai Rawan Berangus Pendapat Publik
Kominfo: Perlu Sistem...
Kominfo: Perlu Sistem Monitoring Isu Publik yang Terintegrasi
Ditanya Kominfo, Ini...
Ditanya Kominfo, Ini Penjelasan Facebook Terkait Tag Massal Link Porno
Berita Terkini
Titik Balik yang Mengubah...
Titik Balik yang Mengubah Ukuran Manusia Purba Ditemukan
10 jam yang lalu
SpaceX Berganti Nama...
SpaceX Berganti Nama Jadi SpaceXAI Bukti Fokus pada AI
13 jam yang lalu
China Ciptakan Baterai...
China Ciptakan Baterai Nuklir yang Bisa Bertahan Ribuan Tahun
19 jam yang lalu
Kontroversi Meletus...
Kontroversi Meletus antara Apple dan OpenAI, Apakah Itu?
23 jam yang lalu
Membawa Udara Bersih...
Membawa Udara Bersih ke Dalam Rumah, Bentuk Kepedulian Terbaik Saat Polusi Melanda
2 hari yang lalu
Berbasis Open Source,...
Berbasis Open Source, Equnix Dorong Ekosistem PostgreSQL
2 hari yang lalu
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved