LinkedIn Ungkap Usai Lebaran Orang Indonesia Sibuk Cari Kerjaan Baru

Sabtu, 15 Juni 2019 - 16:01 WIB
LinkedIn Ungkap Usai...
LinkedIn Ungkap Usai Lebaran Orang Indonesia Sibuk Cari Kerjaan Baru
A A A
JAKARTA - Lebaran sering dipakai sebagai momen untuk mengawali sesuatu yang baik, termasuk dalam hal mencari peluang pekerjaan dan karir baru.

LinkedIn pun mengamati dan menemukan fakta bahwa ada peningkatan tenaga kerja yang pindah kantor serta cari peluang kerja baru di bulan Juli 2018 setelah Idul Fitri

Hal ini dinilai memberikan dampak positif dan negatif baik dari sisi tenaga kerja atau perusahaan.

Berdasarkan pengamatan LinkedIn, ada peningkatan 9% hingga 10% pengguna Indonesia yang punya pekerjaan baru setelah Lebaran.

Disepanjang bulan Ramadhan tahun 2014 hingga 2018, angka tenaga kerja yang berpindah kantor hanya sebesar 6% - 7% saja, namun di tahun 2014 hingga 2016, peningkatan 10% terjadi di bulan Agustus.

Sedangkan di tahun 2017 - 2018 terjadi peningkatan sebesar 9% yakni pada bulan Juli.

Besarnya angka perpindahan tenaga kerja di Idul Fitri dan lebih banyak lagi lapangan kerja yang terbuka, membuat perusahaan fokus mengembangkan karyawan.

Menurut data survey, dua dari tiga karyawan akan meninggalkan perusahaan jika mereka merasa tidak di apresiasi.

Selain itu, 87% perusahaan di dunia saat ini, hanya berfokus pada masa kerja karyawan tersebut.

Angkatan kerja saat ini, menurut LinkedIn, lebih mengerti teknologi dan paham untuk memanfaatkannya bagi perjalanan karir mereka.

Peluang kerja banyak tersedia di masa Ramadhan dan setelah Idul Fitri. Untuk itulah, pengguna LinkedIn perlu memikirkan apa yang perlu diperlihatkan dalam profil profesional.

Head of Brand Marketing and Communication Southeast Asia dan North Asia LinkedIn Linda Lee mengatakan, LinkedIn berkomitmen untuk mendukung kemajuan karir pada tenaga kerja global, termasuk Indonesia agar bisa terhubung dengan peluang ekonomi yang lebih baik.

"Melalui LinkedIn, tersedia lebih dari 20 juta lowongan pekerjaan aktif yang dapat dimanfaatkan oleh para anggotanya," ujarnya dalam keterangan tertulis, Sabtu (15/6/2019)
(wbs)
Berita Terkait
LinkedIn Diretas, Hampir...
LinkedIn Diretas, Hampir 92% Data Pengguna Bocor
Pengguna LinkedIn Learning...
Pengguna LinkedIn Learning Meningkat Selama Pandemi
Berbekal eSIM Traveling...
Berbekal eSIM Traveling 5G, Liburan di Luar Negeri Makin Mudah Akses Internet
Indosat HiFi Air Hadirkan...
Indosat HiFi Air Hadirkan Internet Rumah Instan untuk Streaming hingga WFH
Antisipasi Hoaks dengan...
Antisipasi Hoaks dengan Memeriksa Fakta dan Berita di Internet
Tingkatkan Koneksi Internet...
Tingkatkan Koneksi Internet Saat Liburan, Passpod Luncurkan Program Internet KPK
Berita Terkini
Facebook Menguji Tampilan...
Facebook Menguji Tampilan Video Layar Penuh Mirip TikTok
5 jam yang lalu
Korsel Terjunkan Robot...
Korsel Terjunkan Robot PiBot untuk Kemudikan Kapal Perang
8 jam yang lalu
Venus Terdeteksi Sedang...
Venus Terdeteksi Sedang Merobek Dirinya Sendiri dari Dalam
10 jam yang lalu
Instagram Menguji Fitur...
Instagram Menguji Fitur Pengeditan Stories Tanpa Menghapus Postingan
14 jam yang lalu
Beli Samsung Galaxy...
Beli Samsung Galaxy Foldable 8 Lebih Hemat! Nikmati Promo Spesial Kartu Kredit BRI
1 hari yang lalu
Elon Musk Minta Tak...
Elon Musk Minta Tak Perlu Takut dengan AI, Nikmati Saja
2 hari yang lalu
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved