Amazon Web Services Pamer Bisnis dan Inovasi Terbaru

Selasa, 29 Januari 2019 - 12:29 WIB
Amazon Web Services...
Amazon Web Services Pamer Bisnis dan Inovasi Terbaru
A A A
AMAZON Web Services (AWS) terus menegaskan kepemimpinan mereka di pasar layanan komputasi awan. Baru-baru ini mereka meluncurkan serangkaian inovasi terbaru.

“AWS adalah penyedia layanan bisnis komputasi awan terbesar di dunia dengan tingkat pendapatan USD27 miliar. Bisnis AWS mengalami pertumbuhan sebesar 46% pada kuartal III/2018 (year on year),” beber AWS ASEAN Technology Evangelist Donnie Prakoso.

Menurut Donnie, AWS juga mencatat pendapatan sebesar USD6,68 miliar pada Q3/2018. Sedangkan, AWS menguasai 51,8% pasar cloud di seluruh dunia. Pada infrastruktur global yang dimiliki, per 15 Januari 2018, AWS Cloud mengoperasikan 60 zona ketersediaan dalam 20 wilayah geografis dan satu wilayah lokal di seluruh dunia.

Salah satunya adalah AWS App Mesh, yang akan memudahkan memantau dan mengontrol layanan mikro yang berjalan pada AWS. Kemudian, ada AWS Cloud Map yang merupakan layanan untuk membantu penemuan semua sumber daya cloud. Dengan Cloud Map, pelanggan dapat menentukan nama khusus untuk sumber daya aplikasi mereka.

Selain itu, tersedia tiga layanan baru AWS, yakni AWS Control Tower, AWS Security Hub, dan AWS Lake Formation. Di bidang database, AWS menawarkan kemampuan database baru dengan layanan Amazon Aurora dan Amazon DynamoDB. AWS juga mengumumkan 13 kemampuan dan layanan baru machine learning yang dimilikinya.

Hal itu memungkinkan pengembang membangun, melatih, dan menggunakan model machine learning dengan mudah. Sementara dalam manajemen data, tata kelola, dan keamanan, AWS telah menghadirkan AWS Outposts, yaitu komputasi dan penyimpanan yang dikelola dan dapat dikonfigurasi sepenuhnya, yang dibangun dengan perangkat keras.

Ini memungkinkan pelanggan menjalankan komputasi dan penyimpanan di tempat sambil terhubung dengan lancar ke seluruh rangkaian layanan luas AWS di cloud. AWS juga menghadirkan Amazon Quantum Ledger Database (QLDB) dan Amazon Managed Blockchain yang akan membantu perusahaan mengelola transaksi bisnis yang membutuhkan auditabilitas sepenuhnya.

Dalam hal internet of things, AWS menawarkan AWS Ground Station, layanan baru yang memberi kemudahan dan biaya hemat bagi pelanggan untuk mengunduh data dari satelit ke AWS Global Infrastructure Areas menggunakan 12 jaringan antena stasiun bumi yang dikelola sepenuhnya, yang berlokasi di seluruh dunia.

Di bidang robotik, AWS menghadirkan AWS RoboMaker, sebuah layanan baru yang memudahkan pengembang untuk mengembangkan, menguji, dan menerapkan aplikasi robotik serta membangun fungsi robotik cerdas menggunakan layanan cloud.
(don)
Berita Terkait
Memetakan Tanggung Jawab...
Memetakan Tanggung Jawab Platform Intermediary di Indonesia
Jadi Pengguna Internet...
Jadi Pengguna Internet Terbesar, Gen-Z Gemar Eksplorasi Teknologi
Tingkatkan Teknologi...
Tingkatkan Teknologi Internet dan DNS dengan Infrastruktur Global
Jaringan Nirkabel 5G...
Jaringan Nirkabel 5G Berpotensi Ganggu Prakiraan Cuaca
Jaminan Internet Garansi...
Jaminan Internet 'Garansi Lancar' Sampai Pelosok Nusantara
Eksplor Microsite Menuju...
Eksplor Microsite Menuju Teknologi Internet yang Lebih Canggih
Berita Terkini
Gandeng SAP, Strategi...
Gandeng SAP, Strategi Digital Geo Dipa Mengelola Potensi Panas Bumi Lebih dari 800 MW
10 jam yang lalu
Meta Menemukan Tambang...
Meta Menemukan Tambang Emas Baru
13 jam yang lalu
Google dan A24 Berkolaborasi...
Google dan A24 Berkolaborasi Kembangkan Teknologi AI di Industri Film
1 hari yang lalu
Tanda-tanda Ponsel Anda...
Tanda-tanda Ponsel Anda sedang Diawasi yang Perlu Diketahui
1 hari yang lalu
Ilmuwan Mengembangkan...
Ilmuwan Mengembangkan Jaket Penghasil Air dari Udara Sekitar
2 hari yang lalu
Gandeng PT Samafitro,...
Gandeng PT Samafitro, Hytera Perkuat Jaringan Komunikasi Profesional di Indonesia
2 hari yang lalu
Infografis
Perburuan Sepatu Emas...
Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026: Messi Dihantui Haaland dan Mbappe!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved