Begini Cara Memotret Matahari dengan Bukaan Lensa Kecil

Selasa, 26 Maret 2019 - 12:03 WIB
Begini Cara Memotret...
Begini Cara Memotret Matahari dengan Bukaan Lensa Kecil
A A A
MEMOTRET patung, monumen, gedung bersejarah, atau subjek foto lainnya yang bersifat statis dan tidak dapat digeser terkadang memaksa kita harus memotret berlawanan dengan arah matahari. Menggeser sudut kamera terkadang juga terkendala dengan posisi pengambilan foto yang terbatas. Mau tidak mau, kita harus memotret dengan posisi matahari di belakang subjek foto.

Namun, jangan kecewa dan menyerah ketika dihadapkan pada kondisi seperti ini. Kita tetap bisa mendapatkan foto menarik dengan memperhatikan beberapa hal berikut: 1.Agar sinar matahari tidak terlihat berpendar dalam ukuran besar seperti yang tampak pada contoh Foto 1, kita bisa menampilkan pendaran tersebut dalam bentuk garis-garis pancaran sinar yang terlihat lebih menarik.

Caranya dengan menggunakan pengaturan bukaan lensa/aperture yang kecil di kamera. Gunakan mode Av pada kamera Canon yang digunakan, pilihlah angka aperture yang besar untuk menghasilkan bukaan lensa yang kecil, seperti contoh Foto 2 yang diambil dengan pengaturan aperture f/22.

Jika kamera digital yang digunakan tidak menyediakan pilihan mode pengaturan bukaan lensa/aperture, pilih lah pengaturan preset pemandangan/ land scape karena umumnya preset tersebut meng gu nakan pengaturan bukaan lensa/aperture kecil.

2.Saat memotret subjek foto dengan pendaran sinar matahari dari belakang, subjek foto akan menjadi gelap karena kompensasi pencahayaan yang dilakukan kamera dengan memperhitungkan pencahayaan dari cahaya matahari tersebut. Untuk menjaga agar subjek foto tidak terlihat terlalu gelap, aturlah kompensasi pencahayaan ke arah tanda “+” untuk menaikkan exposure foto kita secara keseluruhan.

3.Perhatikan pula kecepatan rana/shutter speed kamera saat kita mengecilkan bukaan lensa, terutama jika memotret dengan kamera di tangan/handheld tanpa bantuan tripod. Pada contoh Foto 2, setelah bukaan lensa/aperture dikecilkan menjadi f/22, kecepatan rana/shutter speed turun menjadi 1/15 detik yang relatif terlalu rendah untuk mendapatkan foto yang tajam tanpa bantuan tripod, sehingga pengaturan ISO dinaikkan menjadi 200 agar shutter speed meningkat menjadi 1/30 detik.
(don)
Berita Terkait
Dijual Rp51,49 Juta...
Dijual Rp51,49 Juta Ini Keistimewaan Kamera Mirrorless Canon EOS R6 Mark II
Fakta Tentang Kamera...
Fakta Tentang Kamera Leica Produksi 1948 yang Terjual Seharga Rp14 Miliar
Canon EOS C70, Kamera...
Canon EOS C70, Kamera Sinema dengan Mount RF Berbodi Ringkas
Dilengkapi Fitur Deteksi...
Dilengkapi Fitur Deteksi Sinyal GPS, Dashcam Dekka Lebih Fokus Tangkap Gambar
Mampu Merekam Gambar...
Mampu Merekam Gambar Terkecil, Kamera Canggih Ini Bisa Bertahan Seribu Tahun di Arizona
Canon EOS 850D, Kamera...
Canon EOS 850D, Kamera DSLR Entry-Level dengan Segudang Fitur Semi-Pro
Berita Terkini
Sam Altman Akui Salah...
Sam Altman Akui Salah Prediksinya Soal AI Ancam Pekerjaan
20 jam yang lalu
Awali 2026 dengan Kinerja...
Awali 2026 dengan Kinerja Solid, Telkom Buktikan Komitmen Disiplin Operasional
21 jam yang lalu
Jepang Siap Bangun Kapal...
Jepang Siap Bangun Kapal Perang Super Terbesar dalam Sejarah
1 hari yang lalu
MacBook Neo: Apple Mulai...
MacBook Neo: Apple Mulai Serius Incar Mahasiswa Indonesia dengan Laptop Rp9 Jutaan
2 hari yang lalu
Pengguna Facebook dan...
Pengguna Facebook dan Instagram Perlu Memperhatikan Hal Ini
2 hari yang lalu
Idul Adha dan Teror...
Idul Adha dan Teror Data: Kita Berkurban atau Justru Jadi Korban?
2 hari yang lalu
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved