Satelit Basir Keluar Orbit, Amerika Serikat Ejek Iran

Rabu, 16 Januari 2019 - 09:03 WIB
Satelit Basir Keluar...
Satelit Basir Keluar Orbit, Amerika Serikat Ejek Iran
A A A
NEW YORK - Amerika Serikat ungkap Satelit Payam milik Iran tidak sampai ke orbit. Pasalnya roket yang digunakan untuk meluncurkan satelit tersebut dinilai sebagai pelanggaran oleh AS.

Menurut Menteri Telekomunikasi Iran, Mohammad Javad Azari Jahromi, satelit tersebut dirilis pagi tadi dengan pengangkut satelit Basir.

"Malangnya satelit itu gagal ditempatkan di orbit pada peringkat akhir," katanya.

Tahun lalu Iran baru saja berhasil meluncurkan roket yang dapat membawa satelit ke orbit bumi.

“Pusat Antariksa Imam Khomeini secara resmi dibuka dengan kesuksesan uji coba kendaraan peluncur luar angkasa Simorgh (Phoenix). Simorgh dapat membawa sebuah satelit dengan berat mencapai 250 kilogram (kg) pada orbit 500 kilometer (km),” bunyi pengumuman yang disampaikan stasiun televisi pemerintah Iran, mengutip dari Reuters.

Stasiun televisi tersebut memperlihatkan rekaman peluncuran roket yang dipasang di landasan peluncuran yang membuat gambar-gambar pendiri Republik Islam Iran Ayatollah Ruhollah Khomeini serta Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei.

“Pusat Antariksa Imam Khomeini adalah kompleks besar yang berisi tempat persiapan, peluncuran, pengawasan, dan pemanduan satelit,” sambung pemberitaan stasiun televisi tersebut.

Langkah Iran itu dilakukan hanya beberapa hari setelah Kongres Amerika Serikat (AS) mengesahkan rancangan undang-undang (RUU) sanksi bagi Iran, Rusia, dan Korea Utara (Korut). Iran akan kembali disanksi karena dinilai melanggar Kesepakatan Nuklir yang dicapai pada Juli 2015.

Washington mengingatkan Teheran untuk tidak melakukan uji coba roket atau rudal balistik yang mampu membawa senjata nuklir. Negeri Para Mullah, julukan Iran, berulang kali membantah bahwa rudal mereka dipersiapkan untuk membawa hulu ledak nuklir seperti halnya rudal balistik milik Korut.
(wbs)
Berita Terkait
Sindonews Update 19...
Sindonews Update 19 Sept 2020, Rusia dan Amerika Berebut Venus
NASA Berencana Suntik...
NASA Berencana Suntik Jutaan Ton Es ke Atmosfer untuk Melawan Perubahan Iklim
Berencana Jelajahi Mars,...
Berencana Jelajahi Mars, NASA Mulai Uji Coba Roket Baru
NASA Kembangkan Ventilator...
NASA Kembangkan Ventilator untuk Pasien COVID-19
Ilmuwan NASA Temukan...
Ilmuwan NASA Temukan Indikasi bahwa Parallel Universe Benar-Benar Ada
NASA Cari Orang yang...
NASA Cari Orang yang Mau Diisolasi di Pesawat Ruang Angkasa
Berita Terkini
Nvidia RTX Spark: Superkomputer...
Nvidia RTX Spark: Superkomputer Kemasan Sachet, Bikin Intel dan AMD Keringat Dingin
1 jam yang lalu
Korea Selatan Kembangkan...
Korea Selatan Kembangkan Teknologi Mesin Metana untuk Roket Luar Angkasa
2 jam yang lalu
Meta Luncurkan Agen...
Meta Luncurkan Agen Bisnis di WhatsApp, Instagram, dan Messenger
6 jam yang lalu
Heboh Grab Dikabarkan...
Heboh Grab Dikabarkan Kabur Gara-Gara Aturan Baru, CEO Neneng Buka Suara
6 jam yang lalu
Ambisi Gila IPO SpaceX:...
Ambisi Gila IPO SpaceX: Kejar Rp1.350 Triliun dalam Semalam
8 jam yang lalu
Mengapa Indonesia Mendadak...
Mengapa Indonesia Mendadak Jadi Kiblat Baru ChatGPT Images 2.0?
8 jam yang lalu
Infografis
IRGC Siapkan Jebakan...
IRGC Siapkan Jebakan Maut untuk Armada Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved