Membaca Fenomena 'Barang Sama, Harga Beda' di Harbolnas

Minggu, 03 Februari 2019 - 20:04 WIB
Membaca Fenomena Barang...
Membaca Fenomena 'Barang Sama, Harga Beda' di Harbolnas
A A A
JAKARTA - Indonesia merupakan pasar yang besar bagi perdagangan e-commerce. Data yang dirilis oleh Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) pada 2018 menyebutkan dari 265 juta penduduk Indonesia, sebanyak 50 juta orang pengguna internet di sini sudah terbiasa belanja online.

Harbolnas 2018 jadi buktinya dengan penjualan sebesar Rp6,8 triliun atau meningkat 32,85% dibanding penyelenggaraan di tahun 2017.

'Berbagai program diskon harga fantastis sangat mudah ditemui di seluruh e-commerce. Hal ini tentu menarik perhatian para reseller yang ingin mengeruk keuntungan," kata Reza Aggi Prasetyo, Chief Marketing Officer Jakmall.com, dalam keterangan pers yang diterima SINDOnews.Fakta dalam Harbolnas 2018 lalu yang ditemukan oleh Jakmall.com, banyak reseller atau penjual kembali sebenarnya tidak memiliki stok barang. Mereka hanya membeli stok barang dari e-commerce seperti Jakmall dan kemudian menjual kembali di e-commerce lain dengan harga lebih mahal.
"Fakta di atas bisa terjadi pada produk Xiaomi Mi AirDots Lite TWS Bluetooth Earphone. Pada Jakmall.com dijual di harga terendah Rp599.000 dan terjual sebanyak 179 kali," ungkapnya.

Pada “e-commerce hijau”, dijual lebih mahal seharga Rp625.000. Lalu “e-commerce merah” dilego lebih mahal lagi yakni Rp633.000. Sedangkan di “e-commerce oranye”, bahkan dijual di harga terendah Rp769.000.

Menurut Reza, salah satu penyebab terjadinya ketimpangan harga ini dikarenakan banyaknya reseller yang membuka lapak di berbagai e-commerce. Mereka menjual barang yang sama dengan yang dibeli dari e-commerce termurah seperti Jakmall.com.

“Yang kami temukan reseller ini banyak sekali menyebar di e-commerce lain, ternyata mereka membeli barangnya dari penjual yang selama ini ada di Jakmall. Reseller tadi menaikkan harga jual puluhan bahkan sampai Rp100.000 per barang," ujarnya.

Dia mengklaim, barang di Jakmall.com menjadi incaran reseller karena termurah dibandingkan e-commerce lain pada Harbolnas 2018 lalu. Ini dikarenakan sistem kerja di tempatnya selektif dalam memilih penjual yang pasti memiliki stok produknya sendiri.

Hal ini yang tidak dilakukan di e-commerce lain. “Penjual yang memiliki barang yang sama dengan harga lebih mahal tentu tidak bisa ditampilkan di Jakmall.com,” kata Sugiri R. Wijaya, Co-founder dan Chief Business Development Officer Jakmall.com.

Pada gelaran Harbolnas 2018 lalu. Jakmall.com berhasil mencatat kenaikan penjualan 4,5 kali lipat lebih tinggi dibanding 2017. Jika dibandingkan tahun 2016 kenaikannya mencapai tiga kali lipat.

Jam tangan adalah salah satu produk yang paling laris terjual di Jakmall.com. Sementara charger ponsel dan earphone berada di urutan kedua dan ketiga. Untuk melanjutkan kesuksesan di 2018, Jakmall.com akan memulai 2019 dengan campaign #MurahnyaJuara.
(mim)
Berita Terkait
Subsidi Ongkos Kirim...
Subsidi Ongkos Kirim E-Commerce dari Pemerintah Batal
Sambut Harbolnas. Akulaku...
Sambut Harbolnas. Akulaku PayLater Gandeng Semua E-commerce
Kebutuhan Belanja Masyarakat...
Kebutuhan Belanja Masyarakat Lewat Online Kian Masif
Tawarkan Pengalaman...
Tawarkan Pengalaman Belanja yang Mudah, Super Indo Hadirkan Aplikasi E-Commerce Super Ninja
Snapcart Rilis Survei...
Snapcart Rilis Survei Belanja Ramadhan, Ini Dia E-commerce Juaranya!
Platform Belanja Online...
Platform Belanja Online PGMall Memperluas Pangsa Pasar Internasional
Berita Terkini
Heboh Grab Dikabarkan...
Heboh Grab Dikabarkan Kabur Gara-Gara Aturan Baru, CEO Neneng Buka Suara
13 menit yang lalu
Ambisi Gila IPO SpaceX:...
Ambisi Gila IPO SpaceX: Kejar Rp1.350 Triliun dalam Semalam
1 jam yang lalu
Mengapa Indonesia Mendadak...
Mengapa Indonesia Mendadak Jadi Kiblat Baru ChatGPT Images 2.0?
1 jam yang lalu
Melihat Lebih Dekat...
Melihat Lebih Dekat Fasilitas Penyimpanan Limbah Nuklir Pertama di Dunia
4 jam yang lalu
ChatGPT Jadi Aplikasi...
ChatGPT Jadi Aplikasi Tercepat Mencapai 1 Miliar Pengguna di Seluruh Dunia
7 jam yang lalu
Microsoft Klaim Chip...
Microsoft Klaim Chip Kuantum Baru 1.000 Kali Lebih Stabil
11 jam yang lalu
Infografis
Daftar Lengkap Skuad...
Daftar Lengkap Skuad Timnas Jerman di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved