Jelang Galaxy Note 9 Dirilis, Note 7 Diduga Rawan Meledak Lagi

Kamis, 26 Juli 2018 - 11:31 WIB
Jelang Galaxy Note 9...
Jelang Galaxy Note 9 Dirilis, Note 7 Diduga Rawan Meledak Lagi
A A A
JAKARTA - Di tengah hiruk-pikuk penantian dunia terhadap Samsung Galaxy Note 9, kini beredar kabar bahwa "kakaknya", Galaxy Note 7 diduga kembali bermasalah dengan baterainya.

Galaxy Note 7 sendiri tengah berjalan menjadi salah satu ponsel terlaris Samsung pascamasalah pada baterainya di tahun 2016. Ponsel cerdas tersebut sempat ditarik kembali dan pabrikan Korea Selatan rela mengeluarkan unit baru yang seharusnya aman untuk digunakan pelanggannya.

Tetapi, ungkap laman Phone Arena, Kamis (26/7/2018), salah satu dari perangkat tersebut bermasalah ketika pemiliknya menaiki pesawat komersial. Pemilik Galaxy Note 7 menjatuhkannya di lantai pesawat dan handset segera membakar membuat lubang di karpet pesawat.

Menilik sejarahnya, sejumlah pemilik sangat menyukai perangkat ini. Mereka menolak panggilan Samsung untuk melakukan pengembalian uang atau menukar perangkat dengan lainnya. Pada Januari 2017, sebanyak 96% lebih dari semua unit Galaxy Note 7 telah dikembalikan pemiliknya ke Samsung. Pabrikan pun telah mengirimkan pembaruan yang mencegah telepon untuk mengisi daya.

Namun tidak semua Galaxy Note 7 yang dibeli konsumen bisa memasuki pesawat. Beberapa maskapai terus mengirim tanda di bandara yang menyatakan bahwa tidak ada yang diizinkan naik pesawat jika mereka membawa Samsung Galaxy Note 7. Halaman pendukung milik Sammy (julukan Samsung) yang diunggah pada 17 April 2018, meminta konsumen Galaxy Note 7 untuk menyerahkan unitnya ke Samsung dengan catatan handset "menimbulkan risiko keamanan". Dan risiko itu tidak hanya untuk pemilik ponsel, tapi juga untuk orang yang di sekitarnya.

Melansir laman Reddit, Phone Arena menyatakan, ada pemilik Galaxy Note 7 membahas bahwa mereka masih menggunakan telepon, termasuk satu pemilik yang mem-posting gambar baterai di unitnya mulai membengkak.

Sementara di laman XDA Developer, ada petunjuk tentang bagaimana mengembalikan Galaxy Note 7 yang "mati" untuk di-on-kan kembali. Jika Anda menyukai Galaxy Note 7, Anda selalu dapat mencari Samsung Galaxy Note Fan Edition tahun lalu. Terbuat dari bagian-bagian yang diselamatkan dari handset Galaxy Note 7 yang belum terjual.

Ponsel flagship tersebut memiliki baterai 3.200 mAh atau berkapasitas lebih kecil dibandingkan 3.500 mAh yang digunakan guna menghidupkan Galaxy Note 7. Handset juga mengganti Snapdragon 820 SoC yang dipakai Galaxy Note 7 dengan chipset Snapdragon 821.

Bagaimana dengan Galaxy Note 7 yang ada di Indonesia? Belum ada keterangan resmi dari Samsung Indonesia terkait masalah ini.
(mim)
Berita Terkait
Samsung Galaxy Note20...
Samsung Galaxy Note20 Dipercaya Mengemas Baterai 4.000 mAh
Diumumkan 30 Juli, Samsung...
Diumumkan 30 Juli, Samsung Sebut Galaxy M31s sebagai Monster
Galaxy A Series Mendatang...
Galaxy A Series Mendatang Bakal Dibenamkan Fitur Pengisian Nirkabel
Galaxy M31s, Si Monster...
Galaxy M31s, Si Monster dengan Layar AMOLED 6,5 Inci dan Baterai 6.000 mAh
Kalau Tak Ditendang...
Kalau Tak Ditendang Galaxy M51, Galaxy M41 Hadir dengan Baterai 6.800 mAh
CLBK, Samsung Mau Balik...
CLBK, Samsung Mau Balik Lagi ke Baterai yang Bisa Dilepas
Berita Terkini
Nvidia RTX Spark: Superkomputer...
Nvidia RTX Spark: Superkomputer Kemasan Sachet, Bikin Intel dan AMD Keringat Dingin
28 menit yang lalu
Korea Selatan Kembangkan...
Korea Selatan Kembangkan Teknologi Mesin Metana untuk Roket Luar Angkasa
1 jam yang lalu
Meta Luncurkan Agen...
Meta Luncurkan Agen Bisnis di WhatsApp, Instagram, dan Messenger
5 jam yang lalu
Heboh Grab Dikabarkan...
Heboh Grab Dikabarkan Kabur Gara-Gara Aturan Baru, CEO Neneng Buka Suara
5 jam yang lalu
Ambisi Gila IPO SpaceX:...
Ambisi Gila IPO SpaceX: Kejar Rp1.350 Triliun dalam Semalam
7 jam yang lalu
Mengapa Indonesia Mendadak...
Mengapa Indonesia Mendadak Jadi Kiblat Baru ChatGPT Images 2.0?
7 jam yang lalu
Infografis
Elon Musk Tak Takut...
Elon Musk Tak Takut Rugi Jika Roket Starship Meledak Lagi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved