Jelang Rilis Platform Digital Marketing AK12, Token Mulai Dipromosikan

Jum'at, 26 Juli 2019 - 19:38 WIB
Jelang Rilis Platform...
Jelang Rilis Platform Digital Marketing AK12, Token Mulai Dipromosikan
A A A
JAKARTA - Menjelang peluncuran platform digital marketing AK12, AK12 mengumpulkan dana melalui perilisan token AK12. Hasil dana dari token ini akan digunakan lagi untuk platform digital marketing mereka yang akan dirilis pada 2020 mendatang.

“Token AK12 ini didukung teknologi blockchain dengan bekerja sama dengan NEO blockchain,” kata Kholil, CEO AK12 Token di Jakarta, Jumat (26/7/2019).

Kholil mengklaim token AK12 mempermudah pemiliknya yang akan memulai bisnis pada jalur digital marketing. Karena di sini memiliki akses spesial yang dapat digunakan dalam platform digital marketing AK12 untuk mempromosikan brand atau produk tanpa harus mengeluarkan biaya besar.

“Token ini memberikan pemilik hak suara untuk NEO blockchain dan membagikannya di pasar NEO,” ujarnya.

Pemilik token AK12 ini menawarkan penawaran yang menarik untuk para pemiliknya. Jika memiliki 10 token AK12, maka pemilik akan diberikan fasilitas sepenuhnya dari platform digital marketing AK12 tanpa dipungut biaya.

Dijelaskan Kholil, token AK12 adalah bagian penting dari platform digital marketing AK12. Token ini memiliki fungsi-fungsi, seperti metode pembayaran untuk keanggotaan atau langganan, pembayaran untuk membuka fitur tambahan dari platform dan untuk membuka kunci plugin yang terintegrasi secara internal, prasyarat untuk bergabung dengan program diskon, hadiah, atau program hadiah.

“Akan ada total 3.000.012 token yang disediakan. Sistem pembayaran untuk token ini tersedia dalam dua pilihan mata uang crypto, koin NEO, dan ETH,” sebutnya.

Apa itu platform AK12?
AK12 adalah platform marketing yang dibangun menggunakan teknologi blockchain yang bekerja sama dengan NEO blockchain. AK12 menawarkan manfaat teknologi blockchain dalam segi fitur, keamanan dan fleksibilitas.

“AK12 membantu bisnis yang Anda kelola tumbuh lebih besar dan luas dan menawarkan berbagai macam fitur dengan menggunakan digital advertising contents,” paparnya.

Platform ini dirancang agar para pebisnis dapat mencapai target yang lebih luas dengan berbagai macam segmentasi audiens dengan cara yang lebih mudah. Pengguna dapat membuat analisa dan menggunakan plugin yang ada untuk menciptakan program iklan yang menarik dan platform campaign.

Platform memungkinkan bisnis untuk berinteraksi dengan audiens, menyelesaikan masalah, memperluas jaringan, dan membangun kepercayaan dan loyalitas,” tandasnya.
(mim)
Berita Terkait
Juragan Bitcoin Sebut...
Juragan Bitcoin Sebut Teknologi Blokchain Bukanlah Momok
TKO Hadirkan Utilitas...
TKO Hadirkan Utilitas Proyek Kripto Lokal
Rencana Indonesia Menuju...
Rencana Indonesia Menuju Metaverse Disambut Baik Pelaku Industri Blockchain
Pakai Teknologi Blockchain...
Pakai Teknologi Blockchain di Game, Vexanium Melejit
Menambang Bitcoin Diklaim...
Menambang Bitcoin Diklaim Kini Tidak Lagi Menguntungkan
Mengenal Tambang Kripto...
Mengenal Tambang Kripto Generasi Baru, Transaksi Lebih Cepat dan Efisien
Berita Terkini
Zuckerberg Mau Saingi...
Zuckerberg Mau Saingi Polymarket: Meta Siapkan Aplikasi Prediksi untuk 100 Juta Pengguna
4 jam yang lalu
TikTok Bukan Lagi Aplikasi...
TikTok Bukan Lagi Aplikasi Video: Evolusi Menjadi Super App yang Mengancam Google, Amazon, hingga Bank
6 jam yang lalu
Geger Robot Humanoid...
Geger Robot Humanoid Siap Gantikan Buruh Pabrik, Biaya Kerjanya Cuma Rp35 Ribu per Jam!
7 jam yang lalu
Modernisasi Infrastruktur...
Modernisasi Infrastruktur TI Kunci Efisiensi dan Ketahanan Bisnis di Era Digital
16 jam yang lalu
iPhone 18 Pro Max Kapasitas...
iPhone 18 Pro Max Kapasitas Baterai Diklaim Jauh Melampaui Samsung S26 Ultra
17 jam yang lalu
Setelah GTA 6 Dijual...
Setelah GTA 6 Dijual Rp1,4 Juta, Game Lain Ikut-Ikutan Naik!
17 jam yang lalu
Infografis
Head to Head Indonesia...
Head to Head Indonesia vs Vietnam Jelang Final AFF U-23 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved