Asus Benarkan Ada Serangan Malware Sasar Organisasi Internasional

Rabu, 27 Maret 2019 - 16:04 WIB
Asus Benarkan Ada Serangan...
Asus Benarkan Ada Serangan Malware Sasar Organisasi Internasional
A A A
JAKARTA - Ada sekitar ratusan ribu laptop Asus yang terpapar serangan malware oleh oknum peretas. Menanggapi hal tersebut, Asus membenarkan adanya aksi kejahatan siber yang menyerang perangkatnya tersebut.

Melalui keterangan resminya, Asus mengatakan bahwa serangan tersebut mengincar server Asus Live Update dengan menggunakan metode Advanced Persistent Threat (ATP). ATP merupakan serangan berskala nasional dengan target organisasi, bukan konsumen individu.

"Serangan terhadap server ASUS Live Update menggunakan metode Advanced Persistent Threat (APT), yaitu sebuah serangan siber skala nasional yang dilakukan oleh kelompok tertentu dan biasanya ditujukan kepada negara tertentu dengan target organisasi atau entitas internasional, bukan konsumen langsung," kata Asus dalam keterangan yang diterima SINDOnews di Jakarta, Rabu (27/3/2019).

"Pihak Customer Service ASUS telah mengambil tindakan terhadap masalah ini dan menawarkan bantuan kepada setiap konsumen yang terinfeksi," imbuhnya.

Serangan APT pada server Live Update membuat sejumlah kecil perangkat terinfeksi oleh aplikasi berbahaya yang diketahui menargetkan serangan pada pihak tertentu.

Live Update merupakan aplikasi khusus yang terdapat di setiap laptop ASUS yang berfungsi untuk memastikan pengguna mendapatkan driver dan firmware versi terbaru dari Asus.

Untuk menambal celah keamanan ini, Asus memberikan pembaruna untuk aplikasi Asus Live Update ke versi 3.6.8. Asus mengklaim bahwa pembaruan aplikasi tersebut dilengkapi dengan sistem verifikasi, enkripsi dan sejumlah peningkatan sistem keamanan.

Pihak Asus pun menyarankan agar pengguna memeriksa perangkat laptop miliknya dan segera mengunduh aplikasi Live Update terbaru.

"Pengguna yang merasa terinfeksi oleh aplikasi berbahaya dari aksi peretasan ini dapat menghubungi Customer Service Asus terdekat," pungkasnya.

Kaspersky Lab merilis laporan terkait serangan malware yang dilakukan oleh peretas dari alat pembaruan Asus Live Update Utility. Kaspersky mengatakan serangan itu terjadi antara Juni dan November 2018.

Dalam serangan yang terjadi, malware akan mencari sistem atau identitas perangkat korban melalui MAC Address yang dimiliki setiap perangkat. Saat sudah berhasil menemukan informasi MAC Adress, malware akan memberitahukan server peretas bahwa perangkat korban siap dikendalikan.
(wbs)
Berita Terkait
Berbekal eSIM Traveling...
Berbekal eSIM Traveling 5G, Liburan di Luar Negeri Makin Mudah Akses Internet
Indosat HiFi Air Hadirkan...
Indosat HiFi Air Hadirkan Internet Rumah Instan untuk Streaming hingga WFH
Antisipasi Hoaks dengan...
Antisipasi Hoaks dengan Memeriksa Fakta dan Berita di Internet
Ada 174 Kasus Vandalisme...
Ada 174 Kasus Vandalisme yang Terjadi Sejak Proyek Palapa Ring Timur Dibangun
Tingkatkan Koneksi Internet...
Tingkatkan Koneksi Internet Saat Liburan, Passpod Luncurkan Program Internet KPK
5 Kasus Putusnya Jaringan...
5 Kasus Putusnya Jaringan Internet, Bikin Heboh Dunia
Berita Terkini
Nvidia RTX Spark: Superkomputer...
Nvidia RTX Spark: Superkomputer Kemasan Sachet, Bikin Intel dan AMD Keringat Dingin
7 jam yang lalu
Korea Selatan Kembangkan...
Korea Selatan Kembangkan Teknologi Mesin Metana untuk Roket Luar Angkasa
8 jam yang lalu
Meta Luncurkan Agen...
Meta Luncurkan Agen Bisnis di WhatsApp, Instagram, dan Messenger
12 jam yang lalu
Heboh Grab Dikabarkan...
Heboh Grab Dikabarkan Kabur Gara-Gara Aturan Baru, CEO Neneng Buka Suara
12 jam yang lalu
Ambisi Gila IPO SpaceX:...
Ambisi Gila IPO SpaceX: Kejar Rp1.350 Triliun dalam Semalam
13 jam yang lalu
Mengapa Indonesia Mendadak...
Mengapa Indonesia Mendadak Jadi Kiblat Baru ChatGPT Images 2.0?
14 jam yang lalu
Infografis
8 Negara dengan Aturan...
8 Negara dengan Aturan Berpakaian Paling Ketat, Ada yang Melarang Sandal Jepit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved