Lima Rencana Besar NASA untuk Tangkal Serangan Benda Langit

Selasa, 27 Agustus 2019 - 00:16 WIB
Lima Rencana Besar NASA...
Lima Rencana Besar NASA untuk Tangkal Serangan Benda Langit
A A A
NEW YORK - Ancaman asteroid berbenturan dengan bumi bukan cerita dongeng belaka, oleh karenanya badan Antariksa Amerika Serikat NASA memiliki lima tahapan rencana dalam memitigasi dampak meteorit atau asteroid.

Pertama, NASA perlu meningkatkan kemampuan dalam mendeteksi, melacak, dan menganalisis meteorit atau asteroid yang berada di dekat bumi. Hal itu untuk mengurangi kepanikan dan membuat otoritas terkait bertindak lebih efektif.

NASA mendukung sejumlah observasi yang dilakukan dari bumi untuk memindai langit. Salah satunya Cataline Sky Survey di Tucson; Pan-STARRS1 di Maui; dan NEOWISE. Kedua, NASA berharap ada peningkatan prediksi dan integrasi informasi untuk meramalkan kemungkinan kapan dan di mana meteor jatuh. BACA JUGA: 19 Hari Lagi, NASA dan Space X Peringatkan Keadaan Bumi Genting

Ketiga, NASA perlu mencari cara baru dalam mendefleksikan meteorit atau asteroid yang meluncur menuju bumi. Saat ini NASA mengembangkan robot pesawat luar angkasa bernama Badan Pengalihan Asteroid (ARM) dan akan diluncurkan pada 2021. Namun, rencana itu telah dibatalkan Pemerintah AS pada 2017.

Selain ARM, NASA membentuk Uji Coba Pengalihan Asteroid Ganda (DART) yang juga direncanakan diluncurkan pada 2021. “DART merupakan teknologi terbaru yang memiliki teknik kinetik dalam medefleksikan meteorit atau asteroid,” kata Pejabat Pertahanan Planet NASA Lindley Johnson, dilansir nbcnews.com.

Keempat, NASA meminta dunia bersatu dan bekerja sama di bawah pimpinan AS untuk mempersiapkan diri terhadap dampak serangan meteorit atau asteroid karena meteorit atau asteroid dapat jatuh di mana saja. “Kerja sama ini penting. Kita harus menghadapinya bersama,” kata pejabat Gedung Putih Aaron Miles. BACA JUGA: Bumi dalam Keadaan Bahaya, NASA Minta Semua Lakukan Ini

Kelima, Pemerintah AS diminta memiliki rencana cadangan jika saja meteorit atau asteroid meluncur menuju bumi secara tiba-tiba. NASA dan FEMA berkolaborasi sejak 2010 untuk membentuk prosedur darurat. Mereka setidaknya memasang sistem alarm untuk memberi tahu warga terkait bencana yang sedang terjadi.
(wbs)
Berita Terkait
Ilmuwan Rusia Ciptakan...
Ilmuwan Rusia Ciptakan Obat yang Mengubah Struktur dalam Tubuh Manusia
Ilmuwan NASA Yakin Jupiter...
Ilmuwan NASA Yakin Jupiter Jadi Sarang Alien
NASA Tunda Peluncuran...
NASA Tunda Peluncuran Robot Penjelajah Mars
Siaga 1, NASA Siap Hancurkan...
Siaga 1, NASA Siap Hancurkan Asteroid Apolo di Luar Orbit Bumi
Pada 2022, NASA akan...
Pada 2022, NASA akan Tabrak Asteroid yang akan Menghantam Bumi
NASA Ingatkan Aktivitas...
NASA Ingatkan Aktivitas Anak Krakatau Masih Sangat Berbahaya
Berita Terkini
PBB Menyerukan Penguatan...
PBB Menyerukan Penguatan Tata Kelola Kecerdasan Buatan
13 menit yang lalu
Ilmuwan Klaim Berhasil...
Ilmuwan Klaim Berhasil Menghitung Waktu Akhir Kehidupan Bumi
1 jam yang lalu
Mengapa Orbit Bumi Berputar...
Mengapa Orbit Bumi Berputar Tak Terkendali? Ternyata Ini Penyebabnya
4 jam yang lalu
Video Prototipe Project...
Video Prototipe Project Aion Ungkap Konsep Sistem Operasi AI Microsoft
9 jam yang lalu
Cdidel Sandy Harianto:...
Cdidel Sandy Harianto: dari Iseng Nonton Live Streaming, Kini Jadi Idola Pemain Car Driving Indonesia
1 hari yang lalu
Percepat Transformasi,...
Percepat Transformasi, Telkom Sukses Tuntaskan Restrukturisasi 10 Entitas Bisnis
1 hari yang lalu
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved