Ahli Ungkap Israel Mengembangbiakkan Makhluk Terkuat di Bulan

Rabu, 07 Agustus 2019 - 14:05 WIB
Ahli Ungkap Israel Mengembangbiakkan...
Ahli Ungkap Israel Mengembangbiakkan Makhluk Terkuat di Bulan
A A A
NEW YORK - Pendaratan ke Bulan yang dilakukan Israel dinyatakan gagal, dan para ahli kini khawatir ribuan Tardigrades "beruang air" hewan yang dibawa Israel mungkin berserakan di permukaan bulan.

Pada bulan April, pendarat Beresheet Israel jatuh ketika berusaha untuk menjadi kapal pribadi pertama yang mendarat di Bulan.

Beresheet benar-benar hancur, tetapi para ahli berpikir Paket itu berisi sejumlah besar informasi tentang ras manusia, termasuk sekitar 60.000 gambar buku pelajaran, buku tersebut semuanya Wikipedia.
Ahli Ungkap Israel Mengembangbiakkan Makhluk Terkuat di Bulan

Tetapi perangkat berukuran DVD juga berisi sejumlah besar tardigrade hardy (atau "beruang air"), seperti diungkapkan oleh Wired.

Perpustakaan adalah gagasan Nova Spivack, yang ingin mendirikan Arch Mission Foundation - yang didedikasikan untuk menciptakan "cadangan kemanusiaan" di ruang angkasa.

"Ironisnya, muatan kami mungkin satu-satunya yang selamat dari misi itu," kata Spivack kepada Wired seperti dilansir dari The Sun, Rabu (7/8/2019).
Ahli Ungkap Israel Mengembangbiakkan Makhluk Terkuat di Bulan

Tardigrades terkenal keras, dan sebelumnya dideskripsikan sebagai "spesies paling tidak bisa dihancurkan di dunia", oleh para akademisi Oxford.

Para ilmuwan mengklaim bahwa "binatang mikro" berkaki delapan akan bertahan hidup sampai Matahari mati.

"Tardigrades adalah bentuk kehidupan yang paling tangguh dan paling tangguh di bumi, mampu bertahan hingga 30 tahun tanpa makanan atau air," jelas sebuah penelitian Oxford.
Ahli Ungkap Israel Mengembangbiakkan Makhluk Terkuat di Bulan

"Dan [mereka] dapat tahan dengan suhu ekstrem hingga 150 derajat Celcius, laut dalam dan bahkan ruang hampa udara beku.

"Hewan mikro yang hidup di air dapat hidup hingga 60 tahun, dan tumbuh hingga ukuran maksimum 0,5mm, paling baik dilihat di bawah mikroskop."

Berita baiknya adalah bahwa tardigrades "didehidrasi" oleh tim Spivack, yang berarti mereka tidak dapat menjelajahi permukaan bulan sendirian.

Tetapi para ahli percaya bahwa tardigrades tidak bisa dihancurkan sehingga bisa dihidupkan kembali bahkan setelah dehidrasi total.
(wbs)
Berita Terkait
KSTI 2025 Resmi Ditutup,...
KSTI 2025 Resmi Ditutup, 48 Peta Jalan Prioritas Riset Nasional Siap Digarap
Cetak Ahli Farmasi Baru,...
Cetak Ahli Farmasi Baru, Berbagi Inovasi Sains Diperkuat
Peneliti Virginia Temukan...
Peneliti Virginia Temukan Sumber Energi Terbarukan
Konsep Student Mobility...
Konsep Student Mobility Langkah Ilmiah Gabungkan Sains dan Budaya
Sajikan Sains dari Sudut...
Sajikan Sains dari Sudut Berbeda, SINDO Media Kunjungi Menristek
Ilmuwan Temukan Cara...
Ilmuwan Temukan Cara Uji Sampel Covid-19 Secara Massal
Berita Terkini
Kuburan Paus Terbesar...
Kuburan Paus Terbesar dalam Sejarah Ditemukan di dasar Samudra Hindia
1 jam yang lalu
SpaceX Siap Luncurkan...
SpaceX Siap Luncurkan Pusat Data AI di Orbit Paling Cepat Tahun 2027
1 jam yang lalu
Mengenal Siri AI di...
Mengenal Siri AI di WWDC 2026 dan Apa Saja Fitur Barunya?
9 jam yang lalu
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
10 jam yang lalu
Apa Itu Siri AI Apple...
Apa Itu Siri AI Apple dan Mengapa 1,3 Miliar iPhone Tak Bisa Menjalankannya?
11 jam yang lalu
Poco F8 Ultra Kembali...
Poco F8 Ultra Kembali Dijual di Indonesia: HP Gaming Buas dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5
22 jam yang lalu
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved