Soal Demonstrasi dan Suspend, Ini Jawaban Top Manajemen Go-Jek

Jum'at, 23 November 2018 - 21:43 WIB
Soal Demonstrasi dan...
Soal Demonstrasi dan Suspend, Ini Jawaban Top Manajemen Go-Jek
A A A
JAKARTA - Seringnya demonsrasi yang dilakukan oleh para mitra pengemudi Go-Jek membuat top manajemen perusahaan transportasi online itu angkat bicara.

VP Corporate Affairs Gojek, Michael Say, mengatakan, demonstrasi adalah hak setiap komunitas. Begitu pula dengan komunitas mitra pengemudi yang dinilai ingin menyampaikan aspirasi mereka melalui unjuk rasa tersebut.

"Setiap ada komunitas yang menyampaikan aspirasi akan selalu kami terima dengan baik. Tiap kali terjadi demo bisa dipastikan kami selalu menemui dan mendengarkan mereka," kata Michael di Kantor Go-Jek, Jakarta, Jumat (23/11/2018).

Selain itu, sebut dia, satu hal yang banyak dikeluhkan oleh para mitra pengemudi yakni terkait pemutusan kemitraan atau suspend yang diterimanya. Michael menjelaskan, pemutusan kemitraan biasanya terjadi karena pelanggaran berat yang dilakukan driver.

"Di awal bergabung menjadi mitra, ada perjanjian kemitraan yang sudah cukup jelas pelanggaran apa saja yang tidak boleh dilakukan. Putus kemitraan itu terjadi karena pelanggaran berat," tukas Michael.

Selanjutnya, dia mengatakan, ada tiga pilar pelanggaran utama di Go-Jek. Pertama terkait pelayanan, keamanan di jalan, dan tindakan kecurangan seperti Fake GPS dan orderan fiktif.

Dalam unjuk rasa yang digelar baru-baru ini, para mitra pengemudi meminta pemutihan atau amnesti massal dengan membuka seluruh akun yang terkena suspend Go-Jek. Sehubungan tuntutan itu, Michael menjelaskan, pihaknya tak bisa memenuhi tuntutan tersebut. "Ini permintaan yang sangat tidak masuk akal sebenarnya dan kami sudah ngomong ke komunitas, yang dilakukan sekarang adalah memperbaiki sistem suspensinya," katanya tegas.

Sistem suspensi akan dibuat lebih transparan sehingga jika mitra terkena suspend mereka jadi tahu kenapa sanksi itu diberikan. Lebih lanjut, disebutkan, perusahaan masih dalam proses menggodok rancangan kebijakan sistem suspensi baru bersama para mitra pengemudi yang nantinya akan bergulir secara nasional.
(mim)
Berita Terkait
Menuju Go-digital, Tokko...
Menuju Go-digital, Tokko Bantu UMKM Jago Jualan Online
Konglomerat Top Indonesia...
Konglomerat Top Indonesia Ini Dukung Rencana Go Public Grab Sebesar USD40 M
Audiensi Pimpinan DPR...
Audiensi Pimpinan DPR dengan Serikat Pekerja Angkutan Bahas Pelindungan Transportasi Online
Ekosistem Transportasi...
Ekosistem Transportasi Online Terjaga, ORASKI: Jangan Rusak dengan Regulasi Keliru Arah
Buka Lapangan Kerja,...
Buka Lapangan Kerja, Partai Emas Uji Coba Layanan Transportasi Daring
Cara Mitra Taksi Online...
Cara Mitra Taksi Online Menyiasati Orderan Sepi Saat Pandemi
Berita Terkini
Elon Musk Minta Tak...
Elon Musk Minta Tak Perlu Takut dengan AI, Nikmati Saja
18 jam yang lalu
Biznet Gio dan IMV Hadirkan...
Biznet Gio dan IMV Hadirkan Solusi Hybrid Cloud, Dukung Transformasi Smart Manufacturing
1 hari yang lalu
Rumor Nintendo Switch...
Rumor Nintendo Switch 2: Remake Ocarina of Time dengan Kontroler Zelda Pro
1 hari yang lalu
AI Buatan China Meraih...
AI Buatan China Meraih Skor Sempurna di Olimpiade Matematika Dunia
1 hari yang lalu
Akankah iPhone 20 Pro...
Akankah iPhone 20 Pro Max Memiliki Layar Terbesar dalam Sejarah?
1 hari yang lalu
Meta Kembangkan Aplikasi...
Meta Kembangkan Aplikasi Prediksi Pasar Mirip Polymarket
1 hari yang lalu
Infografis
Perburuan Sepatu Emas...
Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026: Messi Dihantui Haaland dan Mbappe!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved