Bertaburan Batu Permata, Planet K2-18b Penuh Air seperti Bumi

Kamis, 12 September 2019 - 15:54 WIB
Bertaburan Batu Permata,...
Bertaburan Batu Permata, Planet K2-18b Penuh Air seperti Bumi
A A A
LONDON - Para peneliti dari University College London menganalisis data dari Teleskop Luar Angkasa Hubble dan menemukan Planet yang mirip dengan bumi yakni K2-18b

Planet yang mirip Bumi yang memiliki batu rubi dan safir yang melimpah. Penemuan yang telah dilaporkan oleh Royal Astronomical Society tersebut bermula saat para astronom menyelidiki kondisi dan jenis kimia dari planet berbatu.

Dr Tsiaras dan anggota tim UCL lainnya mengembangkan algoritma untuk menganalisis data yang telah diambil dari atmosfer K2-18b.

Hasilnya mengungkapkan molekul uap air serta menyoroti keberadaan hidrogen dan helium di atmosfer planet ini

"Ini bukan hanya karena super-Bumi seperti K2-18b adalah planet paling umum di galaksi kita, tetapi juga karena bintang yang lebih kecil dari Matahari kita - adalah bintang yang paling umum."

Dilansir dari The Sun, penelitian ini dilakukan oleh astronom Amy Bonsor dari University of Cambridge. Studi yang dilakukan Bonsor menunjukkan bahwa bahan seperti kalsium dan aluminium lazim ditemukan di planet berbatu.

Penelitian itu mengantarkan Bonsor menemukan HD219134b, sebuah planet yang penuh dengan batu rubi dan safir. Planet ini disebut juga Super Earth karena punya kemiripan dengan Bumi, tetapi 10-20 persen lebih padat dari Bumi.

Super Earth terletak di 21 tahun cahaya dari rasi bintang Cassiopedia. Orbitnya hanya berlangsung tiga hari untuk sekali mengelilingi bintang induknya.

Peneliti mengatakan, suhu tinggi dan tingkat konsentrasi kalsium aluminium membuat terjadinya proses pembuatan batu permata.

"Sebuah kelas baru dari exoplanet berbatu yang terbentuk dari sejumlah besar kalsium, aluminium dan oksidasi. Terlebih, planet ini terbentuk sangat dekat dengan bintang induknya," ujar Bonsor.

Tak puas, tim peneliti berencana untuk mencari lebih banyak kandidat planet ekstra surya yang memperlihatkan jenis komposisi kimia serupa. Rencana itu mendapat tanggapan dari misi PLATO, sebuah survei planet ekstra surya yang dipelopori oleh Badan Antariksa Eropa.

"Akan bagus untuk melakukan pencarian ini, akan ada beberapa sistem yang mulai muncul dari pencarian tersebut untuk menemukan exoplanet berbatu," ujarnya.

Bonsor mengatakan, ini salah satu cara untuk memodelkan bagaimana koleksi primitif dari bahan-bahan ini perlahan tumbuh dan berkembang menjadi sebuah planet utuh.

Penelitian ini dapat menjelaskan bagaimana sebuah planet seperti Bumi terbentuk, dan apakah tata surya bisa menciptakan Super Earth permata yang berharga. “Paling tidak, saat ini kita tahu bahwa ada planet lain di luar sana yang berkilauan cerah dengan batu merah dan biru," ujarnya.
(wbs)
Berita Terkait
Jalankan Misi Astrobiologi...
Jalankan Misi Astrobiologi 2020, NASA Akan Tangkap Penduduk Mars
NASA Tegaskan Bersiap...
NASA Tegaskan Bersiap Ciptakan Oksigen di Mars
NASA Rilis Nada Dering...
NASA Rilis Nada Dering yang Dibuat dari Data Pola Cuaca Planet Mars
Penghuni Mars Terkuak,...
Penghuni Mars Terkuak, Ahli Yakin Bima Sakti Kuburan Makhluk Super Cerdas
NASA Tunda Peluncuran...
NASA Tunda Peluncuran Robot Penjelajah Mars
Ilmuwan NASA Yakin Jupiter...
Ilmuwan NASA Yakin Jupiter Jadi Sarang Alien
Berita Terkini
Video Prototipe Project...
Video Prototipe Project Aion Ungkap Konsep Sistem Operasi AI Microsoft
2 jam yang lalu
Cdidel Sandy Harianto:...
Cdidel Sandy Harianto: dari Iseng Nonton Live Streaming, Kini Jadi Idola Pemain Car Driving Indonesia
17 jam yang lalu
Percepat Transformasi,...
Percepat Transformasi, Telkom Sukses Tuntaskan Restrukturisasi 10 Entitas Bisnis
21 jam yang lalu
MacBook Air Makin Mahal,...
MacBook Air Makin Mahal, M1 Baru Rp8 Jutaan dan Bekas Rp6 Jutaan Masih Layak Dibeli?
1 hari yang lalu
Mengapa Spam Judi Online...
Mengapa Spam Judi Online Makin Marak di Kolom Komentar Media Sosial?
1 hari yang lalu
Suhu Matahari Bertambah...
Suhu Matahari Bertambah Panas, Ilmuwan Prediksi Kehidupan di Bumi Segera Berakhir
1 hari yang lalu
Infografis
11 Bandara Papua Ditutup...
11 Bandara Papua Ditutup Sementara Imbas Penembakan Pesawat Smart Air
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved