Pengamat Minta Jika Ingin Blokir Medsos Pilih-Pilih

Sabtu, 15 Juni 2019 - 00:02 WIB
Pengamat Minta Jika...
Pengamat Minta Jika Ingin Blokir Medsos Pilih-Pilih
A A A
JAKARTA - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menyiapkan opsi untuk kembali melakukan pembatasan terhadap akses ke sejumlah fitur media sosial (medsos).

Kendati demikian, menurut pengamat sosial media Heru Sutadi, tindakan tersebut tak perlu dilakukan karena memang tidak efektif. Pernyataan itu ia lontarkan berdasarkan pada pengalaman sebelumnya, di mana Kominfo melakukan pembatasan Medsos pada 22 hingga 25 Mei 2019.

"Nggak perlu lah dibatasi. Yang kemarin kan juga tidak efektif karena bisa pakai VPN," ujarnya kepada SINDOnews, Jumat (14/6/2019).

Lebih lanjut, ia mengatakan, jika ingin dilakukan pemblokiran jangan disamaratakan antara para pengguna biasa dengan oknum penyebar hoaks dan ujaran kebencian.

"Kalau mau diblokir, jangan disamaratakan antara yang baik dan nakal. Yang nakal karena kirim hoax dan ujaran kebencian langsung blok. Akun akun robot langsung diblok. Jadi ada mekanisme reward dan punishment juga," tegasnya.

Pasalnya, tindakan pemblokiran itu hanya akan merugikan para konsumen. Mereka yang sudah membayar penuh laynana telekomunikasi malah dibatasi. Bahkan menurut Indef, kerugian mencapai ratusan miliar akibat kebijakan tersebut.

"Belum lagi yang jualan online. Kan menurut Indef kerugikan hingga ratusan miliar dari kebijakan penutupan medsos," ungkap Heru.
(wbs)
Berita Terkait
Berbekal eSIM Traveling...
Berbekal eSIM Traveling 5G, Liburan di Luar Negeri Makin Mudah Akses Internet
Indosat HiFi Air Hadirkan...
Indosat HiFi Air Hadirkan Internet Rumah Instan untuk Streaming hingga WFH
Antisipasi Hoaks dengan...
Antisipasi Hoaks dengan Memeriksa Fakta dan Berita di Internet
Tingkatkan Koneksi Internet...
Tingkatkan Koneksi Internet Saat Liburan, Passpod Luncurkan Program Internet KPK
Sinyal IM3 Terus Tersambung...
Sinyal IM3 Terus Tersambung Hingga ke Pulau Kecil
Memetakan Tanggung Jawab...
Memetakan Tanggung Jawab Platform Intermediary di Indonesia
Berita Terkini
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
8 jam yang lalu
Bangun Kedaulatan Digital,...
Bangun Kedaulatan Digital, Telkom Pertemukan Regulator dan Pemain Industri
10 jam yang lalu
Kehilangan Kendali,...
Kehilangan Kendali, Anthropic Usulkan Hentikan Sementara Pengembangan AI
10 jam yang lalu
Respons Permintaan Tinggi,...
Respons Permintaan Tinggi, Telkom Akselerasi Ekspansi Kapasitas NeutraDC Batam
10 jam yang lalu
Luncurkan AIcosystem,...
Luncurkan AIcosystem, Telkom Siap Garap Peluang AI di Berbagai Sektor Industri
10 jam yang lalu
Jalan Pintas Nostalgia:...
Jalan Pintas Nostalgia: Ragnarok Buka Server EDDGA, Naik Level Kini Sekejap Mata
11 jam yang lalu
Infografis
290 Senjata Nuklir Prancis...
290 Senjata Nuklir Prancis Ingin Lindungi Eropa dari Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved