Industri Farmasi Indonesia Masuk 4 Besar, Terima Banyak Serangan Siber

Kamis, 05 September 2019 - 18:17 WIB
Industri Farmasi Indonesia...
Industri Farmasi Indonesia Masuk 4 Besar, Terima Banyak Serangan Siber
A A A
YANGON - Kaspersky menyatakan kekhawatiran mereka atas meningkatnya serangan siber yang menargetkan industri kesehatan. Perusahaan cybersecurity asal Rusia ini mengamati tren yang terjadi dalam industri farmasi.

Hasilnya, mereka menemukan peningkatan stabil dari tahun ke tahun pada jumlah perangkat yang terkena serangan oleh para pelaku kejahatan siber.

Dari 44% mesin yang terinfeksi pada 2017 mengalami peningkatan 1% di tahun 2018, jumlah upaya serangan yang terdeteksi tahun ini menunjukkan bahwa hampir setiap perangkat (5 dari 10) fasilitas farmasi kini menjadi target serangan secara global.

Di antara negara-negara yang tercatat memiliki serangan terbanyak adalah Pakistan (54%), Mesir (53%), Meksiko (47%), Indonesia (46%), dan Spanyol (45%).

Empat negara lagi dari kawasan Asia Pasifik menyebut 15 negara teratas dengan persentase tertinggi perangkat yang terinfeksi. Ini termasuk India, Bangladesh, Hong Kong, dan Malaysia dengan sekitar 4-in-10 mesin terdeteksi terkena upaya serangan berbahaya.

"Kami mengamati bahwa peretas ini serta kelompok cyberespionage perlahan-lahan memberikan memberikan perhatiannya terhadap industri kedokteran masa kini,” jelas Yury Namestnikov, Kepala Tim Riset dan Analisis Global (GReAT) Kaspersky Rusia, saat Cyber Security Weekend di Yangon, Myanmar, Kamis (5/9/2019).

Perlahan-lahan, kata Yury, para penjahat siber menyadari bahwa perusahaan farmasi menyimpan harta karun data yang sangat berharga seperti obat dan vaksin terbaru, penelitian terbaru, serta rahasia medis.

Munculnya teknologi operasional yang terhubung internet (OT) di dalam obat-obatan juga berkontribusi terhadap meluasnya serangan di sektor ini.
(wbs)
Berita Terkait
Pakai OS Kaspersky,...
Pakai OS Kaspersky, Rusia Siapkan Ponsel yang Tak Bisa Diretas
Kaspersky: 2021, Masyarakat...
Kaspersky: 2021, Masyarakat Kian Anggap Penting Privasi Data
Melindungi Pahlawan...
Melindungi Pahlawan Jalanan: Telkomsel, Kaspersky, dan Gojek Bersatu Padu Hadirkan Paket Swadaya Aman
Ransomware: Ancaman...
Ransomware: Ancaman Nyata di 2025, Bagaimana Organisasi di Indonesia Melindungi Diri?
5 Cara Mencegah Serangan...
5 Cara Mencegah Serangan Pencurian Data Pribadi atau Phising
Waspada Ransomware!...
Waspada Ransomware! 8 Tips Cegah Serangan Siber Paling Berbahaya di Dunia
Berita Terkini
Percepat Transformasi,...
Percepat Transformasi, Telkom Sukses Tuntaskan Restrukturisasi 10 Entitas Bisnis
17 jam yang lalu
MacBook Air Makin Mahal,...
MacBook Air Makin Mahal, M1 Baru Rp8 Jutaan dan Bekas Rp6 Jutaan Masih Layak Dibeli?
23 jam yang lalu
Mengapa Spam Judi Online...
Mengapa Spam Judi Online Makin Marak di Kolom Komentar Media Sosial?
1 hari yang lalu
Suhu Matahari Bertambah...
Suhu Matahari Bertambah Panas, Ilmuwan Prediksi Kehidupan di Bumi Segera Berakhir
1 hari yang lalu
Data Rahasia iPhone...
Data Rahasia iPhone Bocor! India Selidiki Tata Electronics
1 hari yang lalu
Rumah Kuno Mendingin...
Rumah Kuno Mendingin saat Gelombang Panas Membakar Eropa
1 hari yang lalu
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved