Dibanderol USD300, Honor Play Merapat ke Tiga Negara ASEAN
Senin, 13 Agustus 2018 - 13:02 WIB
Dibanderol USD300, Honor Play Merapat ke Tiga Negara ASEAN
A
A
A
BEIJING - Raksasa manufaktur China, Huawei, secara konsisten memperluas pasarnya ke beberapa negara. Meskipun upaya masuk secara resmi ke Amerika Serikat gagal dilakukan.
Laporan terbaru menunjukkan bahwa anak usaha Huawei ini telah merilis Honor Play di Malaysia, Singapura, dan Filipina. Ponsel dirilis dengan banderol sekitar USD300 atau lebih tinggi sedikit dari dari harga saat peluncurannya di China yakni USD292.
Honor Play sangat populer karena menjadi perangkat Huawei pertama yang dilengkapi dengan GPU Turbo. Teknologi tersebut belakangan banyak diiklankan dan diharapkan dapat meningkatkan performa GPU sebesar 60%.
“Pasar game seluler berkembang dengan kecepatan yang mengkhawatirkan. Kami adalah merek untuk anak muda, dan permainan adalah tren yang tak terbendung saat ini. Ini juga salah satu fokus dari penelitian dan pengembangan kami," ungkap Presiden Honor South Pacific seperti dikutip dari laman GSM Arena, Minggu (13/8/2018).
Menurut statistik, pendapatan game global tahun ini akan tumbuh hingga USD137,9 miliar dan pasar game seluler, termasuk ponsel dan tablet akan mencapai USD70,3 miliar, terhitung lebih dari 50% kenaikannya.
E-sports juga mulai populer di Asia, dan benua ini menyumbang sekitar setengah dari pasar e-sports global. Honor adalah sponsor dari tim e-sports Malaysia, MYA.
Laporan terbaru menunjukkan bahwa anak usaha Huawei ini telah merilis Honor Play di Malaysia, Singapura, dan Filipina. Ponsel dirilis dengan banderol sekitar USD300 atau lebih tinggi sedikit dari dari harga saat peluncurannya di China yakni USD292.
Honor Play sangat populer karena menjadi perangkat Huawei pertama yang dilengkapi dengan GPU Turbo. Teknologi tersebut belakangan banyak diiklankan dan diharapkan dapat meningkatkan performa GPU sebesar 60%.
“Pasar game seluler berkembang dengan kecepatan yang mengkhawatirkan. Kami adalah merek untuk anak muda, dan permainan adalah tren yang tak terbendung saat ini. Ini juga salah satu fokus dari penelitian dan pengembangan kami," ungkap Presiden Honor South Pacific seperti dikutip dari laman GSM Arena, Minggu (13/8/2018).
Menurut statistik, pendapatan game global tahun ini akan tumbuh hingga USD137,9 miliar dan pasar game seluler, termasuk ponsel dan tablet akan mencapai USD70,3 miliar, terhitung lebih dari 50% kenaikannya.
E-sports juga mulai populer di Asia, dan benua ini menyumbang sekitar setengah dari pasar e-sports global. Honor adalah sponsor dari tim e-sports Malaysia, MYA.
(mim)