Monopoli, Apple dan Facebook Hadapi Hukuman dari Pemerintah AS

Sabtu, 03 Agustus 2019 - 22:52 WIB
Monopoli, Apple dan...
Monopoli, Apple dan Facebook Hadapi Hukuman dari Pemerintah AS
A A A
Senator AS dari kubu Demokrat, Amy Klobuchar dan Richard Blumenthal mengusulkan rancangan undang-undang (RUU) baru yang disebut "Undang-Undang Pencegahan Monopoli".

RUU ini berupaya untuk meningkatkan hukuman pada perusahaan yang melanggar UU Anti-Monopoli. Sampai sekarang, Apple dan Facebook berada di urutan teratas dalam daftar perusahaan yang mungkin dihukum. Menurut laporan, RUU ini akan memungkinkan Komisi Perdagangan Federal AS (FTC) dan Departemen Kehakiman (DOJ) untuk mengejar hukuman sipil baru. Secara teori, ini bisa membuat perusahaan-perusahaan ini kehilangan 15% dari pendapatan mereka di AS.

Laman Giz China mencatat, baru-baru ini Facebook mendapat denda USD5 miliar (sekitar Rp70 triliun) karena melanggar privasi pengguna. Namun pendapatan perusahaan pada 2018 melebihi USD55,8 miliar, sehingga denda ini relatif mudah bagi Facebook.

Meskipun Apple dan Facebook berada di garis depan, FTC dan DOJ sedang mempersiapkan penyelidikan yang lebih mendalam terhadap raksasa teknologi lainnya seperti Amazon dan Google. Perwakilan dari keempat perusahaan berada di hadapan Komite Kehakiman DPR pada bulan Juli untuk mempertahankan praktik mereka.

Kritik Apple biasanya berkisar di App Store-nya. Menurut laporan, Apple mencegah pengembang menjual aplikasi iPhone dan iPad di tempat lain. Apple harus mengekstraksi hingga 30% dari setiap transaksi dan beberapa tuntutan hukum AS mengklaim bahwa ini secara berlebihan melebihkan harga akhir.

Menurut Spotify, ini memberikan keuntungan bagi layanan Apple karena memiliki integrasi yang lebih dalam dengan perangkat lunak. Dalam pembelaannya, Apple mengklaim pengembang membeli berbagai layanan distribusi pendapatan, contohnya pemasaran. Namun masih harus dilihat apakah ada toko online lain yang menawarkan manfaat serupa tanpa eksklusivitas.
(mim)
Berita Terkait
Facebook Kritik Habis...
Facebook Kritik Habis Kebijakan Baru Apple yang Bela Privasi Pengguna
Makin Sengit, Bos Apple...
Makin Sengit, Bos Apple dan Facebook Ribut Soal Aturan Privasi Pengguna
Facebook Uji Coba Pusat...
Facebook Uji Coba Pusat Akun bagi Pengguna Instagram dan Facebook
Facebook Lite Berhenti...
Facebook Lite Berhenti Beroperasi di iOS
Pengguna Facebook Kini...
Pengguna Facebook Kini Bisa Transfer Foto dan Video ke Dropbox
Facebook Rilis Fitur...
Facebook Rilis Fitur Watch Together Bisa untuk Nonton Bareng
Berita Terkini
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
6 jam yang lalu
Bangun Kedaulatan Digital,...
Bangun Kedaulatan Digital, Telkom Pertemukan Regulator dan Pemain Industri
7 jam yang lalu
Kehilangan Kendali,...
Kehilangan Kendali, Anthropic Usulkan Hentikan Sementara Pengembangan AI
8 jam yang lalu
Respons Permintaan Tinggi,...
Respons Permintaan Tinggi, Telkom Akselerasi Ekspansi Kapasitas NeutraDC Batam
8 jam yang lalu
Luncurkan AIcosystem,...
Luncurkan AIcosystem, Telkom Siap Garap Peluang AI di Berbagai Sektor Industri
8 jam yang lalu
Jalan Pintas Nostalgia:...
Jalan Pintas Nostalgia: Ragnarok Buka Server EDDGA, Naik Level Kini Sekejap Mata
9 jam yang lalu
Infografis
Pete Hegseth, Menteri...
Pete Hegseth, Menteri Perang AS yang Dikenal Rasis, Radikal, dan Pemabuk
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved