Pelaku Blockchain Tegaskan Rupiah Tak Bisa Digantikan

Kamis, 15 Agustus 2019 - 14:35 WIB
Pelaku Blockchain Tegaskan...
Pelaku Blockchain Tegaskan Rupiah Tak Bisa Digantikan
A A A
JAKARTA - Bagaimana sebenarnya masa depan industri blockchain di Indonesia? Pertanyaan inilah yang coba dijawab dalam Empowering Blockchain Summit yang akan digelar di Jakarta pada 13 -14 September 2019.

Konfrensi perdana teknologi blockcgain ini akan mempertemukan para pemimpin, pendiri dan pengembang perusahaan besar untuk bersama-sama membangun momentum dan terlibat dalam diskusi tentang masa depan industri blockchain.

"Teknologi blockchain bukan hanya terkait dengan mata uang, tapi kini sudah bisa diaplikasikan pada banyak hal seperti kesehatan, telekomunikasi, suply chain management, pertanian hingga media sosial," ujar CEO INDODAX, Oscar Darmawan saat konferensi pers Empowering Blockchain Summit 2019 di Jakarta, Rabu (14/8/2019).

Walau begitu, Oscar membantah jika kedepannya blockchain akan menjadi alat pembayaran resmi.

"Alat pembayaran di Indonesia tetap rupiah. Konyol jika ada yang ingin menggantikan," tandas Oscar.

Dipaparkannya, Indonesia sebenarnya masih jauh tertinggal dalam industri blockchain di level Asia. Bahkan untuk level Asia Tenggara pun, Indonesia masih di bawah Malaysia, Singapura dan Thailand.

"Di Jepang, tiket kereta cepat sudah mulai disusun lewat teknologi blockchain," ungkapnya.

Bicara soal perkembangan industri blockchain di Indonesia, Ketua Asosiasi Blockchain Indonesia (ABI), M Deivito Dunggio menyebut, dalam waktu dua tahun, penambahan perusahaan blockchain yang bergabung di ABI sekitar lima kali lipat.

"Tahun lalu, masih enam perusahaan dan tahun ini sudah ada 30 perusahaan. Masih banyak yang belum bergabung dengan asosiasi," ujar Deivito.

Sedangkan di hari kedua akan fokus pada apa yang terjadi di pasar blockchain dan strategi bertahan. Selain itu, akan ada BlNANCE Super Meet Up untuk membahas dan berbagi tentang perdagangan, teknologi blockchain dan fitur-fitur BlNANCE lainnya dengan para pembicara terkemuka.
Pelaku Blockchain Tegaskan Rupiah Tak Bisa Digantikan
(wbs)
Berita Terkait
OKX Perluas Layanan...
OKX Perluas Layanan Perdagangan lewat Fitur Terintegrasi
Tether Gandeng SeaSeed...
Tether Gandeng SeaSeed Network Kembangkan Inovasi Blockchain
Teknologi Blockchain...
Teknologi Blockchain Kini Memperluas Ekosistemnya
Literasi Kripto Semakin...
Literasi Kripto Semakin Inovatif Seiring Perkembangan Teknologi Blockchain
IBW 2024 Kembali Hadir...
IBW 2024 Kembali Hadir Perkuat Ekosistem Blockchain di Asia Tenggara
Juragan Bitcoin Sebut...
Juragan Bitcoin Sebut Teknologi Blokchain Bukanlah Momok
Berita Terkini
YouTube Update Shorts,...
YouTube Update Shorts, Tampilan Lebih Bersih dan Kontrol Cepat
57 menit yang lalu
Nokia Bangun Jaringan...
Nokia Bangun Jaringan Antidrone di Perbatasan Finlandia
4 jam yang lalu
Zuckerberg Mau Saingi...
Zuckerberg Mau Saingi Polymarket: Meta Siapkan Aplikasi Prediksi untuk 100 Juta Pengguna
1 hari yang lalu
TikTok Bukan Lagi Aplikasi...
TikTok Bukan Lagi Aplikasi Video: Evolusi Menjadi Super App yang Mengancam Google, Amazon, hingga Bank
1 hari yang lalu
Geger Robot Humanoid...
Geger Robot Humanoid Siap Gantikan Buruh Pabrik, Biaya Kerjanya Cuma Rp35 Ribu per Jam!
1 hari yang lalu
Modernisasi Infrastruktur...
Modernisasi Infrastruktur TI Kunci Efisiensi dan Ketahanan Bisnis di Era Digital
1 hari yang lalu
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved